{"id":34186,"date":"2015-08-20T19:53:55","date_gmt":"2015-08-20T12:53:55","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=34186"},"modified":"2015-08-20T19:54:32","modified_gmt":"2015-08-20T12:54:32","slug":"mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/","title":{"rendered":"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-34184 alignright\" style=\"margin: 5px;\" alt=\"BPJS Naker\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker-300x180.jpg\" width=\"230\" height=\"200\" \/><\/a>Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri mengumumkan, terhitung mulai 1 September 2015, para pekerja yang menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, yang berhenti bekerja atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) sesuai besaran saldo dicairkan sesuai besaran saldo.<\/p>\n<p>\u0093JHT tersebut juga bisa dicairkan bagi Pekerja yang meninggal dunia dan Pekerja yang sudah mencapai usia 56 tahun, serta Pekerja yang mengalami cacat tetap,\u0094 kata Menaker saat mengumumkan revisi (perubahan) aturan soal pencairan JHT terdapat\u00a0 dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Jaminan Hari Tua di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Kamis ( 20\/8).<!--more--><\/p>\n<p>PP 46 Tahun 2015 tentang JHT tersebut telah resmi direvisi dengan diterbitkannya PP Nomor 60 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua.<\/p>\n<p>Sebagai peraturan turunan atas PP No 60 Tahun 2015 itu, Menaker juga menerbitkan \u00a0Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.<\/p>\n<p>\u0093Perubahan peraturan ini\u00a0 dilakukan untuk mengakomodir kondisi ketenagakerjaan nasional dan aspirasi yang berkembang\u00a0 di masyarakat\u00a0 khususnya yang terkait dengan pengaturan manfaat Jaminan Hari Tua bagi pekerja\/buruh,\u0094 kata Hanif mengenai alasan penerbitan revisi PP No. 46 Tahun 2015 itu.<\/p>\n<p>Hanif mengatakan konten dari aturan baru ini sama dengan apa yang menjadi aspirasi dari para pekerja selama ini. Intinya adalah bahwa para pekerja yang terkena PHK atau berhenti bekerja mereka bisa mencairkan JHT\u00a0 1 bulan setelah mereka terkena PHK atau berhenti bekerja.<\/p>\n<p>\u0093Itu substansi paling mendasar dari PP 60\/2015 yang merupakan PP revisi PP 46\/2015,\u0094 kata Hanif.<\/p>\n<p>Menaker juga menjelaskan dalam\u00a0 PP 60 Tahun 2015 yang merupakan revisi dari\u00a0 PP 46 Tahun 2015 dijelaskan soal pengaturan pencairan manfaat JHT bagi pekerja\/buruh yang mencapai usia pensiun, mengalami cacat total tetap, dan meninggal dunia termasuk yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau berhenti bekerja.<\/p>\n<p>\u0093Adapun bagaimana tata cara dan pembayaran manfaat Jaminan\u00a0 Hari Tua diatur lebih lanjut secara detail dengan Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua,\u0094 kata Hanif.<\/p>\n<p>Menurut Menaker, penerbitan Permen No 19 itu merupakan amanat dari Pasal 26 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua.<\/p>\n<p>Subtansi dalam peraturan baru mengenai tata cara pencairan JHT ini,\u00a0 kata Hanif, antara lain mengatur mengenai persyaratan bagi peserta yang akan mengambil manfaat JHT adalah apabila Peserta yang berhenti bekerja karena mengundurkan diri, terkena pemutusan hubungan kerja dan meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya.<\/p>\n<p>Hanif menjelaskan, pemberian manfaat JHT bagi Peserta yang mengundurkan diri dibayarkan secara tunai dan sekaligus setelah melewati masa tunggu 1 (satu) bulan terhitung sejak tanggal surat keterangan pengunduran diri dari perusahaan diterbitkan.<\/p>\n<p>Bagi para pekerja yang ingin mengambil manfaat kerena mengundurkan diri harus\u00a0 dengan melampirkan persyaratan asli kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan; surat keterangan pengunduran diri dari perusahaan tempat Peserta bekerja; dan fotokopi kartu tanda penduduk dan kartu keluarga yang masih berlaku.<\/p>\n<p>Hanif menambahkan manfaat JHT bagi peserta terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat dibayarkan secara tunai dan sekaligus setelah melewati masa tunggu 1 bulan terhitung sejak tanggal (PHK).<\/p>\n<p>Sedangkan bagi pekerja yang akan mengambil manfaat JHT dengan alasan peserta yang meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya, menurut Hanif, dibayarkan secara tunai dan sekaligus dengan melampirkan persyaratan surat pernyataan tidak bekerja lagi di Indonesia; fotokopi paspor dan fotokopi visa bagi tenaga kerja Warga Negara Indonesia.