{"id":307730,"date":"2024-10-22T15:38:01","date_gmt":"2024-10-22T08:38:01","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=307730"},"modified":"2024-10-22T16:21:53","modified_gmt":"2024-10-22T09:21:53","slug":"apakah-debottlenecking-di-sektor-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/","title":{"rendered":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-307731 size-full\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg\" alt=\"\" width=\"642\" height=\"438\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg 642w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_-300x205.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_-600x409.jpg 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_-337x230.jpg 337w\" sizes=\"auto, (max-width: 642px) 100vw, 642px\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Oleh: M Arief Khumaidi*<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Bottleneck<\/em> menggambarkan ketidakmampuan suatu unit kegiatan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Kata <em>bottlenecking<\/em> berasal dari bahasa Inggris yang artinya kemacetan. Secara sederhana kondisi <em>bottleneck<\/em> diilustrasikan dengan sebuah botol. Leher botol yang lebih kecil dibandingkan badan botol, berdampak pada sulitnya arus benda keluar atau masuk ke dalam botol. <em>Bottleneck<\/em> menggambarkan ketidakmampuan untuk keluar dari permasalahan yang dihadapi. Ketidakmampuan suatu unit kegiatan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki akan menyebabkan macetnya lembaga itu. Penyebab <em>bottleneck<\/em> kemungkinan dikarenakan adanya dua penyebab. <strong>Pertama<\/strong>, jumlah masukan (<em>input<\/em>) yang diproses unit usaha jauh lebih besar daripada sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan produk. <strong>Kedua,<\/strong> kemungkinan unit kegiatan tidak memiliki proses pengolahan produk yang efektif dan efisien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan d<em>ebottleneck<\/em> adalah sebuah upaya untuk mencari jalan keluar dari hambatan itu, yaitu sebuah proses untuk menyelesaikan titik kemacetan dalam sistem produksi yang menghalangi sistem tersebut untuk berfungsi secara optimal. <em>Debottlenecking <\/em>adalah upaya untuk kondisi <em>bottleneck<\/em> ini terjadi karena adanya dua kemungkinan sebagai penyebab. <strong>Pertama,<\/strong> jumlah masukan (<em>input<\/em>) yang akan diproses unit usaha jauh lebih besar daripada sumber daya manusia atau peralatan yang tersedia untuk menghasilkan produk<em>. <\/em><strong>Kedua, <\/strong>kemungkinan unit kegiatan tidak memiliki proses pengolahan produk yang efektif dan efisien. <em>Debottleneck<\/em> adalah proses menyelesaikan titik kemacetan dalam sistem produksi yang menghalangi sistem tersebut untuk berfungsi secara optimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Debottlenecking <\/em>juga dapat diterapkan dalam manajemen publik.\u00a0 Dalam pelayanan sektor publik, kegiatan <em>debottlenecking<\/em> di Sekretariat Kabinet RI telah dilaksanakan, misalnya dalam Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN). Sekretariat Kabinet sebagai unit yang memiliki kedudukan dibawah dan bertanggung jawab secara langsung kepada Presiden melaksanakan fungsi penyelesaian kebijakan program pemerintah yang mengalami hambatan (<em>debottlenecking<\/em>). Dalam rangka menghasilkan <em>output<\/em> kegiatan yang dimanfaatkan pimpinan, maka diperlukan mekanisme untuk menghasilkan rekomendasi yang tepat, baik tepat waktu, tepat substansi, dan tepat keamanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama ini kegiatan <em>debottlenecking<\/em> penyelesaian kebijakan program pemerintah yang mengalami hambatan telah dilaksanakan, namun belum ada mekanisme yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal ini dikarenakan tidak ada standardisasi pelaksanaan tusi <em>debottlenecking<\/em> di setiap unit kerja, sehingga perlu sebuah kebijakan berupa mekanisme yang dapat menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kertas kerja Proyek Perubahan (Proper) \u00a0ini mengusulkan pedoman teknis pemantauan di Sekretariat Kabinet dalam rangka Pelaksanaan Kebijakan dan Program Pemerintah. Dalam proper ini mengatur Pedoman Teknis pemantauan <em>debottleneck<\/em> yang di dalamnya mengatur tahapan-tahapan kegiatan <em>debottlenecking<\/em>. Target jangka pendek melalui penetapan Peraturan Deputi Bidang Kemaritiman dan Investasi. Untuk memperkuat kebijakan ini, dalam target jangka panjang dilakukan simulasi atau proyek percontohan pelaksanaan <em>debottlenecking<\/em> berdasarkan. Pada jangka menengah, pedoman teknis <em>debottlenecking<\/em> dapat dilaksanakan di lingkungan Deputi Bidang Kemaritiman dan Investasi, sedangkan jangka panjang dapat dilaksanakan di level Sekretariat Kabinet melalui penetapan Peraturan Sekretaris Kabinet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diharapkan kebijakan ini akan memberikan nilai tambah untuk peningkatan kegiatan pemantauan yang