{"id":89728,"date":"2016-04-01T18:37:35","date_gmt":"2016-04-01T11:37:35","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=89728"},"modified":"2016-04-01T18:37:35","modified_gmt":"2016-04-01T11:37:35","slug":"temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/","title":{"rendered":"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\">\n<div id=\"attachment_89730\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311-1.jpg\" rel=\"attachment wp-att-89730\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-89730\" class=\"size-medium wp-image-89730\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311-1-300x193.jpg\" alt=\"Presiden Jokowi saat menerima PP Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta Jumat (1\/4) sore. (Foto:Humas\/Jay)\" width=\"300\" height=\"193\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311-1-300x193.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311-1-150x97.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311-1-768x495.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311-1-1024x660.jpg 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311-1-600x387.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-89730\" class=\"wp-caption-text\">Presiden Jokowi saat menerima PP Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1\/4) sore. (Foto:Humas\/Jay)<\/p><\/div>\n<p>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah serta Pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1\/4) sore. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si mengatakan pertemuan yang dilangsungkan tadi untuk silaturahmi dan dalam rangka menyampaikan undangan kepada Presiden.<\/p><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u0093Kami mengundang Bapak Presiden untuk membuka dan memberi amanat dalam acara besar yakni konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan yang bersamaan dengan momentum peringatan 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional,\u0094 tutur Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si, Jumat (1\/4) sore.<\/div>\n<p><!--more--><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Acara akan diselenggarakan selama 2 hari, pada tanggal 20-21 Mei 2016 di Yogyakarta. Konvensi ini merupakan gerakan nasional untuk menghimpun para elit strategis pejabat, termasuk politisi dan para kepala daerah yang memiliki <i>track record<\/i> dan terobosan yang membawa kemajuan dan memberi inspirasi untuk Indonesia yang lebih dinamis. Sekaligus juga mengundang tokoh lintas <i>civil society<\/i> dan komponen bangsa, hingga mereka yang di daerah pelosok (tokoh informal) yang memiliki pengaruh dan pengalaman sebagai inspirator untuk perubahan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u0093Yang sering kami sebut, mungkin orang-orang biasa tetapi berkarya, berpikir, dan bertindak luar biasa,\u0094 jelas Haedar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Selain itu, dalam pertemuan juga membahas mengenai beberapa hal berkaitan dengan ekonomi kerakyatan, pendidikan dan aksi terorisme dan radikalisme. Ketua Umum PP Muhammadiyah menyampaikan, Muhammadiyah ingin mengajak seluruh komponen bangsa untuk menatap Indonesia ke depan dengan sikap yang optimis, positif dan tahu potensi besar kita, sekaligus mengurangi cara berpikir kita yang pesimis<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai potensi besar bangsa untuk menjadi bangsa yang produktif, maju, bangkit, khususnya bersama negara-negara lain di ASEAN. Hal tersebut menurutnya selaras dengan semangat Nawa Cita pemerintahan sekarang.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u0093Dan momentum Kebangkitan Nasional akan kita jadikan sebagai titik balik baru buat Indonesia menggerakkan generasi bangsa yang optimis sekaligus juga berorientasi produktif,\u0094 jelasnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dalam hal pendidikan, ia menyampaikan kepada Presiden bahwa Muhammadiyah memiliki institusi pendidikan baik negeri maupun swasta. Menurutnya, dalam hal pendidikan merupakan pilar strategis dalam membangun bangsa. Untuk itu, ia menyampaikan bahwa perlu akukan terobosan di bidang pendidikan untuk membangun daya saing.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u0093Apalagi di era keterbukaan termasuk MEA yang ini kita perlu sikapi dengan tegas, akan membangkitkan pendidikan yang akan membangun produktifitas dan daya saing bangsa yang kita sesungguhnya berpotensi besar untuk menjadi bangsa yang maju,\u0094 ungkapnya pada wartawan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Muhammadiyah memiliki infrastruktur pendidikan tinggi termasuk 172 universitas, rumah sakit yang tersebar di berbagai tempat, serta lembaga-lembaga ekonomi yang berbasis di UMKM.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Berkaitan dengan ekonomi, menurutnya tidak bisa menjadi bangsa yang mandiri tanpa kemandirian ekonomi. Diperlukan mobilisasi ekonomi rakyat agar membangkitkan ekonomi kerakyatan sehingga akan menjadi bangsa yang mandiri. Hal lain, Ketua Umum PP Muhammadiyah mengatakan bahwa di dalam pertemuan Presiden menyampaikan, memang sudah saatnya bangsa ini mengedepankan politik kerja dari pada politik bicara.