{"id":12860,"date":"2014-11-04T14:53:31","date_gmt":"2014-11-04T07:53:31","guid":{"rendered":"https:\/\/setkab.go.id\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif-2\/"},"modified":"2014-11-05T08:08:19","modified_gmt":"2014-11-05T01:08:19","slug":"pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/","title":{"rendered":"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: Eddy Cahyono S, Staf Sekretariat Kabinet<\/p>\n<p><em><a href=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-12812\" alt=\"Eddy Cahyono Sugiarto\" src=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg\" width=\"176\" height=\"187\" \/><\/a><\/em>Visi prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang mandiri dibidang ekonomi, berdaulat secara politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan, yang dielaborasi \u00a0dalam \u00a09 Agenda Prioritas (Nawa Cita) Presiden RI Joko Widodo, sejatinya merupakan strategi mendasar dalam meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing serta membangkitkan kejayaan ekonomi Indonesia.<\/p>\n<p>Kemandirian di bidang ekonomi \u00a0dengan memacu pertumbuhan\u00a0 ekonomi produktif rakyat,\u00a0 menunjukkan keberpihakan pemerintah dalam pengembangan ekonomi berkeadilan, dengan memprioritaskan bergeraknya sektor-sektor strategis ekonomi domestik, antara lain pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM dan \u00a0pengembangan ekonomi kreatif, yang didukung oleh infrastruktur dasar dan konektivitas nasional yang memadai.<!--more--><\/p>\n<p>Upaya memacu bergeraknya sektor-sektor strategis ekonomi domestik tersebut, menuntut adanya realokasi pembiayaan dalam struktur pembelanjaan negara (APBN), utamanya guna memastikan semakin besarnya ruang fiskal dalam menggerakkan sektor-sektor ekonomi domestik.<em><\/em><\/p>\n<p>Sebagaimana yang kita ketahui,\u00a0 struktur dalam APBN 2015 tidak memiliki ruang fiskal yang kondusif \u00a0dalam mendukung\u00a0 bergeraknya sektor-sektor ekonomi domestik, sebagai akibat dari beban subsidi BBM yang sudah sedemikian berat.<\/p>\n<p>Diperlukan adanya langkah \u0093berani dan cepat\u0094\u00a0 dalam menyelamatkan APBN dan memperlebar ruang fiskal APBN mendatang, mengingat terus meningkatnya konsumsi BBM, \u00a0yang ternyata 70% dinikmati oleh kelompok berpunya.<\/p>\n<p>Sebagai ilustrasi, \u00a0anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam APBN-P 2014 diperkirakan akan melampaui dari target yang sudah ditetapkan. Subsidi diperkirakan mencapai Rp246,5 triliun, dengan volume BBM subsidi 46 juta kilo liter.<\/p>\n<p>Tercatat dalam APBN-Perubahan 2014, program pengendalian subsidi sebesar Rp403 triliun, terdiri dari atas subsidi energi Rp350,3 triliun yaitu subsidi BBM Rp246,5 triliun dan subsidi listrik Rp103,8 triliun, serta subsidi non-energi Rp52,7 triliun.<\/p>\n<p><b>Subsidi dan urgensi pengalihan subsidi \u00a0BBM <\/b><\/p>\n<p>Dalam konteks studi Ekonomi Pembangunan subsidi, \u00a0sejatinya adalah \u00a0\u00a0salah satu instrumen kebijakan fiskal, yang dilakukan pemerintah \u00a0dalam menjaga pemerataan terhadap akses ekonomi dan pembangunan, sehingga peran subsidi tetap penting bagi pembangunan ekonomi suatu bangsa.<b><\/b><\/p>\n<p>Dengan\u00a0 subsidi\u00a0 dapat dilakukan \u00a0koreksi terhadap \u00a0ketidaksempurnaan pasar <i>(market imperfections)<\/i>,\u00a0 bagi \u00a0pembangunan ekonomi Indonesia, \u00a0kebijakan subsidi seyogyanya dapat \u00a0menjaga kelompok masyarakat miskin agar tetap memiliki akses terhadap pelayanan publik, \u00a0kesehatan, pendidikan dan pembangunan ekonomi serta \u00a0sosial.<\/p>\n<p>Belajar dari pengalaman negera-negara lain, setidaknya dapat dijadikan acuan dalam mereformulasi kebijakan subsidi, \u00a0tidak ada negara yang tidak menggunakan subsidi. Bahkan negara yang bergabung dalam <i>Organization for Economic Co-operation and Development (OECD)<\/i> seperti Inggris dan Amerika Serikat juga menjadikan instrumen subsidi dalam pembangunan ekonomi.<\/p>\n<p>Namun yang perlu dicermati adalah bagaimana negara-negara\u00a0 tersebut menggunakan subsidinya secara \u0093tepat sasaran\u0094, misalnya bagaimana peningkatan subsidi yang diberikan kepada petani meningkatkan produksi dan memperluas akses pasar internasional seperti \u00a0instrumen\u00a0 penting diambil oleh negara OECD.<\/p>\n<p>Selain itu, program jaminan sosial yang dilakukan di negara-negara OECD juga menunjukan bagaimana negara maju sangat konsen terhadap kebijakan subsidi dalam rangka memberikan pelayan dasar terhadap masyarakatnya.<\/p>\n<p>Subsidi yang \u0093tepat sasaran\u0094 akan membawa efek eksternalitas, subsidi yang <i>targeted<\/i> terhadap sektor pendidikan dan kesehatan, diyakini \u00a0\u00a0akan berdampak pada meningkatnya kualitas SDM, \u00a0mendorong meningkatnya daya saing dan produktivitas\u00a0 serta menjamin \u00a0pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.<\/p>\n<p>Bercermin dari strategi dan kebijakan subsidi di negara-negara lain, pilihan pengalihan subsidi BBM ke sektor-sektor produktif \u00a0dapat menjadi <i>exit strategi<\/i> dalam \u00a0menjawab tantangan pembangunan ekonomi Indonesia, \u00a0ditengah kondisi perkembangan ekonomi global yang kurang menggembirakan serta semakin kompetitifnya persaingan ekonomi kawasan.<\/p>\n<p>Pengalihan subsidi BBM ke subsidi non BBM diharapkan \u00a0dapat menjadi <i>trigger<\/i> bergeraknya sektor ekonomi produktif sebagai <i>prime mover<\/i> pertumbuhan ekonomi Indonesia.