<\/p>\n<p>Menurut Hanif, pencairan manfaat JHT dapat juga diambil selama peserta aktif dengan catatan masa kepesertaan minimal sepuluh tahun dan manfaat JHT dapat diberikan paling banyak 30% dari jumlah\u00a0 JHT yang peruntukannya untuk kepemilikan rumah atau paling banyak 10% untuk keperluan lain.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi pencairan manfaat JHT dapat juga diambil selama Pekerja aktif bekerja. Dengan catatan masa kepesertaan minimal 10 tahun dan manfaat dapat diberikan paling banyak 30% dari jumlah JHT, yang diperuntukkan guna kepemilikan rumah. Atau paling banyak 10% untuk keperluan lain,\u0094 papar Hanif.<\/p>\n<p><b>(Biro Humas Kemnaker\/ES)<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri mengumumkan, terhitung mulai 1 September 2015, para pekerja yang menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, yang berhenti bekerja atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) sesuai besaran saldo dicairkan sesuai besaran saldo. \u0093JHT tersebut juga bisa dicairkan bagi Pekerja yang meninggal dunia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":34184,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-34186","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri mengumumkan, terhitung mulai 1 September 2015, para pekerja yang menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, yang berhenti bekerja atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) sesuai besaran saldo dicairkan sesuai besaran saldo. \u0093JHT tersebut juga bisa dicairkan bagi Pekerja yang meninggal dunia [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-08-20T12:53:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-08-20T12:54:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"660\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"398\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT\",\"datePublished\":\"2015-08-20T12:53:55+00:00\",\"dateModified\":\"2015-08-20T12:54:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/\"},\"wordCount\":615,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/\",\"name\":\"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg\",\"datePublished\":\"2015-08-20T12:53:55+00:00\",\"dateModified\":\"2015-08-20T12:54:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg\",\"width\":660,\"height\":398},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri mengumumkan, terhitung mulai 1 September 2015, para pekerja yang menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, yang berhenti bekerja atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) sesuai besaran saldo dicairkan sesuai besaran saldo. \u0093JHT tersebut juga bisa dicairkan bagi Pekerja yang meninggal dunia [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2015-08-20T12:53:55+00:00","article_modified_time":"2015-08-20T12:54:32+00:00","og_image":[{"width":660,"height":398,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT","datePublished":"2015-08-20T12:53:55+00:00","dateModified":"2015-08-20T12:54:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/"},"wordCount":615,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/","name":"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg","datePublished":"2015-08-20T12:53:55+00:00","dateModified":"2015-08-20T12:54:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/BPJS-Naker.jpg","width":660,"height":398},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/mulai-1-september-pekerja-yang-berhenti-bekerja-atau-terkena-phk-bisa-cairkan-jht\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mulai 1 September, Pekerja Yang Berhenti Bekerja Atau Terkena PHK Bisa Cairkan JHT"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/34186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=34186"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/34186\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34188,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/34186\/revisions\/34188"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/34184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=34186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=34186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=34186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}