{"id":96282,"date":"2016-07-28T16:47:34","date_gmt":"2016-07-28T09:47:34","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/?p=96282"},"modified":"2016-07-29T08:17:46","modified_gmt":"2016-07-29T01:17:46","slug":"soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/","title":{"rendered":"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_96283\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg\" rel=\"attachment wp-att-96283\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-96283\" class=\"size-medium wp-image-96283\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani-300x200.jpg\" alt=\"Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab wartawan, di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (28\/7) siang. (Foto: OJI\/Humas)\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani-300x200.jpg 300w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani-150x100.jpg 150w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani-768x513.jpg 768w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani-600x400.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-96283\" class=\"wp-caption-text\">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab wartawan, di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (28\/7) siang. (Foto: Humas\/Oji)<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani enggan menjawab secara langsung apakah target penerimaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp1.786,2 triliun bisa dicapai. Ia beralasan dirinya baru 24 jam menjabat sebagai Menkeu, sehingga masih melihat semuanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Saya rasa sekarang yang paling baik adalah lihat, dikaji, di dalami, dipersiapkan, nanti kita akan tahu apakah bisa dicapai, kalaupun bisa dicapai caranya bagaimana,\u0094 kata Sri Mulyani kepada wartawan yang mencegatnya seusai mendampingi Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada sekitar 700 petugas pajak, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28\/7) siang.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang paling penting, lanjut Menkeu, adalah dirinya ingin membangun kepastian di dalam Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak, kepastian untuk para pelaku usaha dan perekonomian dan kepastian mengenai arah kebijakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Karena itu yang paling penting supaya kemudian ekonomi bisa jalan kembali. Ketidakpastian harus diturunkan sehingga para pelaku ekonomi bisa mulai melakukan perencanaan kegiatan ekonominya,\u0094 tutur Sri Mulyani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Harus Siap Laksanakan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengenai target penerimaan dari implementasi Undang-Undang Pengampunan Pajak (<em>Tax Amnesty<\/em>), Menteri Keuangan Sri Mulyani mengemukakan, dengan target yang dinilainya cukup ambisius, maka\u00a0kesiapan dari Direktorat Jenderal Pajak, seluruh jajaran petugas pajak, dan para pejabat di Direktorat Jenderal Pajak untuk dapat menjalankan tugas negara ini menjadi sangat penting.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Hari ini kita mendapat arahan dari Bapak Presiden, untuk bagaimana menjalankan secara detil, secara rapi, dan bagaimana kita membangun untuk menciptakan kepercayaan publik dan pelaku usaha lagi. Jadi ini adalah suatu pesan yang sangat penting dan itu akan dilakukan melalui beberapa tindakan,\u0094 kata Sri Mulyani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu, lanjut Menkeu, yang pertama agar seluruh personel dan organisasi siap untuk melaksanakan, tidak hanya <em>tax amnesty<\/em> tapi mengamankan penerimaan negara secara umum. Itu berarti membutuhkan para personal yang paham mengenai peraturan, paham bagaimana menjelaskan, dan mempunyai jiwa untuk melayani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Jadi ini yang paling penting ini terus menerus melayani dan membangun kepercayaan terus menerus diulangi. Untuk itu mereka harus jujur, mereka tidak boleh punya konflik kepentingan, dan mereka harus berlaku secara profesional untuk mampu menumbuhkan kepercayaan itu,\u0094 tegas Sri Mulyani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang kedua, Menkeu menyebutkan, agar peraturan-peraturan pelaksanaan bisa segera diselesaikan dan dilengkapi sehingga itu bisa dijalankan dengan kesiapan dan dengan seluruh perangkat peraturannya. Jadi jangan sampai pihak Kementerian Keuangan sudah menjelaskan tetapi ada peraturan yang belum selesai atau belum disiapkan, sehingga kemudian menimbulkan keterdugaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Karena waktunya sudah sedemikian sangat spesifik, di dalam Undang-Undang <em>Tax Amnesty<\/em> dimana dimulai tanggal 15 Juli sampai dengan akhir Spetember itu targetnya adalah 2% dan biasanya mereka melihat itu sebagai intensif yang paling besar, maka kita harus usaha agar yang periode antara sekarang sampai dengan September akhir ini betul-betul mampu untuk menciptakan <em>trust<\/em> tadi, kepercayaan dan juga kenyamanan, dan kemudian akhirnya bisa sukses dari sisi kita mampu untuk membangun suatu sistem pajak yang lebih baik,\u0094 terang Sri Mulyani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang ketiga, menurut Menkeu, pihaknya akan duduk bersama-sama lagi untuk betul-betul melihat apakah target tidak hanya <em>tax amnesty<\/em> karena sekarang APBN lebih penting. \u0093Jadi tidak hanya <em>tax amnesty<\/em> tapi seluruh APBN itu harus