<\/p>\n<p>Sejak tahun 2007 sampai 2013 subsidi memang mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada tahun 2007, pemerintah menganggarkan pengeluaran subsidi sebesar Rp. 150 triliun rupiah. Dalam APBN 2013, pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi sebesar Rp. 317 triliun atau naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2007.<\/p>\n<p>Bila dilihat dari alokasi dalam APBN, alokasi subsidi telah mencapai 19-20% dari total APBN, yang \u00a0sekitar 80% dialokasikan untuk subsidi energi seperti subsidi BBM dan subsidi listrik.<\/p>\n<p>Besarnya alokasi subsidi BBM\u00a0 telah menyebabkan sempitnya ruang fiskal bagi pembangunan ekonomi produktif, untuk\u00a0 itu rencana pengalihan subsidi BBM ke sektor ekonomi produktif diharapkan dapat menciptakan kesehatan fiskal yang sangat diperlukan dalam \u00a0menopang pengeluaran yang produktif.<\/p>\n<p>Pengeluaran produktif\u00a0 sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi akan dapat menjamin kontinuitas pembangunan ekonomi, pengalihan subsidi BBM ke pembiayaan pembangunan infrastruktur dalam negeri misalnya,\u00a0 akan \u00a0dapat menyerap banyak tenaga kerja dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan perekonomian.<\/p>\n<p>Pengalihan subsidi BBM bagi peningkatan kapasitas subsidi untuk pangan, pupuk dan benih kepada masyarakat pertanian diproyeksikan \u00a0akan mampu mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia, \u00a0mengingat \u00a057,8% penduduk miskin berada di sektor pertanian.<\/p>\n<p>Langkah pengalihan \u00a0subsidi BBM ke sektor-sektor ekonomi produktif\u00a0 sejatinya merupakan cerminan dari politik subsidi yang tepat, yakni dari subsidi barang menuju subsidi orang, \u00a0sejauh orang-orang yang disubsidi ialah orang-orang yang tepat pula.<\/p>\n<p>Oleh karena itu kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan suatu keniscayaan, mengingat kondisi fiskal tak lagi memungkinkan pemerintah mempertahankan harga subsidi BBM seperti sekarang ini. Pelebaran defisit fiskal sebagai imbas dari lonjakan konsumsi BBM bersubsidi dipandang dapat mengancam tidak hanya kesehatan fiskal namun juga berpotensi mengganggu ketahanan nasional, disisi lain \u00a0konsumsi BBM bersubsidi selama ini dipandang tidak tepat sasaran dan banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.<\/p>\n<p>Kita tentunya berharap melalui pengalihan subsidi BBM akan semakin meningkat alokasi pembiayaan berbagai program \u00a0peningkatan kesejahteraan rakyat, \u00a0melalui perluasan pembangunan infrastruktur, \u00a0meningkatkan pengembangan melalu\u0093Indonesia Sehat\u0094,\u00a0 \u00a0dan meningkatkan kualitas\u00a0 SDM\u00a0 dengan \u0093Indonesia Pintar,\u0094\u00a0 sekaligus dijadikan\u00a0 momentum kebangkitan\u00a0\u00a0 ekonomi produktif dan berkeadilan di Indonesia. Semoga<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Eddy Cahyono S, Staf Sekretariat Kabinet Visi prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang mandiri dibidang ekonomi, berdaulat secara politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan, yang dielaborasi \u00a0dalam \u00a09 Agenda Prioritas (Nawa Cita) Presiden RI Joko Widodo, sejatinya merupakan strategi mendasar dalam meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing serta membangkitkan kejayaan ekonomi Indonesia. Kemandirian di bidang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":12812,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[76],"tags":[],"class_list":["post-12860","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v24.1 (Yoast SEO v26.1.1) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Eddy Cahyono S, Staf Sekretariat Kabinet Visi prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang mandiri dibidang ekonomi, berdaulat secara politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan, yang dielaborasi \u00a0dalam \u00a09 Agenda Prioritas (Nawa Cita) Presiden RI Joko Widodo, sejatinya merupakan strategi mendasar dalam meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing serta membangkitkan kejayaan ekonomi Indonesia. Kemandirian di bidang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-11-04T07:53:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2014-11-05T01:08:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"176\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"187\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Humas\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@setkabgoid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Humas\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/\"},\"author\":{\"name\":\"Humas\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\"},\"headline\":\"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif\",\"datePublished\":\"2014-11-04T07:53:31+00:00\",\"dateModified\":\"2014-11-05T01:08:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/\"},\"wordCount\":827,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg\",\"articleSection\":[\"Articles\"],\"inLanguage\":\"ENH\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/\",\"name\":\"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg\",\"datePublished\":\"2014-11-04T07:53:31+00:00\",\"dateModified\":\"2014-11-05T01:08:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"ENH\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"ENH\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg\",\"width\":176,\"height\":187},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia\",\"description\":\"Kabinet