web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 8 September 2015
  • 19891 Views

Kereta Api Ringan Jakarta – Bogor – Depok – Bekasi Manfaatkan Jalan Tol Dan Jalan Arteri

LRTDalam Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kerata Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 September 2015, disebutkan dibangun dengan memanfaatkan ruang jalan tol dan ruang milik jalan arteri.

Menurut Perpres ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan persetujuan atas pemanfaatan ruang jalan tol di ruang milik jalan tol dan ruang milik jalan arteri yang dimanfaatkan dalam rangka pembangunan prasarana Kerata Api Ringan (LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

  • 8 September 2015
  • 18945 Views

Inilah Perpres Percepatan Pembangunan Kereta Ringan Jakarta, Bogor, Depok, Dan Bekasi

LRT-2Dengan pertimbangan untuk meningkatkan pelayanan transportasi publik yang baik dalam mendukung pembangunan di wilayah Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 September 2015, telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kerata Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Menurut Perpres ini, penyelenggaraan LRT terintegrasi itu terdiri dari Lintas Pelayanan: a. Lintas Pelayanan Cawang – Cibubur; b. Lintas Pelayanan Cawang – Kuningan – Dukuh Atas; c. Lintas Pelayanan Cawang – Bekasi Timur; d. Lintas Pelayanan Dukuh Atas – Palmerah – Senayan; e. Lintas Pelayanan Cibubur – Bogor; dan f. Lintas Pelayanan Palmerah – Bogor.

  • 8 September 2015
  • 17675 Views

Kepala BNPB Willem Rampangiley Yakin Indonesia Bisa Bebas Bencana Asap

Presiden Jokowi melantik Willem Rampangiley sebagai Kepala BNPB, di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9)

Presiden Jokowi melantik Willem Rampangiley sebagai Kepala BNPB, di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangiley yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggantikan pejabat lama Syamsul Maarif, di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9) menyatakan keyakinannya Indonesia bisa bebas dari bencana asap. Namun ia tidak memastikan, hal itu akan bisa tercapai.

“Kalau tanya berapa tahun, ada berapa parameter. Kalau preventifnya bagus maka tidak akan terjadi kebakaran,” kata Willem kepada wartawan seusai pelantikan dirinya.

Willem menjelaskan, preventif itu pemerintah memberikan pemahaman kepada masyarakat bahaya dari kebakaran itu sendiri, dan dampak yang luar biasa. Bukan hanya kepada dampak ekonomi tapi terutama sekali masalah kesehatan.  “Terutama lagi ibu-ibu yang lagi hamil dan anak-anak balita. Kita tahu asap sangat tidak baik kepada  kesehatan. Kita juga lihat terjadi,” ujarnya.

  • 8 September 2015
  • 17593 Views

Marwan: Problem Keterlambatan Penyaluran Dana Desa Ada Di Kabupaten/Kota

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi  Marwan Jafar mengemukakan, keterlambatan penyaluran dana desa problemnya bukan di pusat, namun ada di Kabupaten/Kotamadya.

“Pemerintah pusat sudah selesai menyalurkan dana desa kepada seluruh kabupaten/kotamadya. Problemnya adalah sekarang kabupaten kota menyalurkan dana itu ke desa-desa,” kata Marwan kepada wartawan di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/9).

Marwan menduga, keterlambatan penyaluran dana desa itu karena ada banyak persyaratan, misalnya Peraturan Bupati maupun Peraturan Walikota yang memang disyaratkan harus dipenuhi oleh masing-masing desa. “Ini yang masih menjadi persoalan,” ujarnya.

  • 8 September 2015
  • 17103 Views

Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Toleransi Pembakar Hutan

Presiden Jokowi berbincang dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat meninjau lokasi kebakaran hutan, di OKI, Sumsel, Minggu (6/9)

Presiden Jokowi berbincang dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat meninjau lokasi kebakaran hutan, di OKI, Sumsel, Minggu (6/9)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan aparat keamanan menindak tegas perusahaan-perusahaan yang membakar lahan sehingga menyebabkan kabut asap di enam provinsi.

“Sudah saya perintahkan ke Kapolri untuk ditindak setegas-tegasnya, sekeras-kerasnya untuk perusahaan yang tidak mematuhi,” ujar Presiden Jokowi saat meninjau kebakaran hutan di Dusun Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Selatan, Minggu (6/9).

Menurut Presiden Jokowi, titik api terbanyak di Sumatera Selatan. Tapi hari ini jumlahnya menurun dari 321 menjadi 129 titik. Padahal, lanjut Presiden, tahun lalu 8.000 ha hutan yang terbakar, sekarang 1.000 ha lebih sedikit.

