{"id":91443,"date":"2016-05-03T13:15:09","date_gmt":"2016-05-03T06:15:09","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=91443"},"modified":"2016-05-03T13:44:05","modified_gmt":"2016-05-03T06:44:05","slug":"aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/","title":{"rendered":"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_91445\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg\" rel=\"attachment wp-att-91445\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-91445\" class=\"size-medium wp-image-91445\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4-300x188.jpg\" alt=\"Seskab Pramono Anung menjadi pembicara dalam seminar ICW, Selasa (3\/5), di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. (Foto: Humas\/Rahmat)\" width=\"300\" height=\"188\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4-300x188.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4-150x94.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4-768x481.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4-1024x641.jpg 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4-600x376.jpg 600w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-91445\" class=\"wp-caption-text\">Seskab Pramono Anung menjadi pembicara dalam seminar ICW, Selasa (3\/5), di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. (Foto: Humas\/Rahmat)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai, secara aturan berkenaan dengan korupsi, Indonesia saat ini sudah <em>overload<\/em>. Karena itu tidak usah ditambah lagi, tidak perlu dikurangi lagi. Yang belum muncul adalah, menurut Seskab, bagaimana persoalan korupsi itu menjadi persoalan yang ditabukan dalam masyarakat secara kultur, budaya, adat, dan agama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat menjadi pembicara dalam seminar dan lokakarya yang diselenggarakan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW), di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Selasa (3\/5) pagi, Seskab mengatakan, peraturan atau instrumen untuk penanganan tindak pidana korupsi di Indonesia sudah sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan penangkapan pejabat publik yang di negara lain tidak tersentuh, seperti Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) bahkan Menteri Agama pun bisa ditangkap.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Ini menunjukkan bahwa sebenarnya instrumen yang ada sudah sangat kuat sekali, dan kinerja pemberantasan korupsi sudah cukup baik,\u0094 terang Pramono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, dalam hal pembudayaan di masyarakat, Seskab Pramono Anung menilai sama sekali belum optimal. Ia menunjuk contoh Pemilu 2014, yang memilih 5 (lima) anggota DPR yang\u00a0 sebelumnya pernah tersangkut korupsi. &#8220;Ini kan tandanya masyarakat acuh saja dengan mereka yang pernah tersangkut korupsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan itu terjadi karena si calon punya uang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seskab juga menyoroti perilaku beberapa pelaku korupsi saat ditangkap oleh KPK atau Kejaksaan Agung. &#8220;Coba kita lihat, hari pertama ditangkap wajahnya sedih dan sendu, lalu kita lihat lagi 2-3 hari berikutnya, wajahnya sudah tenang, sudah bisa tersenyum dan melambaikan tangan ke kamera. Ini kan tandanya dia tidak merasa malu,&#8221; sebut Pramono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu, Seskab Pramono Anung menilai perlu pendidikan politik, bahwa korupsi inilah yang menyebabkan bangsa Indonesia tidak bisa menjadi bangsa yang besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengibaratkan korupsi itu seperti narkoba. Kalau ketahuan itu sadar, malu, depresi tetapi begitu terjangkit kembali dia akan mengulangi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Ini adalah kenyataan fenomena yang kita alami bersama dan bagian dari <em>auto<\/em> kritik bagi diri kita semua dan seperti, yang saya katakan tadi ini seperti narkoba,\u0094 ungkap Pramono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Transparansi<br \/>\n<\/strong>Dalam kesempatan itu, Seskab Pramono Anung juga menyampaikan, bahwa Presiden Joko Widodo sekarang berkonsentrasi pada dua hal, yaitu deregulasi dan membangun infrastruktur. Dalam deregulasi dimaksudkan melakukan pembenahan terhadap hampir 42.000 perundangan serta 3000 perda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Seskab, terbukanya ruang untuk terjadinya korupsi berkaitan dengan sistem pemerintahan dan berkaitan dengan sistem pelayanan publik. Sistem pemerintahan berkaitan dengan perizinan, karena itu \u00a0pemerintah pusat melakukan, mengubah dan mengeluarkan paket kebijakan, yang dibuat sudah 12 paket kebijakan ekonomi. Termasuk pada pelayanan publik dengan adanya kemudahan melakukan usaha atau <em>ease of doing business<\/em> yang sekarang ini diberikan prioritas oleh pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Intinya adalah tranparansi tata kelola pemerintahan yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi bisa dilakukan dengan membangun sistem dan pelayanan publik. Kalau hanya sekedar peraturan perundangan kita sudah cukup, kalau hanya orang ditangkap dan dihukum kemudian dipertontonkan dalam <em>stage i<\/em>tu sudah cukup,\u0094 jelas Seskab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maka, seskab menegaskan harus ada perubahan secara mendasar, baik dalam sistemnya harus berubah, kulturnya harus berubah, pada proses pendidikannya harus berubah, serta aturan mainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Terus terang teman-teman sekalian, kesimpulan saya satu, kita tidak boleh setengah-setengah dalam perang terhadap hal ini dan ini harus menjadi semangat bersama,\u0094 tegas Seskab.