web analytics

Blog

Pengantar Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas tentang Penurunan Stunting, 5 April 2018 Pukul, di Kantor Presiden, Jakarta

Oleh: Humas ; Diposkan pada: 5 Apr 2018 ; 2161 Views Kategori: Transkrip Pidato

Logo-Pidato2Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ratas sore hari ini akan membahas mengenai penurunan stunting. Kenapa perlu kita bahas soal stunting? Karena sudah sering saya tegaskan bahwa  tahapan besar percepatan pembangunan infrastruktur setelah akan selesai, kita akan masuk ke tahapan besar yang kedua, yaitu investasi peningkatan kualitas  SDM, kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dan stunting atau gagal tumbuh merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Anak stunted tidak hanya secara fisik tumbuh terlalu pendek atau kerdil untuk usianya, tapi juga mengganggu perkembangan otaknya. Dan, selanjutnya akan mempengaruhi daya serap dan prestasi di sekolah, dan mempengaruhi produktivitas, kemudian mempengaruhi kreativitas di usia-usia yang produktif.

Saya juga ingin menekankan bahwa upaya penurunan angka stunting adalah kerja bersama yang harus melibatkan semua elemen masyarakat, terutama ibu-ibu PKK dan juga perlu pengaktifan kembali secara maksimal fungsi-fungsi Posyandu di kampung, di desa desa. Dan saya minta supaya untuk dibuat  rencana aksi yang lebih terpadu, lebih terintegrasi yang mempunyai dampak yang konkret di lapangan. Mulai dari intervensi pada pola makan, pada pola asuh, dan juga yang berkaitan dengan sanitasi.

Selama ini kita sudah 3 tahun ini membagi biskuit untuk ibu hamil dan balita. Dan saya lihat itu belum cukup, tidak cukup, perlu dilengkapi lagi dengan ikan, dengan susu, dengan telur, dengan kacang hijau. Dan selain itu, sanitasi pelayanan dasar ketersediaan air bersih dan juga MCK juga harus betul-betul kita perhatikan. Mengedukasi publik dan Gerakan Hidup Sehat harus lebih digencarkan lagi agar lingkungan tempat tumbuh kembang anak-anak menjadi sebuah lingkungan yang sehat.

Saya rasa  itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan.

Artikel lainnya :