web analytics

Home

BERITA

  • 2 September 2015
  • 1380 Views

Meski Kondisi Ekonomi Lebih Baik, Presiden Jokowi Ingatkan Perlunya Deregulasi Besar-besaran

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/9)

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/9)

Meskipun kondisi ekonomi kita saat ini kalau dibandingkan dengan tahun 1998 maupun 2008 jauh lebih baik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajaran pemerintahan harus hati-hati, dan waspada.

“Apapun seperti yang saya sampaikan pada rapat kabinet yang lalu, diperlukan deregulasi besar-besaran dan pembuatan regulasi yang baru yang betul-betul memberikan iklim yang baik pada ekonomi kita dalam waktu yang secepat-cepatnya,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/9).

  • 2 September 2015
  • 2233 Views

Dilantik Jadi KSP, Teten Masduki Mengaku Baru Tahu Jam 8 Pagi

Seskab Pramono Anung memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9)

Seskab Pramono Anung memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9)

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi, mengaku dirinya baru mengetahui rencana pelantikan itu pada pukul 08.00 WIB pagi ini.

“Baru tadi pagi jam 8 lebih lah, setengah sembilan Keputusan Presiden (Keppres)-nya baru ditandatangan. Kemarin, juga saya seharian sama Bapak (Presiden Jokowi, red), Bapak nggak bilang. Ya sudah, saya ditugaskan oleh beliau untuk di KSP,” kata Teten kepada wartawan seusai pelantikan dirinya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi.

  • 2 September 2015
  • 2479 Views

Gantikan Luhut Pandjaitan, Presiden Jokowi Lantik Teten Masduki Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada Teten Masduki, yang baru dilantiknya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada Teten Masduki, yang baru dilantiknya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi

Teka-teki mengenai siapa yang ditunjuk menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) terjawab sudah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Teten Masduki, yang sebelumnya menjabat sebagai Tim Komunikasi Presiden, sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Pandjaitan yang telah dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9).

Teten Masduki diangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 91/P/2015 tentang  pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan, dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.

  • 1 September 2015
  • 5818 Views

Terima Direktur IMF, Presiden Jokowi: Tidak Bicara Utang, Diskusi Perekonomian Global

IMF

Presiden Jokowi dan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christina Lagarde, mengggelar konperensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9) sore.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution , Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menerima kunjungan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christina Lagarde, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9) sore.

Presiden Jokowi mengatakan, dalam pertemuan itu didiskusikan tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian. Sama sekali tidak dibicarakan masalah pemberian utang.

“Tidak ada (pembahasan soal utang). Kami berdiskusi tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian,” kata Presiden Jokowi dalam konperensi pers bersama Christine Lagarde yang digelar seusai pertemuan keduanya.

  • 1 September 2015
  • 7530 Views

Temui Warga, Presiden Jokowi Dan Ibu Negara Bagikan Paket Sembako

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan paket sembako kepada warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/9)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana membagikan paket sembako kepada warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/9)

Setelah akhir pekan lalu mengunjungi warga Tanah Tinggi, Johar Baru, dan Kampung Rawa, Jakarta Pusat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bertemu warga DKI Jakarta. Kali ini, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menemui warga Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk , dan warga Jalan Kalianyar II, Tambora, Selasa (1/9), untuk membagikan bahan sembako.

Kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo disambut ratusan warga yang memadati lapangan bulutangkis di RT 10 RW 08, Kelurahan Kedoya, Kecamatan Kebon Jeruk, dan juga Mushola Sohibul Istiqomah, di Jalan Kalianyar II, Tambora.

  • 1 September 2015
  • 9364 Views

Saat Presiden Jokowi Undang Pengojek, Sopir Mikrolet, Sopir Taksi, Makan Siang Di Istana

Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang

Presiden Jokowi makan siang dengan seratusan tukang ojek, sopir mikrolet, sopir taksi, dsb, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang seratusan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi untuk makan siang bersama di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9) siang.

“Saya mengundang ke sini hanya untuk makan siang, tidak ada kepentingan lain,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato penyambutan makan siang untuk puluhan pengojek, sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini dan sopir taksi, yang baru pertama kalinya diselenggarakan di Istana Negara ini.

  • 1 September 2015
  • 7874 Views

Seskab: Keyakinan Presiden Jokowi Bangkitkan Optimisme Hadapi Turbulensi Ekonomi

Seskab Pramono Anung berdialog dengan Tim Redaksi Tempo, di ruang kerjanya, Selasa (1/9)

Seskab Pramono Anung berdialog dengan Tim Redaksi Tempo, di ruang kerjanya, Selasa (1/9)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung Wibowo mengemukakan, sekarang ini ada kesadaran kolektif bahwa melesatnya nilai tukar dollar AS terhadap rupiah menjadi seperti sekarang ini bukan semata-mata karena persoalan policy dalam negeri, tapi sudah menjadi persoalan dunia.

Kalau lihat konstruksinya negara kita dibandingkan dengan negara lain, menurut Pramono, Indonesia relatif lebih stabil. Di kawasan ASEAN, dibandingkan dengan Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, menurut Pramono, Indonesia itulebih stabil, karena memang pondasi ekonomi kita cukup baik.

