{"id":6834,"date":"2014-10-17T19:24:05","date_gmt":"2014-10-17T12:24:05","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=6834"},"modified":"2014-10-17T21:21:53","modified_gmt":"2014-10-17T14:21:53","slug":"hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/","title":{"rendered":"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN"},"content":{"rendered":"<p align=\"center\"><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-6837 alignleft\" style=\"margin: 5px;\" alt=\"rupiah\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah-300x194.jpg\" width=\"230\" height=\"200\" \/><\/a>Seiring dengan gonjang ganjing perekonomian global yang terjadi, lindung nilai atau biasa dikenal dengan sebutan \u0093<i>hedging<\/i>\u0094 menjadi topik hangat yang dibicarakan di kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).<\/p>\n<p>Dalam prakteknya pelaksanaan praktik <i>hedging<\/i> di Indonesia khususnya bagi BUMN masih sangat terbatas. Hingga saat ini baru terdapat dua BUMN yang telah melaksanakan <i>hedging<\/i> sebagai bentuk pengelolaan resiko terhadap aset yang dimiliki, yaitu PT Bank Nasional Indonesia (Persero) dan PT Garuda Indonesia (Persero). Kedua BUMN ini melakukan <i>hedging<\/i> berupa <i>cross currency swap<\/i> senilai Rp500 miliar dengan jangka waktu tiga tahun atas pokok utang dan pinjaman dalam bentuk valuta asing (valas).<!--more--><\/p>\n<p>Minimnya jumlah BUMN yang melaksanakan <i>hedging<\/i> disebabkan kekhawatiran BUMN akan adanya interpretasi yang berbeda terhadap pelaksanaan <i>hedging<\/i> yang dapat menimbulkan biaya atau kerugian negara.<\/p>\n<p><b>Pengertian dan instrument <i>hedging<\/i><\/b><\/p>\n<p><i>Hedging<\/i> sebenarnya merupakan praktek lama dan biasa digunakan oleh pelaku ekonomi swasta khususnya di industri keuangan, dengan tujuan memitigasi resiko pergerakan aset keuangan seperti nilai tukar. Dengan melaksanakan <i>hedging<\/i> maka besarnya resiko yang terjadi akibat volatilitas nilai tukar yang dihadapi di masa mendatang dapat diminimalisir dan diperhitungkan di masa sekarang.<\/p>\n<p>Secara sederhana, praktik <i>hedging<\/i> tak ubahnya praktik manajemen resiko lainnya seperti asuransi yang lebih umum dan dikenal di masyarakat. Ada kalanya kurs <i>hedging <\/i>memberikan nilai tukar yang lebih rendah daripada kurs pada masa mendatang. Namun tidak tertutup kemungkinan sebaliknya, kurs <i>hedging<\/i> memberikan nilai tukar yang lebih tinggi masa mendatang. Tinggi rendahnya kurs atau nilai tukar dimasa mendatang tidak dapat dianggap sebagai keuntungan atau kerugian, namun dianggap sebagai pendapatan (potensial <i>gain<\/i>) atau biaya (potensial<i> lost<\/i>) dari pengelolaan manajemen resiko.<\/p>\n<p>Sebagai ilustrasi: BUMN yang memiliki hutang sebesar \u00a01 juta dollar AS dan jatuh tempo 3 bulan ke depan, melakukan <i>hedging<\/i> dengan kurs <i>hedging<\/i> saat jatuh tempo sebesar\u00a0\u00a0 Rp 11.000\/dollar AS. Jika saat jatuh tempo nilai kurs yang terbentuk di pasar sebesar Rp 11.500\/dollar AS maka BUMN akan mendapatkan keuntungan sebesar 500 juta dollar AS, sebaliknya jika kurs yang terjadi saat jatuh tempo\u00a0 sebesar\u00a0 Rp 10.500\/dollar AS maka BUMN akan merugi sebesar 500 juta dollar AS. Sekali lagi ditekankan bahwa kerugian ini merupakan biaya transaksi dari pengelolaan manajemen resiko. Sama halnya seperti pembayaran premi asuransi yang dilakukan secara berlaka tanpa adanya klaim dalam kurun waktu tertentu.<\/p>\n<p>Praktik <i>hedging<\/i> memiliki beberapa macam instrument, instrument <i>hedging<\/i> yang popular digunakan di Asia dan Indonesia adalah <i>Forward <\/i>\u00a0dan <i>Cross Currency Swap (CCS)<\/i>. <i>Forward<\/i> merupakan perjanjian antara kedua belah pihak untuk melakukan transaksi pembelian atau penjualan suatu aset pada suatu waktu dimasa depan dengan nilai tukar yang telah ditetapkan dan disepakati sebelumnya. Sementara CCS merupakan perjanjanjian yang dilakukan ketika kedua belah pihak saling menukar dua mata uang berbeda, dengan suku bunga yang disepakati bersama. Praktik ini biasanya berjangka panjang. Saat jatuh tempo, kedua mata uang dipertukarkan kembali berdasarkan kurs dalam kontrak <i>swap<\/i>.