web analytics

Home

BERITA

  • 19 October 2017
  • 753 Views

Kendalikan Konsumsi, Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 10,04% Berlaku Per Januari 2018

Menkeu menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (19/10) siang. (Foto: Humas/Nia)

Menkeu menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan Ratas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/10) siang. (Foto: Humas/Nia)

Mempertimbangkan pandangan masyarakat agar terutama dari aspek kesehatan agar konsumsi rokok harus terus dikendalikan, dan juga untuk mencegah makin banyaknya peredaran rokok ilegal, pemerintah memutuskan akan menaikkan cukai rokok sebesar 10,04%, yang akan berlaku mulai 1 Januari 2018 mendatang.

Keputusan kenaikan cukai rokok itu disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati usai melakukan Rapat Terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/10) siang. 

  • 19 October 2017
  • 768 Views

Kerja Sama Dengan Kemenko Kemaritiman, UKP PBM RI-Malaysia Gelar Bimtek Negosiator Batas Maritim

Acara Bimtek Negosiator Batas Maritim yang dikemas dalam bentuk FGD, di Hotel Hyatt Regency, Yogyakarta, 19-20 Oktober. (Foto: Eddy Soetjipto)

Acara Bimtek Negosiator Batas Maritim yang dikemas dalam bentuk FGD, di Hotel Hyatt Regency, Yogyakarta, 19-20 Oktober. (Foto: Eddy Soetjipto)

Kantor Utusan Khusus Presiden (UKP) bidang Penetapan Batas Maritim (PBM) RI-Malaysia bekerja sama dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Kemaritiman menyelenggarakan Bimbingan Tehnik (Bimtek) Negosiator Batas Maritim yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD), di Hotel Hyatt Regency, Yogyakarta, 19-20 Oktober.

Utusan Khusus Presiden bidang PBM RI-Malaysia, Eddy Pratomo, dalam sambutannya saat membuka FGD ini mengatakan, bahwa negosiasi batas maritim adalah proses panjang dan kompleks. Karena itu, penting untuk menjaga kelanjutan tim negosiasi, dan melengkapi mereka dengan keterampilan yang diperlukan. 

  • 19 October 2017
  • 956 Views

Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Untuk Kejar Ketertinggalan Dari Negara Lain

Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Secara Serempak di Seluruh Wilayah Indonesia Tahun 2017, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (19/10) pagi

Presiden Jokowi berfoto bersama Tenaga Kerja Konstruksi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (19/10). (Foto: Humas/Deni)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, bahwa salah satu kunci untuk memenangkan persaingan, memenangkan kompetisi, adalah pembangunan infrastruktur. Ini menjadi pondasi yang sangat basic sekali, sangat mendasar sekali.

“Jangan bermimpi kita bisa bersaing dengan negara-negara lain, bisa berkompetisi dengan negara-negara lain dan memenangkannya kalau infrastruktur kita tertinggal,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Secara Serempak di Seluruh Wilayah Indonesia Tahun  2017, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (19/10) pagi.

  • 19 October 2017
  • 1901 Views

Tidak Boleh Pihak Ketiga, Menkeu: Swakelola Dana Desa Agar Penyerapan Tenaga Kerja Maksimal

Menkeu menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) membahas Optimalisasi Dana Desa di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Humas/Oji)

Menkeu menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Ratas membahas Optimalisasi Dana Desa di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Humas/Oji)

Presiden meminta kepada para menteri terkait untuk memperhatikan dalam hal desain untuk penggunaan dana desa terutama tahun 2018. Pedoman Presiden adalah selama ini penggunaan dana desa dipakai untuk beberapa tujuan pembangunan prasarana desa, membangun masyarakat desa, membangun institusi atau organisasi di desa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) membahas Optimalisasi Dana Desa di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). 

  • 18 October 2017
  • 6428 Views

Pemerintah Siapkan Promosi Sail Sabang 2017 Hingga Mancanegara

Rakor bidang publikasi, promosi, dan dokumentasi Sail Sabang 2017, di Kementerian Pariwisata, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Nia)

Rakor bidang publikasi, promosi, dan dokumentasi Sail Sabang 2017, di Kementerian Pariwisata, Rabu (18/10). (Foto: Kemenpar)

Pemerintah akan menggelar event pariwisata Sail Sabang 2017 pada 28 November s.d. 5 Desember 2017 mendatang. Berbeda dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, event Sail kali ini lebih diarahkan kepada promosi pariwisata.

“Sejak Sail Karimata di tahun 2016, pelaksanaan sail lebih diarahkan kepada promosi pariwisata,” demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pinata dalam rapat koordinasi (rakor) bidang publikasi, promosi, dan dokumentasi Sail Sabang 2017, di Kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (18/10) pagi.

