{"id":33784,"date":"2015-08-14T10:56:23","date_gmt":"2015-08-14T03:56:23","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=33784"},"modified":"2015-08-14T10:56:58","modified_gmt":"2015-08-14T03:56:58","slug":"bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/","title":{"rendered":"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_33787\" style=\"width: 240px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-33787\" class=\" wp-image-33787 \" style=\"margin: 5px;\" alt=\"Presiden Jokowi menyampaikan Pidato Kenegaraan pada sidang bersama DPR RI dan DPD RI, di Jakarta, Jumat (14\/8)\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD-300x181.jpg\" width=\"230\" height=\"200\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-33787\" class=\"wp-caption-text\">Presiden Jokowi menyampaikan Pidato Kenegaraan pada sidang bersama DPR RI dan DPD RI, di Jakarta, Jumat (14\/8)<\/p><\/div>\n<p>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kita patut berterimakasih kepada para pendahulu kita, para pemimpin nasional, mulai dari Presiden Soekarno, Presiden Soeharto, Presiden B.J. Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.<\/p>\n<p>\u0093Atas perjuangan dan kerja keras para pemimpin nasional tersebut, disertai dukungan sepenuh hati dari seluruh rakyat Indonesia, hari ini di saat kita memperingati 70 tahun Indonesia Merdeka, kita mempunyai modal yang lebih dari cukup untuk melompat maju,\u0094 kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangkau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Kemerdekaan RI, di depan sidang bersama DPR-RI dan DPD-RI, di ruang Nusantara, Gedung MPR, DPR, dan DPD-RI, Jakarta, Jumat (14\/8) pagi.<!--more--><\/p>\n<p>Presiden menyebutkan, \u00a0Persatuan Indonesia sudah kokoh, pendidikan rakyat semakin maju, dan peluang peserta didik untuk melakukan mobilitas sosial terbuka lebar. Saat ini, kita telah memiliki hampir 300 ribu sekolah, lebih dari dua juta guru, dan hampir 40 juta siswa, tidak termasuk Taman Kanak-Kanak yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.<\/p>\n<p>Lebih dari itu, lanjut Presiden Jokowi, Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote, adalah negeri dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, negeri demokrasi terbesar ketiga di dunia.<\/p>\n<p>\u0093Dalam hal berdemokrasi, kita telah menjadi salah satu contoh gemilang di dunia. Dibandingkan dengan tahun 2013, indeks demokrasi kita naik dari 63,72 menjadi 73,04 pada tahun 2015,\u0094 kata Presiden Jokowi seraya menyebutkan, kita juga memiliki pemilih muda yang kritis, dan bersemangat mengawal jalannya demokrasi dan pemerintahan.<\/p>\n<p>Selain itu, Presiden Jokowi menyebutkan, saat ini Indonesia juga mempunyai jumlah kelas menengah yang signifikan dan akan terus bertambah seiring dengan bonus demografi yang sedang dan akan kita nikmati.<\/p>\n<p>Dalam 15 tahun terakhir, kata Presiden Jokowi, Indonesia juga\u00a0 mengalami \u00a0lonjakan Produk Domestik Bruto, dari sekitar Rp 1000 triliun, menjadi sekitar Rp 10 ribu triliun, dan menjadi kekuatan ke-16 ekonomi dunia. Kini Indonesia duduk sejajar dengan negara-negara maju di Forum G-20.<\/p>\n<p>\u0093Semua itu menunjukkan bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Sebagai bangsa yang besar, kita harus percaya diri, harus optimis, bahwa kita dapat mengatasi segala persoalan yang menghadang di hadapan kita,\u0094 tegas Kepala Negara.<\/p>\n<p>Presiden menilai, selama ini kita terjebak pada pemahaman bahwa melambannya perekonomian global, yang berdampak pada perekonomian nasional adalah masalah paling utama. Padahal, lanjut Presiden, kalau dicermati lebih seksama, menipisnya nilai kesantunan dan tatakrama.<\/p>\n<p>\u0093Menipisnya nilai kesantunan dan tatakrama, juga berbahaya bagi kelangsungan hidup bangsa,\u0094 tutur Jokowi.<\/p>\n<p>Menurut Kepala Negara, menipisnya budaya saling menghargai, mengeringnya kultur tenggang rasa, baik di masyarakat maupun institusi resmi seperti lembaga penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, media, dan partai politik, menyebabkan bangsa ini terjebak pada lingkaran ego masing-masing. \u0093Hal ini tentu saja menghambat program aksi pembangunan, budaya kerja, semangat gotong royong, dan tumbuhnya karakter bangsa,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Presiden Jokowi juga menyindir adanya kecenderungan saat ini semua orang merasa bebas, sebebas-bebasnya, dalam berperilaku dan menyuarakan kepentingan. Presiden menilai, keadaan ini menjadi semakin kurang produktif ketika media juga\u00a0 hanya mengejar <i>rating<\/i> dibandingkan memandu publik untuk meneguhkan nilai-nilai keutamaan dan budaya kerja produktif.<\/p>\n<p>\u0093Masyarakat mudah terjebak pada \u0091histeria publik\u0092 dalam merespon suatu persoalan, khususnya menyangkut isu-isu yang berdimensi sensasional,\u0094 terang Presiden Jokowi.