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Politik kerja akan menciptakan bangsa ini sebagai bangsa yang optimis, produktif, dan bangsa yang sadar akan potensinya. \u0093Jadi politik kerja menjadi kunci dalam dorongan kita untuk selalu bekerja dan kedepan kita menjadi bangsa yang besar,\u0094 sambungnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, hal tersebut telah ditunjukkan oleh Presiden saat agenda OKI beberapa waktu lalu. Namun kata beliau memang perlu ada perubahan persepsi agar bangsa ini selalu berpikir positif dan produktif. Ia menyampaikan, Presiden juga mengapresiasi langkah untuk pengembangan usaha mikro kecil dan menengah dengan memberikan penekanan bahwa kebijakan pemerintah dengan mengembangkan berbagai macam infrastruktur itu tidak lain sebagai ikhtiar untuk memobilitasi potensi ekonomi kita. &#8220;Sehingga bangsa ini bisa menjadi bangsa yang mandiri secara ekonomi sebagai bagian dari Trisakti,&#8221; tutur Haedar menyampaikan pernyataan Presiden Jokowi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, mengenai tindakan terorisme dan radikalisme radikalisme yang terjadi, Muhammadiyah memandang bahwa ini merupakan virus yang akan menahan laju kemajuan bangsa ini. Ia mengatakan bahwa Muhammadiyah satu pandangan dan satu visi dengan pemerintah. Menurutnya, \u00a0terorisme, radikalisme, dan berbagai bentuk tindakan destruktif harus diusahakan dengan langkah preventif.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u0093Penindakan terorisme, dan bentuk-bentuk radikalisme itu tidak bisa dilakukan dengan generalisasi dan kita perlu melakukan <em>blocking area<\/em>,\u0094 tambahnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ia mengharapkan, dengan tindakan preventif yang dilakukan Indonesia tidak dikenal sebagai negara terorisme. Ia memandang di sini pentingnya penanganan terorisme perlu dilakukan secara seksama baik dalam aspek hukum maupun dalam penanganan isu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, Presiden juga menyampaikan tentang terorisme dan radikalisme. Ia menyampaikan bahwa Presiden satu pandangan dengan Muhammadiyah bahwa Islam Indonesia itu menjadi Islam yang bisa menjadi barometer dari kemajuan, Islam yang moderat, Islam yang toleran, juga Islam yang membawa kemajuan, kejayaan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u0093Dan Indonesia itu besar, dan beliau merasakan betul apresiasi dari negara-negara di timur tengah,\u0094 tutupnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><u><\/u>\u00a0<u><\/u><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sedangkan, dari unsur PP Muhammadiyah selain Ketua Umum Muhammadiyah juga hadir Dr. Abdul Mukti, Prof. Dr. Muhajir Effendi, Prof. Dr. Suyatno, Prof. Dr. Bambang Setiaji. (<strong>FID\/EN<\/strong>)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah serta Pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1\/4) sore. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si mengatakan pertemuan yang dilangsungkan tadi untuk silaturahmi dan dalam rangka menyampaikan undangan kepada Presiden. \u00a0 \u0093Kami mengundang Bapak Presiden untuk membuka dan memberi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":33,"featured_media":89729,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-89728","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah serta Pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1\/4) sore. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si mengatakan pertemuan yang dilangsungkan tadi untuk silaturahmi dan dalam rangka menyampaikan undangan kepada Presiden. \u00a0 \u0093Kami mengundang Bapak Presiden untuk membuka dan memberi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-04-01T11:37:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"4077\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\"},\"headline\":\"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan\",\"datePublished\":\"2016-04-01T11:37:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/\"},\"wordCount\":780,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/\",\"name\":\"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg\",\"datePublished\":\"2016-04-01T11:37:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg\",\"width\":4077,\"height\":2628},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah serta Pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1\/4) sore. Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Haedar Nashir, M.Si mengatakan pertemuan yang dilangsungkan tadi untuk silaturahmi dan dalam rangka menyampaikan undangan kepada Presiden. \u00a0 \u0093Kami mengundang Bapak Presiden untuk membuka dan memberi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2016-04-01T11:37:35+00:00","og_image":[{"width":4077,"height":2628,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01"},"headline":"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan","datePublished":"2016-04-01T11:37:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/"},"wordCount":780,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/","name":"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg","datePublished":"2016-04-01T11:37:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/DSC_6311.jpg","width":4077,"height":2628},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/temui-pp-muhammadiyah-presiden-islam-di-indonesia-harus-jadi-barometer-kemajuan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Temui PP Muhammadiyah, Presiden: Islam di Indonesia Harus Jadi Barometer Kemajuan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/da311fca3f88df6ee138f0159fcc6c01","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/79f392d60e763a917dedac5d6fa75a1b3ac69334b9d6980bb8800f774c4d744c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/edinur\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/89728","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/33"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=89728"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/89728\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":89732,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/89728\/revisions\/89732"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/89729"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=89728"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=89728"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=89728"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}