berkontribusi meningkatkan kualitas rekomendasi, dan berpengaruh dalam penggunaan anggaran secara tepat sasaran. Pedoman Teknis <em>Debottlenecking<\/em> di Sekretariat Kabinet dalam rangka Pelaksanaan Kebijakan dan Program Pemerintah, menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga terdapat keseragaman dalam kegiatan <em>debottlenecking<\/em>, sehingga rekomendasi yang berkualitas semakin merata di setiap unit kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">*Asisten Deputi Bidang Penanaman Modal dan Kepariwisataan, Sekretariat Kabinet<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: M Arief Khumaidi* Bottleneck menggambarkan ketidakmampuan suatu unit kegiatan dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Kata bottlenecking berasal dari bahasa Inggris yang artinya kemacetan. Secara sederhana kondisi bottleneck diilustrasikan dengan sebuah botol. Leher botol yang lebih kecil dibandingkan badan botol, berdampak pada sulitnya arus benda keluar atau masuk ke dalam botol. Bottleneck menggambarkan ketidakmampuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":82,"featured_media":307731,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[2209],"class_list":["post-307730","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-kedeputian-marves"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apakah Debottlenecking di Sektor Publik? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-22T08:38:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-22T09:21:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"642\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"438\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/b611baad1989fb59e30cf336aafb6e1d\"},\"headline\":\"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?\",\"datePublished\":\"2024-10-22T08:38:01+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-22T09:21:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/\"},\"wordCount\":501,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg\",\"keywords\":[\"Kedeputian Marves\"],\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/\",\"name\":\"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg\",\"datePublished\":\"2024-10-22T08:38:01+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-22T09:21:53+00:00\",\"description\":\"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg\",\"width\":642,\"height\":438},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/b611baad1989fb59e30cf336aafb6e1d\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8941c67e119dbb9c206dee8eb55bf901fcc2b3c39284a6155ab8c8ab9fedbff5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8941c67e119dbb9c206dee8eb55bf901fcc2b3c39284a6155ab8c8ab9fedbff5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/dinda87\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2024-10-22T08:38:01+00:00","article_modified_time":"2024-10-22T09:21:53+00:00","og_image":[{"width":642,"height":438,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/b611baad1989fb59e30cf336aafb6e1d"},"headline":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?","datePublished":"2024-10-22T08:38:01+00:00","dateModified":"2024-10-22T09:21:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/"},"wordCount":501,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg","keywords":["Kedeputian Marves"],"articleSection":["Opini"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/","name":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik? - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg","datePublished":"2024-10-22T08:38:01+00:00","dateModified":"2024-10-22T09:21:53+00:00","description":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/IMG_20230316_101350.edit_.jpg","width":642,"height":438},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/apakah-debottlenecking-di-sektor-publik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apakah Debottlenecking di Sektor Publik?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/b611baad1989fb59e30cf336aafb6e1d","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8941c67e119dbb9c206dee8eb55bf901fcc2b3c39284a6155ab8c8ab9fedbff5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8941c67e119dbb9c206dee8eb55bf901fcc2b3c39284a6155ab8c8ab9fedbff5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/dinda87\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/307730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/82"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=307730"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/307730\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":307735,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/307730\/revisions\/307735"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/307731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=307730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=307730"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=307730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}