<\/p>\n<p><b><i>Hedging<\/i><\/b><b> Bagi BUMN<\/b><\/p>\n<p>Secara makro, pelaksanaan <i>hedging<\/i> yang dilakukan BUMN dapat menekan terjadinya volatilitas nilai tukar rupiah. Praktik yang terjadi selama ini, kebutuhan <i>dollar<\/i> BUMN terpenuhi melalui transaksi valas di pasar <i>spot<\/i>. Untuk kegiatan pembayaran impor, pelunasan utang dan kegiatan investasi, BUMN masih membelinya melalui pasar spot dalam jumlah besar. \u00a0Tingginya porsi transaksi <i>spot <\/i>membuka kemungkinan munculnya lonjakan kebutuhan valas, yang dapat membuat nilai tukar rupiah menjadi fluktuatif.<\/p>\n<p>Melalui <i>hedging<\/i>, diharapkan transaksi valas yang terjadi di pasar <i>spot<\/i> dapat berkurang sehingga<i> <\/i>meminimalkan permintaan <i>dollar<\/i> secara tiba-tiba dan meredam fluktuasi nilai tukar rupiah. Sementara itu, dari sisi eksternal, <i>hedging<\/i> yang dilakukan BUMN dapat menghindari kerugian yang ditimbulkan akibat selisih kurs yang terjadi karena depresiasi nilai tukar rupiah. Hal ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi BUMN itu sendiri, mengingat kondisi perekonomian eksternal masih terus dibayangi oleh ketidakstabilan ekonomi global dan menekan fluktuasi nilai tukar rupiah.<\/p>\n<p>Berdasarkan Pasal 28 ayat (4) UU Nomor 23 Tahun 2013 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2014, dijelaskan, bahwa kewajiban yang timbul atas transaksi lindung nilai dalam rangka pengendalian risiko pembayaran bunga utang dan pengeluaran cicilan pokok utang bukan merupakan kerugian keuangan negara. Hal ini lebih lanjut diatur dalam Pasal 2 ayat (5) Peraturan Menteri BUMN Nomor PER 09\/MBU\/2013, yang menjelaskan bahwa <i>hedging<\/i> tidak dimaksudkan untuk spekulasi, artinya dalam pelaksanaan <i>hedging<\/i> harus memperhitungan resiko-resiko yang terjadi (nilai tukar, suku bunga dan likuiditas). Dengan demikian potensial <i>lost<\/i> dan potensial <i>gain<\/i> karena selisih kurs dapat diantisipasi.<\/p>\n<p>Di sisi perbankan, BI juga telah mendukung BUMN untuk memitigasi risiko melalui <i>hedging<\/i> melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 15\/8\/PBI\/2013 tentang Transaksi Lindung Nilai Kepada Bank. BI menyatakan bahwa bank dapat menyediakan kebutuhan lindung nilai nasabah BUMN, misalnya untuk pembayaran impor dan utang luar negeri sebagai <i>underlying <\/i>transaksi.<\/p>\n<p>Pelaksanaan <i>hedging<\/i> bagi BUMN juga telah disepakati oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Kementerian BUMN, BPKP, Kabareskrim, dan Kejaksaan Agung dengan mengeluarkan <i>Standard Operating Procedure<\/i> (SOP) terkait transaksi <i>hedging<\/i> (lindung nilai). \u00a0SOP ini terdiri dari pokok-pokok pengaturan <i>hedging<\/i> berisikan kejelasan pengaturan atas struktur organisasi, tugas dan kewenangan perangkat lindung nilai.<\/p>\n<p>Lebih lanjut SOP tersebut juga mengatur kewenangan dan tanggung jawab, organ serta fungsi organisasi yang akan menangani kegiatan <i>hedging<\/i>. Dengan demikian diharapkan pelaksanaan kegiatan <i>hedging<\/i> dapat dilakukan secara efektif dan meminimalkan potensi\u00a0<em>moral hazard<\/em>. Selain itu, dalam SOP tersebut juga disepakati bahwa tinggi rendahnya nilai kurs dianggap bukan sebagai keruguan dan profit tapi sebagai biaya dan pendapatan.<\/p>\n<p>Dengan berbagai regulasi pendukung pelaksanaan <i>hedging,<\/i> maka keraguan BUMN untuk melakukan praktik <i>hedging<\/i> karena kekhawatiran perbedaan interpretasi terhadap kerugian negara segoyganya tidak perlu terjadi. Dan dengan <i>hedging<\/i> kinerja BUMN diharapkan akan semakin membaik.