{"id":321997,"date":"2026-02-21T10:56:45","date_gmt":"2026-02-21T03:56:45","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=321997"},"modified":"2026-02-21T10:56:45","modified_gmt":"2026-02-21T03:56:45","slug":"indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/","title":{"rendered":"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_321998\" style=\"width: 1290px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-321998\" class=\"size-full wp-image-321998\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg\" alt=\"Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026.\" width=\"1280\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg 1280w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1-600x400.jpeg 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1-690x460.jpeg 690w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1-345x230.jpeg 345w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><p id=\"caption-attachment-321998\" class=\"wp-caption-text\">Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026.<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify\">Pemerintah Indonesia membuka peluang investasi yang lebih luas bagi perusahaan Amerika Serikat dalam pengembangan mineral kritis sebagai bagian dari implementasi kerja sama ekonomi bilateral kedua negara, dengan tetap menempatkan kepatuhan terhadap aturan nasional serta kepentingan strategis Indonesia sebagai prioritas utama. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa seluruh implementasi investasi harus berjalan sesuai regulasi nasional dan mendukung agenda hilirisasi serta peningkatan nilai tambah di dalam negeri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cUntuk mineral kritikal terkait dengan nikel, logam tanah jarang, dan mineral-mineral lainnya, kami telah bersepakat untuk memfasilitasi bagi pengusaha-pengusaha yang ada di Amerika Serikat untuk melakukan investasi dengan tetap menghargai aturan-aturan yang berlaku dalam negara kita. Tapi, kita juga akan memberikan prioritas untuk mendukung, memfasilitasi dalam rangka eksekusi, termasuk dalamnya ada investasinya,\u201d ujar Bahlil dalam keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Bahlil, pemerintah memberikan ruang investasi yang setara kepada seluruh negara, termasuk Amerika Serikat, sepanjang mendukung agenda hilirisasi dan mematuhi regulasi nasional. Bahlil menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak berarti membuka kembali ekspor bahan mentah dari Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKita memberikan ruang yang sama kepada semua negara, termasuk Amerika dan beberapa negara lain yang akan melakukan investasi di Indonesia, khususnya di mineral kritikal dan ini sudah terjadi, sebelum perjanjian ini pun sudah ada contoh, seperti Freeport,\u201d ujar Bahlil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cJadi, jangan diartikan bahwa kita akan membuka ekspor barang mentah, enggak. Yang dimaksudkan di sini adalah mereka setelah melakukan pemurnian kemudian hasilnya bisa diekspor,\u201d tegas Bahlil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah juga telah memetakan sejumlah wilayah pertambangan prospektif yang akan ditawarkan kepada investor guna menjaga momentum hubungan ekonomi strategis kedua negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSaya juga menjelaskan bahwa dalam konteks perolehan terhadap wilayah-wilayah pertambangan yang ada, kami setelah ini, kami akan menawarkan kepada mereka mana perusahaan-perusahaan yang ingin masuk dan kemudian kita fasilitasi dan saya sudah melakukan pemetaan-pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang prospek karena kita juga harus membangun, menjaga hubungan yang sudah sangat baik ini,\u201d ungkap Bahlil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pemerintah akan memfasilitasi percepatan eksekusi investasi agar memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Langkah tersebut sekaligus diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global mineral kritis yang semakin strategis bagi industri energi masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan pendekatan tersebut, Indonesia menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang terbuka terhadap investasi global, namun tetap berdaulat dalam pengelolaan sumber daya alam dan konsisten menjalankan agenda hilirisasi nasional.\u00a0<strong>(BPMI Setpres)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Indonesia membuka peluang investasi yang lebih luas bagi perusahaan Amerika Serikat dalam pengembangan mineral kritis sebagai bagian dari implementasi kerja sama ekonomi bilateral kedua negara, dengan tetap menempatkan kepatuhan terhadap aturan nasional serta kepentingan strategis Indonesia sebagai prioritas utama. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa seluruh implementasi investasi harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":90,"featured_media":321998,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[1980,1313,2675,3542,3543],"class_list":["post-321997","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-bahlil-lahadalia","tag-esdm","tag-hilirisasi","tag-mineral-kritis","tag-nikel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan RI buka investasi mineral kritis bagi AS. Tetap prioritaskan aturan nasional, hilirisasi, dan larangan ekspor bahan mentah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan RI buka investasi mineral kritis bagi AS. Tetap prioritaskan aturan nasional, hilirisasi, dan larangan ekspor bahan mentah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-21T03:56:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/1936ac7e4da59d52752e42c5b2d902f0\"},\"headline\":\"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama\",\"datePublished\":\"2026-02-21T03:56:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/\"},\"wordCount\":432,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg\",\"keywords\":[\"Bahlil Lahadalia\",\"ESDM\",\"Hilirisasi\",\"Mineral Kritis\",\"Nikel\"],\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/\",\"name\":\"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-02-21T03:56:45+00:00\",\"description\":\"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan RI buka investasi mineral kritis bagi AS. Tetap prioritaskan aturan nasional, hilirisasi, dan larangan ekspor bahan mentah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/1936ac7e4da59d52752e42c5b2d902f0\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5f2ac2875b7be7b976a039c0a61f29a1b2989a036b3f3fb677415ce99dd4318?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5f2ac2875b7be7b976a039c0a61f29a1b2989a036b3f3fb677415ce99dd4318?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/alyssa_najwa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan RI buka investasi mineral kritis bagi AS. Tetap prioritaskan aturan nasional, hilirisasi, dan larangan ekspor bahan mentah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan RI buka investasi mineral kritis bagi AS. Tetap prioritaskan aturan nasional, hilirisasi, dan larangan ekspor bahan mentah.","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2026-02-21T03:56:45+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/1936ac7e4da59d52752e42c5b2d902f0"},"headline":"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama","datePublished":"2026-02-21T03:56:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/"},"wordCount":432,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg","keywords":["Bahlil Lahadalia","ESDM","Hilirisasi","Mineral Kritis","Nikel"],"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/","name":"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg","datePublished":"2026-02-21T03:56:45+00:00","description":"Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan RI buka investasi mineral kritis bagi AS. Tetap prioritaskan aturan nasional, hilirisasi, dan larangan ekspor bahan mentah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-21-at-06.52.14-1.jpeg","width":1280,"height":853,"caption":"Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangannya kepada awak media di Washington D.C., pada Jumat, 20 Februari 2026."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/indonesia-buka-investasi-mineral-kritis-untuk-as-kepentingan-nasional-dan-aturan-dalam-negeri-tetap-prioritas-utama\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Indonesia Buka Investasi Mineral Kritis untuk AS, Kepentingan Nasional dan Aturan Dalam Negeri Tetap Prioritas Utama"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/1936ac7e4da59d52752e42c5b2d902f0","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5f2ac2875b7be7b976a039c0a61f29a1b2989a036b3f3fb677415ce99dd4318?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d5f2ac2875b7be7b976a039c0a61f29a1b2989a036b3f3fb677415ce99dd4318?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/alyssa_najwa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/321997","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/90"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=321997"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/321997\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":322000,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/321997\/revisions\/322000"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/321998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=321997"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=321997"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=321997"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}