<\/p>\n<p>Dalam seminar ini hadir perwakilan Bareskrim Mabes Polri, BPK, BPKP, KPK, Tim Kantor Staf Kepresidenan, Tim Kejaksaan, kelompok masyarakat sipil, serta media massa. <strong>(FID\/ES)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai, secara aturan berkenaan dengan korupsi, Indonesia saat ini sudah overload. Karena itu tidak usah ditambah lagi, tidak perlu dikurangi lagi. Yang belum muncul adalah, menurut Seskab, bagaimana persoalan korupsi itu menjadi persoalan yang ditabukan dalam masyarakat secara kultur, budaya, adat, dan agama. Saat menjadi pembicara dalam seminar dan lokakarya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":34,"featured_media":91445,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-91443","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai, secara aturan berkenaan dengan korupsi, Indonesia saat ini sudah overload. Karena itu tidak usah ditambah lagi, tidak perlu dikurangi lagi. Yang belum muncul adalah, menurut Seskab, bagaimana persoalan korupsi itu menjadi persoalan yang ditabukan dalam masyarakat secara kultur, budaya, adat, dan agama. Saat menjadi pembicara dalam seminar dan lokakarya [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-05-03T06:15:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-05-03T06:44:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"939\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\"},\"headline\":\"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi\",\"datePublished\":\"2016-05-03T06:15:09+00:00\",\"dateModified\":\"2016-05-03T06:44:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/\"},\"wordCount\":543,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/\",\"name\":\"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg\",\"datePublished\":\"2016-05-03T06:15:09+00:00\",\"dateModified\":\"2016-05-03T06:44:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg\",\"width\":1500,\"height\":939,\"caption\":\"Seskab Pramono Anung menjadi pembicara dalam seminar ICW, Selasa (3\/5), di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. (Foto: Humas\/Rahmat)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menilai, secara aturan berkenaan dengan korupsi, Indonesia saat ini sudah overload. Karena itu tidak usah ditambah lagi, tidak perlu dikurangi lagi. Yang belum muncul adalah, menurut Seskab, bagaimana persoalan korupsi itu menjadi persoalan yang ditabukan dalam masyarakat secara kultur, budaya, adat, dan agama. Saat menjadi pembicara dalam seminar dan lokakarya [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2016-05-03T06:15:09+00:00","article_modified_time":"2016-05-03T06:44:05+00:00","og_image":[{"width":1500,"height":939,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8"},"headline":"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi","datePublished":"2016-05-03T06:15:09+00:00","dateModified":"2016-05-03T06:44:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/"},"wordCount":543,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/","name":"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg","datePublished":"2016-05-03T06:15:09+00:00","dateModified":"2016-05-03T06:44:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/SESKAB_ICW_4.jpg","width":1500,"height":939,"caption":"Seskab Pramono Anung menjadi pembicara dalam seminar ICW, Selasa (3\/5), di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta. (Foto: Humas\/Rahmat)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/aturan-mainnya-sudah-cukup-seskab-yang-belum-muncul-rasa-malu-pelaku-korupsi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Aturan Mainnya Sudah Cukup, Seskab: Yang Belum Muncul Rasa Malu Pelaku Korupsi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/931804c03c38910257896fbebe2f4aa8","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/51bf3d344a42ec4723f90b75510f2abe7e9af7383c90facc25dec6f906adc2e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/nia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/91443","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/34"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=91443"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/91443\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91447,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/91443\/revisions\/91447"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/91445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=91443"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=91443"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=91443"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}