<strong><i> (Keasdepan Ekonomi Makro, Keuangan dan Ketahanan Pangan <\/i><i>Deputi Perekonomian Sekretariat Kabinet)<\/i><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0 Seiring dengan gonjang ganjing perekonomian global yang terjadi, lindung nilai atau biasa dikenal dengan sebutan \u0093hedging\u0094 menjadi topik hangat yang dibicarakan di kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam prakteknya pelaksanaan praktik hedging di Indonesia khususnya bagi BUMN masih sangat terbatas. Hingga saat ini baru terdapat dua BUMN yang telah melaksanakan hedging sebagai bentuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":6837,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[],"class_list":["post-6834","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u00a0 Seiring dengan gonjang ganjing perekonomian global yang terjadi, lindung nilai atau biasa dikenal dengan sebutan \u0093hedging\u0094 menjadi topik hangat yang dibicarakan di kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam prakteknya pelaksanaan praktik hedging di Indonesia khususnya bagi BUMN masih sangat terbatas. Hingga saat ini baru terdapat dua BUMN yang telah melaksanakan hedging sebagai bentuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-10-17T12:24:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2014-10-17T14:21:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"492\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"319\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN\",\"datePublished\":\"2014-10-17T12:24:05+00:00\",\"dateModified\":\"2014-10-17T14:21:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/\"},\"wordCount\":888,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/\",\"name\":\"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg\",\"datePublished\":\"2014-10-17T12:24:05+00:00\",\"dateModified\":\"2014-10-17T14:21:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg\",\"width\":492,\"height\":319},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"\u00a0 Seiring dengan gonjang ganjing perekonomian global yang terjadi, lindung nilai atau biasa dikenal dengan sebutan \u0093hedging\u0094 menjadi topik hangat yang dibicarakan di kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam prakteknya pelaksanaan praktik hedging di Indonesia khususnya bagi BUMN masih sangat terbatas. Hingga saat ini baru terdapat dua BUMN yang telah melaksanakan hedging sebagai bentuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2014-10-17T12:24:05+00:00","article_modified_time":"2014-10-17T14:21:53+00:00","og_image":[{"width":492,"height":319,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN","datePublished":"2014-10-17T12:24:05+00:00","dateModified":"2014-10-17T14:21:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/"},"wordCount":888,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/","name":"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg","datePublished":"2014-10-17T12:24:05+00:00","dateModified":"2014-10-17T14:21:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/10\/rupiah.jpg","width":492,"height":319},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/hedging-praktik-lindung-nilai-bagi-bumn\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hedging: Praktik Lindung Nilai Bagi BUMN"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/6834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=6834"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/6834\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6869,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/6834\/revisions\/6869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/6837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=6834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=6834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=6834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}