Merah Putih\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"Setkab\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"ENH\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#organization\",\"name\":\"Sekretariat Kabinet\",\"alternateName\":\"Setkab\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"ENH\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png\",\"width\":720,\"height\":788,\"caption\":\"Sekretariat Kabinet\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid\",\"https:\/\/x.com\/setkabgoid\",\"https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g\",\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a\",\"name\":\"Humas\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"ENH\",\"@id\":\"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Humas\"},\"url\":\"https:\/\/setkab.go.id\/en\/author\/ecip26\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","og_description":"Oleh: Eddy Cahyono S, Staf Sekretariat Kabinet Visi prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang mandiri dibidang ekonomi, berdaulat secara politik, dan berkepribadian dalam kebudayaan, yang dielaborasi \u00a0dalam \u00a09 Agenda Prioritas (Nawa Cita) Presiden RI Joko Widodo, sejatinya merupakan strategi mendasar dalam meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing serta membangkitkan kejayaan ekonomi Indonesia. Kemandirian di bidang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/","og_site_name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","article_publisher":"https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","article_published_time":"2014-11-04T07:53:31+00:00","article_modified_time":"2014-11-05T01:08:19+00:00","og_image":[{"width":176,"height":187,"url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Humas","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@setkabgoid","twitter_site":"@setkabgoid","twitter_misc":{"Written by":"Humas","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/"},"author":{"name":"Humas","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a"},"headline":"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif","datePublished":"2014-11-04T07:53:31+00:00","dateModified":"2014-11-05T01:08:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/"},"wordCount":827,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg","articleSection":["Articles"],"inLanguage":"ENH","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/","name":"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg","datePublished":"2014-11-04T07:53:31+00:00","dateModified":"2014-11-05T01:08:19+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"ENH","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"ENH","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#primaryimage","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/Eddy-Cahyono-Sugiarto.jpg","width":176,"height":187},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/pengalihan-subsidi-bbm-pacu-ekonomi-produktif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengalihan Subsidi BBM Pacu Ekonomi Produktif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#website","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","name":"Sekretariat Kabinet Republik Indonesia","description":"Kabinet Merah Putih","publisher":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization"},"alternateName":"Setkab","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/setkab.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"ENH"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#organization","name":"Sekretariat Kabinet","alternateName":"Setkab","url":"https:\/\/setkab.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"ENH","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","contentUrl":"https:\/\/setkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/garuda.png","width":720,"height":788,"caption":"Sekretariat Kabinet"},"image":{"@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/id-id.facebook.com\/Setkabgoid","https:\/\/x.com\/setkabgoid","https:\/\/www.instagram.com\/sekretariat.kabinet\/","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCey1BgbIUz6eVz2vywc2d7g","https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Sekretariat_Kabinet_Republik_Indonesia","https:\/\/www.tiktok.com\/@setkabgoid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/e9c8db526ae0107dd2cb77bd4e94463a","name":"Humas","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"ENH","@id":"https:\/\/setkab.go.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2b97eecce3878654dd77af18f5dde09e45e0ea17340e68b8cbfebb3ac21c72aa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Humas"},"url":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/author\/ecip26\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/posts\/12860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/comments?post=12860"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/posts\/12860\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12861,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/posts\/12860\/revisions\/12861"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/media\/12812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/media?parent=12860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/categories?post=12860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/setkab.go.id\/en\/api\/wp\/v2\/tags?post=12860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}