BERITA TERPOPULER

  • 2 September 2015
  • 1381 Views

Meski Kondisi Ekonomi Lebih Baik, Presiden Jokowi Ingatkan Perlunya Deregulasi Besar-besaran

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/9)

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/9)

Meskipun kondisi ekonomi kita saat ini kalau dibandingkan dengan tahun 1998 maupun 2008 jauh lebih baik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajaran pemerintahan harus hati-hati, dan waspada.

“Apapun seperti yang saya sampaikan pada rapat kabinet yang lalu, diperlukan deregulasi besar-besaran dan pembuatan regulasi yang baru yang betul-betul memberikan iklim yang baik pada ekonomi kita dalam waktu yang secepat-cepatnya,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/9).

  • 2 September 2015
  • 2234 Views

Dilantik Jadi KSP, Teten Masduki Mengaku Baru Tahu Jam 8 Pagi

Seskab Pramono Anung memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9)

Seskab Pramono Anung memberikan ucapan selamat kepada Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9)

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi, mengaku dirinya baru mengetahui rencana pelantikan itu pada pukul 08.00 WIB pagi ini.

“Baru tadi pagi jam 8 lebih lah, setengah sembilan Keputusan Presiden (Keppres)-nya baru ditandatangan. Kemarin, juga saya seharian sama Bapak (Presiden Jokowi, red), Bapak nggak bilang. Ya sudah, saya ditugaskan oleh beliau untuk di KSP,” kata Teten kepada wartawan seusai pelantikan dirinya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi.

  • 2 September 2015
  • 2480 Views

Gantikan Luhut Pandjaitan, Presiden Jokowi Lantik Teten Masduki Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada Teten Masduki, yang baru dilantiknya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada Teten Masduki, yang baru dilantiknya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9) pagi

Teka-teki mengenai siapa yang ditunjuk menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) terjawab sudah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Teten Masduki, yang sebelumnya menjabat sebagai Tim Komunikasi Presiden, sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Luhut Pandjaitan yang telah dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/9).

Teten Masduki diangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 91/P/2015 tentang  pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan, dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.

  • 2 September 2015
  • 1751 Views

Inflasi Agustus 2015, Terendah Sejak Tahun 2007

Angkutan Umum-1Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin, menyampaikan bahwa pada Agustus 2015 terjadi inflasi sebesar 0,39 persen. Dengan demikian, maka inflasi tahun kalender (Januari-Juli 2015) mencapai 2,29 persen, sementara inflasi tahun ke tahun (Year on Year) sebesar 4,92 persen. Sebagai informasi, nilai inflasi sebesar 0,39 persen tersebut merupakan yang terendah sejak tahun 2007.

Dari 82 Kota IHK, BPS mencatat 59 kota mengalami inflasi, dan 23 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjungpandan sebesar 2,92 persen, dan inflasi terendah terjadi di Sumenep sebesar 0,02 persen. Sementara itu, untuk deflasi, tertinggi terjadi di Ambon sebesar -1,77 persen.

ARTIKEL

PERATURAN

  • PRORAKYAT
  • PERATURAN
  • NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • INTERNASIONAL
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN

    SUARA RAKYAT

    Suara Rakyat 9

    Pada masa Presiden SBY, pendapatan per kapita meningkat 300% lebih, dari Rp 10,54 juta (2004) menjadi Rp 36,5 juta (2013).(9949)


    Suara Rakyat 8

    Pertumbuhan ekonomi rata-rata hampir 6%, tertinggi kedua di dunia pada 2012 dan tertinggi kedua di antara negara-negara G-20 pada tahun 2013. (9949)


    Suara Rakyat 7

    Selama Pemerintahan SBY, telah dikucurkan Kredit Usaha Rakyat Rp 137,69 triliun bagi 10,03 juta pelaku UMKM.


    Suara Rakyat 6

    Pak SBY, tetap doa mohon "petunjuk, rahmat, karunia" dalam menjalankan roda Pemerintahan serta diberikan sehat, tenang, selaras dan semangat, amin, kami mendukung bapak.


    Suara Rakyat-5

    RI juara

    harland
    Suara Rakyat 4

    Selamat atas terpilihnya Bapak Jokowi sebagai presiden RI ke-7

    Harland
    Suara Rakyat 1

    Pak SBY, Pak tolong guru honor Daerah di Padang Lawas Utara yang sudah lama mengabdi yang masuk dalam K1 tapi belum di angkat jadi PNS sebanyak 81 orang. (08137630xxxx)

    Suara Rakyat 1
    nn
    Suara Rakyat 2

    Selama Presiden SBY, angka kemiskinan turun dari 16,7 (2004) menjadi 11,37% (2013) dan pengangguran dari 9,9% (2004) menjadi 6,25% (2013). (08128241xxxx)

    Suara Rakyat 2
    nn
    Suara Rakyat 3

    Pada masa Presiden SBY, pendapatan per kapita meningkat 300% lebih, dari Rp 10,54 juta (2004) menjadi Rp 36,5 juta (2013).(9949)

    Suara Rakyat 3
    hh

    Read More Testimonials »