  • 18 October 2017
  • 8429 Views

Untuk Pengawasan, Menteri Desa: Satgas Dana Desa Bekerja Sama dengan Kepolisian dan KPK

Menteri Desa PDTT usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Optimalisasi Dana Desa di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Oji)

Menteri Desa PDTT usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Optimalisasi Dana Desa di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Oji)

Laporan yang disampaikan kepada Presiden yakni pencapaian dana desa selama dua setengah tahun ini dalam hal penggunaaan dana desa, tata kelolanya sudah lebih baik terlihat dari penyerapan naik dari 2015 hanya 82%, dan setelah dinaikkan dua kali lipat penyerapannya menjadi 97%.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Eko Putro Sandjojo usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Optimalisasi Dana Desa di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). Menteri Desa PDTT juga menyampaikan bahwa tahun 2017 ini sampai dengan September lalu penyerapannya sudah hampir 90% yang menunjukkan masyarakat, perangkat desa mampu belajar dan tata kelolanya sudah lebih baik.

  • 18 October 2017
  • 7215 Views

Terkait LRT dan MRT, Seskab: Sesuai Arahan Presiden Akan Dibahas Kembali

Seskab Pramono Anung Seskab usai mendampingi Presiden Jokowi menerima Emir Qatar dan Ratas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Oji)

Seskab Pramono Anung Seskab usai mendampingi Presiden Jokowi pada Ratas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Oji)

Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung menjelaskan bahwa tentang Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), dan hal yang berkaitan lainnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan akan dibahas dengan pemerintah yang baru, artinya dengan Gubernur Anies dan Wakil Gubernur Sandi.

Hal tersebut disampaikan Seskab usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Emir Qatar dan Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). “Nah untuk itu tentunya dalam waktu dekat ini kalau ada permintaan dari Pak Anies atau Pak Sandi, segera kita adakan sesuai dengan arahan Presiden,” tambah Seskab. 

  • 18 October 2017
  • 7628 Views

Soal Investasi Qatar, Menlu Retno Tegaskan Komitmen Presiden Jokowi Promosi “10 New Bali”

Menlu Retno menjawab pertanyaan wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi terima kunjungan Emir Qatar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Oji)

Menlu Retno usai mendampingi Presiden Jokowi terima kunjungan Emir Qatar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Oji)

Kunjungan Emir Qatar merupakan balasan dari kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dua tahun yang lalu dan hal ini bagian dari rangkaian agenda ke beberapa negara Asia Tenggara. Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi usai mendampingi Presiden Jokowi menerima kunjungan kenegaraan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10).

“Pembicaraan tadi dengan Presiden fokusnya adalah kerja sama di bidang kerja sama ekonomi. Presiden membahas secara khusus dua hal. Yang pertama mengenai masalah infrastruktur. Yang kedua adalah mengenai masalah turisme. Sementara itu ada kerja sama yang sudah berjalan cukup lama adalah kerja sama di bidang gas, di bidang energi, tapi khususnya adalah di bidang gas. Jadi intinya untuk infrastruktur,” tutur Menlu.

  • 18 October 2017
  • 9388 Views

Bahas Optimalisasi Dana Desa, Presiden Jokowi Minta Ada Pendampingan, Dikawal, dan Diawasi

Presiden Jokowi saat memimpin ratas membahas mengenai dana desa di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Anggun)

Presiden Jokowi saat memimpin ratas membahas mengenai dana desa di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Anggun)

Usai menerima Emir Qatar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10) membahas mengenai Optimalisasi Dana Desa. Mengawali pengantarnya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia memiliki 74.958 desa dan 8.430 kelurahan yang semuanya perlu untuk dibangun.

“Kita ingin perekonomiam di desa bisa bergerak tidak kalah cepatnya dengan pergerakan ekonomi yang ada di kota. 2015 telah kita berikan 20,76 triliun, tahun 2016 diberikan 46,98 triliun, tahun 2017 sebesar 60 triliun. Ini adalah jumlah yang sangat besar dan yang perlu kita pastikan adalah dana itu berjalan optimal di lapangan,” tutur Presiden.

  • 18 October 2017
  • 8157 Views

Terima Emir Qatar, Presiden Jokowi: Untuk Tingkatkan Kerja Sama Infrastruktur dan Pariwisata

Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers bersama Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Oji)

Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers bersama Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10). (Foto: Humas/Oji)

Kunjungan kali ini sangat penting karena bertepatan dengan 41 tahun hubungan diplomatik Republik Indonesia dan Qatar. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menerima kunjungan kenegaraan dari Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10).

Dalam kesempatan tersebut, Emir Qatar membawa serta delegasi bisnis yang besar. “Kunjungan Emir Al Thani juga disertai dengan delegasi bisnis yang sangat besar dan Paduka Yang Mulia Emir Al Thani dan saya tadi telah membahas upaya memperkuat kerja sama di bidang infrastruktur dan tourism,” tutur Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan dalam jumpa pers bersama.

ARTIKEL

NUSANTARA

  • NUSANTARA
  • TRANSKRIP PIDATO PRESIDEN