{"id":39102,"date":"2015-10-21T08:28:02","date_gmt":"2015-10-21T01:28:02","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=39102"},"modified":"2015-10-21T08:28:35","modified_gmt":"2015-10-21T01:28:35","slug":"yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/","title":{"rendered":"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_39103\" style=\"width: 240px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-39103\" class=\" wp-image-39103 \" style=\"margin: 5px;\" alt=\"Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembisa didampingi Ketua KPAI memberikan keterangan pers, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20\/10) petang\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana-300x215.jpg\" width=\"230\" height=\"200\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-39103\" class=\"wp-caption-text\">Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembisa didampingi Ketua KPAI memberikan keterangan pers, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20\/10) petang<\/p><\/div>\n<p>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembisa mendukung pemberian tambahan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual kepada anak, seperti dalam bentuk pengebirian atau kastrasi. Langkah ini diperlukan, karena penyelesaian melalui jalur keluarga atau hukuman penjara tidak selalu efektif mencegah pelaku kejahatan seksual kepada anak mengulang kembali perbuatannya.<\/p>\n<p>\u0093Memberi sanksi jangan hanya membayar ataupun secara keluarga, karena banyak persoalan diselesaikan secara adat atau kekeluargaan, namun tidak membuat efek jera kepada pelaku,\u0094 kata Yohana Yembisa kepada wartawan, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20\/10) petang.<!--more--><\/p>\n<p>Yohana menjelaskan, Kementerian PPPA telah melakukan koordinasi dengan Jaksa Agung untuk penambahan hukuman terhadap pelaku kekerasan seksual kepada anak-anak itu.<\/p>\n<p>Menurut Yohana, Kementerian PPPA sudah melakukan penelitian ke beberapa lembaga pemasyarakatan (Lapas) \u00a0untuk mengetahui kenapa pelaku dapat melakukan kekerasan seksual kepada anak.<\/p>\n<p>\u0093Ini sangat menentukan bagaimana kita dapat melakukan penyuluhan kepada masyarakat, bagaimana menurunkan angka kekerasan seksual terhadap anak karena banyak peristiwa justru terjadi pada keluarga dekat,\u0094 jelas Yohana.<\/p>\n<p>Menteri PPPA berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat segera menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang perlindungan anak, yang saat ini draftnya\u00a0 sedang disiapkan oleh Menteri Sosial (Mensos).<\/p>\n<p>&#8220;Jika Inpres ini sudah ada, akan dibuat dalam program untuk melindungi anak-anak Indonesia,&#8221; jelas Yohana.<\/p>\n<p>Di akhir keterangan persnya, Menteri PPPA Yohana Yembisa juga menjelaskan bahwa kerja sama dengan Komisi Nasional Perlindungan \u00a0Anak Indonesia (KPAI) akan terus berjalan dalam rangka agar anak-anak terlindungi.<\/p>\n<p>Selain itu, lanjut Yohana, sejumlah program telah dipersiapkan oleh Kementerian PPPA telah menyiapkan program tahun 2016 untuk lakukan perlindungan anak. <b>(EN\/UN\/FID\/RAH\/ES)<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembisa mendukung pemberian tambahan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual kepada anak, seperti dalam bentuk pengebirian atau kastrasi. Langkah ini diperlukan, karena penyelesaian melalui jalur keluarga atau hukuman penjara tidak selalu efektif mencegah pelaku kejahatan seksual kepada anak mengulang kembali perbuatannya. \u0093Memberi sanksi jangan hanya membayar ataupun secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":39103,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-39102","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembisa mendukung pemberian tambahan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual kepada anak, seperti dalam bentuk pengebirian atau kastrasi. Langkah ini diperlukan, karena penyelesaian melalui jalur keluarga atau hukuman penjara tidak selalu efektif mencegah pelaku kejahatan seksual kepada anak mengulang kembali perbuatannya. \u0093Memberi sanksi jangan hanya membayar ataupun secara [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-10-21T01:28:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-21T01:28:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"3151\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2261\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual\",\"datePublished\":\"2015-10-21T01:28:02+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-21T01:28:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/\"},\"wordCount\":283,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/\",\"name\":\"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg\",\"datePublished\":\"2015-10-21T01:28:02+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-21T01:28:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg\",\"width\":3151,\"height\":2261,\"caption\":\"Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembisa didampingi Ketua KPAI memberikan keterangan pers, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20\/10) petang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembisa mendukung pemberian tambahan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual kepada anak, seperti dalam bentuk pengebirian atau kastrasi. Langkah ini diperlukan, karena penyelesaian melalui jalur keluarga atau hukuman penjara tidak selalu efektif mencegah pelaku kejahatan seksual kepada anak mengulang kembali perbuatannya. \u0093Memberi sanksi jangan hanya membayar ataupun secara [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2015-10-21T01:28:02+00:00","article_modified_time":"2015-10-21T01:28:35+00:00","og_image":[{"width":3151,"height":2261,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"1 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual","datePublished":"2015-10-21T01:28:02+00:00","dateModified":"2015-10-21T01:28:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/"},"wordCount":283,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/","name":"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg","datePublished":"2015-10-21T01:28:02+00:00","dateModified":"2015-10-21T01:28:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/Yohana.jpg","width":3151,"height":2261,"caption":"Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembisa didampingi Ketua KPAI memberikan keterangan pers, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20\/10) petang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/yohana-yembise-penyelesaian-secara-adat-atau-keluarga-tidak-efektif-cegah-kejahatan-seksual\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Yohana Yembise: Penyelesaian Secara Adat Atau Keluarga Tidak Efektif Cegah Kejahatan Seksual"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/39102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=39102"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/39102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39107,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/39102\/revisions\/39107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/39103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=39102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=39102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=39102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}