kredibel. Oleh karena itu, kita akan melihat lagi dengan seluruh jajaran Pajak dan Bea Cukai dan Penerimaan Negara Bukan Pajak untuk melihat apa-apa yang menjadi sisi yang paling rawan dan yang paling mungkin harus diperhatikan. Sehingga kita bisa antisipasi perkembangan dari pengelolaan APBN tahun 2016,\u0094 tutur Sri Mulyani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, lanjut Menkeu, pada saat yang sama pihaknya harus juga menyiapkan APBN 2017. Untuk itu, Menkeu menegaskan, pihaknya sedang berusaha untuk bagaimana membangun suatu kebijakan agar instrumen fiskal APBN itu bisa sesuai dengan yang diinginkan Presiden, yaitu instrumen untuk mengentaskan kemiskinan, bagaimana instrumen fiskal bisa mengurangi kesenjangan, dan bagaimana instrumen fiskal bisa menjadi alat untuk menciptakan kesempatan kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u0093Itu adalah 3 hal yang sedang akan kita terus lakukan. Tentu tidak hanya evaluasi tapi yang paling penting karena ini untuk tahun 2016 tinggal 5 bulan kita akan coba untuk bisa melaksanakan dengan baik dan mengkomunikasikan dengan baik,\u0094 tutur Sri Mulyani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan yang paling penting, lanjut Menkeu, koordinasi dengan kementerian yang lain, Menko Perekonomian, dengan Gubernur BI, dengan Bappenas, dan juga dengan sektor-sektor di BUMN.\u00a0<strong>(FID\/ES)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani enggan menjawab secara langsung apakah target penerimaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp1.786,2 triliun bisa dicapai. Ia beralasan dirinya baru 24 jam menjabat sebagai Menkeu, sehingga masih melihat semuanya. \u0093Saya rasa sekarang yang paling baik adalah lihat, dikaji, di dalami, dipersiapkan, nanti kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":96283,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[55],"tags":[],"class_list":["post-96282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani enggan menjawab secara langsung apakah target penerimaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp1.786,2 triliun bisa dicapai. Ia beralasan dirinya baru 24 jam menjabat sebagai Menkeu, sehingga masih melihat semuanya. \u0093Saya rasa sekarang yang paling baik adalah lihat, dikaji, di dalami, dipersiapkan, nanti kita [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-07-28T09:47:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-07-29T01:17:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2453\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1637\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami\",\"datePublished\":\"2016-07-28T09:47:34+00:00\",\"dateModified\":\"2016-07-29T01:17:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/\"},\"wordCount\":678,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/\",\"name\":\"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg\",\"datePublished\":\"2016-07-28T09:47:34+00:00\",\"dateModified\":\"2016-07-29T01:17:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg\",\"width\":2453,\"height\":1637,\"caption\":\"Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab wartawan, di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (28\/7) siang. (Foto: OJI\/Humas)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani enggan menjawab secara langsung apakah target penerimaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp1.786,2 triliun bisa dicapai. Ia beralasan dirinya baru 24 jam menjabat sebagai Menkeu, sehingga masih melihat semuanya. \u0093Saya rasa sekarang yang paling baik adalah lihat, dikaji, di dalami, dipersiapkan, nanti kita [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2016-07-28T09:47:34+00:00","article_modified_time":"2016-07-29T01:17:46+00:00","og_image":[{"width":2453,"height":1637,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Humas","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami","datePublished":"2016-07-28T09:47:34+00:00","dateModified":"2016-07-29T01:17:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/"},"wordCount":678,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/","name":"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg","datePublished":"2016-07-28T09:47:34+00:00","dateModified":"2016-07-29T01:17:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Dorstop-Ani.jpg","width":2453,"height":1637,"caption":"Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab wartawan, di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (28\/7) siang. (Foto: OJI\/Humas)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/soal-target-penerimaan-apbn-p-2016-sri-mulyani-sekarang-dilihat-dikaji-dan-didalami\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Soal Target Penerimaan APBN-P 2016, Sri Mulyani: Sekarang Dilihat, Dikaji, dan Didalami"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/96282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/comments?post=96282"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/96282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96292,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/posts\/96282\/revisions\/96292"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media\/96283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/media?parent=96282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/categories?post=96282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/api\/wp\/v2\/tags?post=96282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}