<\/p>\n<p>Presiden mengingatkan, tanpa kesantunan politik, tatakrama hukum dan ketatanegaraan, serta kedisiplinan ekonomi, kita akan kehilangan optimisme, dan lamban mengatasi persoalan-persoalan lain termasuk tantangan ekonomi yang saat ini sedang dihadapi bangsa Indonesia. \u0093Kita akan miskin tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,\u0094 tegasnya.<\/p>\n<p>Kepala Negara menuturkan, untuk mengatasi seluruh persoalan bangsa dewasa ini, kita harus tetap\u00a0 utuh, bekerja bahu membahu, tidak boleh\u00a0 terpecah belah oleh pertentangan politik dan kepentingan jangka pendek. \u0093Sehingga kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan dapat terwujud,\u0094 ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam sidang bersama DPR-RI dan DPD-RI yang dipimpin oleh Ketua DPD-RI Irman Gusman itu, tampak hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mantan Wakil Presiden Hamzah Has, mantan Wakil Presiden Boediono, para pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Kerja, dan duta besar negara-negara sahabat.<\/p>\n<p><b>(UN\/RAH\/GUN\/KAM\/ES)<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kita patut berterimakasih kepada para pendahulu kita, para pemimpin nasional, mulai dari Presiden Soekarno, Presiden Soeharto, Presiden B.J. Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. \u0093Atas perjuangan dan kerja keras para pemimpin nasional tersebut, disertai dukungan sepenuh hati dari seluruh rakyat Indonesia, hari ini di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":33787,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-33784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kita patut berterimakasih kepada para pendahulu kita, para pemimpin nasional, mulai dari Presiden Soekarno, Presiden Soeharto, Presiden B.J. Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. \u0093Atas perjuangan dan kerja keras para pemimpin nasional tersebut, disertai dukungan sepenuh hati dari seluruh rakyat Indonesia, hari ini di [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-08-14T03:56:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-08-14T03:56:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"4376\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2646\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa\",\"datePublished\":\"2015-08-14T03:56:23+00:00\",\"dateModified\":\"2015-08-14T03:56:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/\"},\"wordCount\":660,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/\",\"name\":\"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg\",\"datePublished\":\"2015-08-14T03:56:23+00:00\",\"dateModified\":\"2015-08-14T03:56:58+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg\",\"width\":4376,\"height\":2646,\"caption\":\"Presiden Jokowi menyampaikan Pidato Kenegaraan pada sidang bersama DPR RI dan DPD RI, di Jakarta, Jumat (14\/8)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kita patut berterimakasih kepada para pendahulu kita, para pemimpin nasional, mulai dari Presiden Soekarno, Presiden Soeharto, Presiden B.J. Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. \u0093Atas perjuangan dan kerja keras para pemimpin nasional tersebut, disertai dukungan sepenuh hati dari seluruh rakyat Indonesia, hari ini di [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2015-08-14T03:56:23+00:00","article_modified_time":"2015-08-14T03:56:58+00:00","og_image":[{"width":4376,"height":2646,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa","datePublished":"2015-08-14T03:56:23+00:00","dateModified":"2015-08-14T03:56:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/"},"wordCount":660,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/","name":"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg","datePublished":"2015-08-14T03:56:23+00:00","dateModified":"2015-08-14T03:56:58+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/Sidang-DPD.jpg","width":4376,"height":2646,"caption":"Presiden Jokowi menyampaikan Pidato Kenegaraan pada sidang bersama DPR RI dan DPD RI, di Jakarta, Jumat (14\/8)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/bukan-ekonomi-presiden-jokowi-sebut-menipisnya-kesantunan-sebagai-masalah-utama-bangsa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bukan Ekonomi, Presiden Jokowi Sebut Menipisnya Kesantunan Sebagai Masalah Utama Bangsa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/33784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=33784"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/33784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33790,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/33784\/revisions\/33790"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/33787"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=33784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=33784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=33784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}