  • 5 September 2015
  • 22363 Views

Pemerintah Segera Laksanakan Operasi Darurat Pemadaman Kebakaran Hutan Dan Lahan

Asap RiauSebagai upaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah kawasan Sumatera dan Kalimantan yang berdampak pada munculnya gangguan kabut asap, pemerintah akan segera menyiapkan Operasi Darurat.

“Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten serta didukung TNI dan Kepolisian telah berkomitmen melaksankan operasi gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” kata Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Bambang Hendroyono saat menjelaskan hasil rapat koordinasi penanggulangan Kebakaran hutan dan lahan, di gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Sabtu (5/9) siang.

  • 5 September 2015
  • 22844 Views

Jumpa Pers Bersama Presiden Jokowi, Presiden Al Sisi Janji Jamin Keamanan Ribuan WNI Di Mesir

Presiden Jokowi berbincang santai dengan Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) sore

Presiden Jokowi berbincang santai dengan Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) sore

Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi berjanji akan memberikan jaminan keamanan bagi ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) dan juga pelajar dan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Mesir.

“Kami dengan ini menegaskan jaminan kami bahwa Pemerintah Mesir akan menjaga, memberikan pengamanan kepada mereka, kepada siapapun yang ada di wilayah Mesir,” kata Presiden Al Sisi dalam keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) petang.

Pernyataan Presiden Mesir itu disampaikan menanggapi permintaan Presiden Jokowi yang disampaikan dalam pernyataan pers bersama itu, agar Pemerintah Mesir memberikan perlindungan bagi sekitar 3.000 mahasiswa dan sekitar 1.200 buruh migran Indonesia di negara tersebut.

  • 4 September 2015
  • 27826 Views

17 WNI Tewas Tenggelam Di Lepas Pantai Malaysia, Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita

Menlu Retno Marsudi memberikan penjelasan seputar tenggelamnya kapal pengangkut WNI di Malaysia, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) petang

Menlu Retno Marsudi memberikan penjelasan seputar tenggelamnya kapal pengangkut WNI di Malaysia, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) petang

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan  17 Warga Negara Indonesia (WNI) telah meninggal dunia  dalam kecelakaan kapal kayu di perairan Sabak Berenam, Selangor, Malaysia, pada Kamis  (3/9) lalu.

“Jadi update terbaru hari ini (Jumat,4/9) paling tidak sampai pukul 14.00 WIB adalah 17 orang meninggal dunia, 20 selamat. Tim satgas kita masih berada di lapangan dan pencarian masih akan dilakukan dalam beberapa hari ini,” kata Menlu Retno, usai mendampingi Presiden Jokowi menerima kunjungan Presiden Mesir Abdul Fatah As-sisi  di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9).

Mereka yang selamat terdiri dari 10 warga Provinsi Aceh, dua orang Sumatera Utara, satu warga Sumatera Barat, tiga warga Surabaya, dan  WNI lain yang belum diketahui asalnya.

  • 4 September 2015
  • 23763 Views

Presiden Jokowi: Mesir Ingin Belajar Demokrasi Dari Indonesia

Presiden Jokowi dan Presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi dalam konperensi pers bersama, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) petang

Presiden Jokowi dan Presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi dalam konperensi pers bersama, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) petang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi ingin belajar  dari Indonesia cara mengembangkan demokrasi.  Presiden Mesir menilai Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, dan sekaligus negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

“Kami  bertukar pikiran mengenai memajukan demokrasi dan Islam yang rahmatan lil alamin, termasuk di dalamnya kami juga berbicara masalah yang berkaitan dengan radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama Presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9) petang.

  • 4 September 2015
  • 25319 Views

Hadapi Kabut Asap, Presiden Jokowi Minta Gubernur, Bupati/Walikota Berada Di Tengah Masyarakat

Asap RiauPresiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepekaan Gubernur, Bupati dan Walikota yang daerahnya dilanda bencana asap, untuk tetap berada di tengah masyarakat dan mengatasi bencana kabut asap di wilayah masing-masing.

“Gubernur, dilanda kabut asap, seperti di Jambi, Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Bupati dan Walikota di daerah bencana asap agar tetap berada di tengah masyarakat dan melaksanakan kegiatan mendesak memadamkan sumber api,” kata Presiden Jokowi dalam arahannya kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, KSAD Jenderal Mulyono, KSAL Laksamana Ade Supandi, KSAU Marsekal Agus Supriatna, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri ESDM Sudirman Said, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Muarif, dan Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (4/9) siang.