Sambutan Presiden Joko Widodo pada Peluncuran Program Industri Padat Karya Menciptakan Lapangan Kerja, Di PT Adis Dimension Footwear, Balaraja, Propinsi Banten, 5 Oktober 2015

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 5 Oktober 2015
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 11.948 Kali

Logo PidatoBismillahirahmanirrahim.

Assalamualaikum wr.wb.

Selamat siang, salam sejahtera bagi kita semuanya.

Yang saya hormati seluruh Menteri kabinet kerja yang hadir beserta Kepala BKPM.

Yang saya hormati Gubernur Banten beserta Pak Bupati Tangerang.

Seluruh pimpinan perusahaan dan khususnya 16 Direktur Utama perusahaan industri padat karya, yang pada siang hari ini hadir. Khususnya pimpinan PT Adis Dimension yang menjadi tuan rumah.

Hadirin dan tamu undangan yang berbahagia,

Saat ini memang ekonomi dunia melambat. Pelambatan itu juga terjadi di negara kita, tetapi selalu saya sampaikan, kita harus optimis. Kenapa seperti itu? Karena masih banyak peluang-peluang di negara kita yang bisa kita angkat menjadi sebuah investasi, menjadi sebuah lapangan pekerjaan.

Minggu yang lalu sudah disampaikan oleh pemerintah, bahwa sekarang izin ke BKPM hanya tiga jam untuk izin prinsip, izin PT, izin NPWP. jadi mengurus izin prinsip, pembuatan PT, NPWP hanya tiga jam. Tapi tunggu tiga minggu lagi karena masih disiapkan perangkatnya. Perintah saya kan masih minggu kemarin, sudah disampaikan tiga minggu lagi perangkat selesai, langsung. Saya berikan target tanggal 26 (Oktober) tidak boleh mundur.

Bapak/Ibu semuanya investor dari perusahaan kalau datang sudah akan dilayani maksimal tiga jam. Kalau masih ada yang lebih dari tiga jam, sampaikan pada saya, berarti masih ada yang harus ditambah, diperbaiki.

Dua minggu yang lalu saya sampaikan kepada seluruh menteri dan Kepala BKPM. Investasi di UEA, di Dubai hanya satu jam. Saya minta di sini juga satu jam, tapi munculnya minggu kemarin lapor ke saya, “Pak, satu jam tidak bisa, Pak, bisanya tiga jam.” Ya sudah, tiga jam okelah, nggak papa. Tapi sebelumnya berapa hari? Delapan hari. Sekarang tiga jam. Berarti bisa dipersingkat.

Kemudian kalau investor mau, dan sudah berhubungan dengan kawasan industri, kawasan industrinya siap, dengan tiga izin itu, langsung bisa konstruksi.

Kalau tidak berani melakukan terobosan-terobosan seperti itu, ditinggal kita. Benar tidak? Karena kompetisi ini antar negara. Kalau tradisi lama, pola-pola lama masih kita pakai terus, tidak akan ada orang yang datang berinvestasi di negara kita.

Jadi saya sangat mebgapresiasi, industri padat karya yang tadi sudah dibacakan oleh Kepala BKPM. Tetapi ingin saya ulang lagi, biar lebih jelas. Jadi tadi disampaikan, saya bacakan saja semuanya.

1. PT Pou Yuen Indonesia, rencana akan merekrut tenaga kerja 15.000 orang. Tetapi tahun ini sudah dimulai 3.000 orang. Artinya kan stepnya sudah ada, rekrutmen tahun in. Bagus sekali.

2. PT Chang Sin Reksa Jaya, tahun ini sudah rekrutmen 2.300 orang dari rencana 2.300 orang. Ini juga bagus sekali.

3. PT Feng Tay Indonesia Enterprise, rencana 2.000 orang, tahun ini juga sudah rekrutmen 2.000 orang.

4. PT Sri Rejeki Isman, tidak tahun ini tetapi tahun depan 1.400 orang, sebuah berita yang bagus.

5. PT Nesia Pan Pacific, rencana 12.600 orang, tahun ini sudah memulai rekrutmen 4.000 orang.

6. PT Eco Smart Garmen Indonesia, rencana 13.000 orang, tahun ini sudah rekrutmen 6.000 orang.

7. PT Apparel One Indonesia, rencana 10.800 orang, tahun depan memulai rekrutmen 4.500 orang.

8. PT Parkland World Indonesia, rencana 20.000 orang, tahun depan mulai rekrutmen 5.000 orang.

9. PT Selalu Cinta Indonesia, rencana 10.000 orang, realisasi tahun ini sudah 5.000 orang.

10. PT Seng Dam Abadi Jaya, rencana 9.000 orang, tahun 2016 3.000 orang.

11. PT Kaldu Sari Nabati, rencana 5.280 orang, tahun ini sudah 3.780 orang. Sangat bagus.

12. PT Adis Dinamika Sentosa, rencana 5.000 orang, tahun ini sudah 2.000 orang.

13. PT Jaya Perkasa Textile, rencana tahun 2016 11.000 ribu orang.

14. PT Delta Merlin Dunia Textile. Rencana tahun ini 2.300 orang.

15. PT Delta Merlin Sandang Textile, rencana 1.600 orang, tahun ini 400 orang.

16. PT Rayon Utama Makmur, rencana 5.000 orang, tahun ini 1.000 orang.

Total dari 16 perusahaan ini, tahun 2015 ada 26.780 orang yang direkrut pada tahun ini. Dan tahun 2016 ada 47.000 yang akan ditambahkan. Hanya 16 perusahaan yang tadi saya sebut, nanti, sebentar lagi, 2-3 minggu lagi kita akan sampaikan, berapa rekrutmen dari sekian perusahaan yang lain. Urut terus setiap bulan akan saya sampaikan.

Supaya apa? Ada optimisme. Jangan yang diberitakan hanya PHK. Kalau saya tanya, coba cari mana yang PHK. Suruh cari Kepala BKPM, tidak ketemu. Kalau ada, saya sampaikan, kesulitannya apa tolong sampaikan kepada Menteri Perindustrian, Menko Perekonomian, Kepala BKPM. Untuk apa? Kalau ada hal yang bisa kita bantu, kita akan bantu. Karena ini menyangkut rakyat yang bekerja di perusahaan. Itu yang ingin kita selesaikan.

Dengan optimisme itulah, sebetulnya kita akan bisa menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi yang ada di negara kita.

Saya yakin pada semester II ini semoga pertumbuhan ekonomi sudah naik, negara yang lain anjloknya lebih dari satu, lebih dari 1,5, kita akan turun 0,3. Tapi baru dua hari yang lalu saya diberikan data dan laporan, bahwa kelihatan sudah ada kenaikan pertumbuhan ekonomi, karena apa? Belanja BBM, APBD Propinsi, APBD Kabupaten/Kota, juga sudah di atas 60 persen. APBN data yang saya terima pada jumat kemarin sudah 64 persen. Perkiraan kita pada akhir tahun, jatuhnya pada 92-94 persen serapan anggaran. Sehingga kita harapkan itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara kita.

Optimisme itulah yang terus ingin saya sampaikan. Jangan sampai pada situasi yang seperti ini, ekonomi melambat, justru yang ada pesimisme. Tidak.

Saya sampaikan, yang harus kita tumbuhkan adalah optimisme, tidak ada yang lain. Negara yang lain boleh turun, tapi kita harus optimis bahwa Indonesia bisa naik pertumbuhannya. Dan kita harapkan tahun depan betul-betul nantinya sudah merangkak step demi step untuk tahun-tahun berikutnya.

Saya kira itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Sekali saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada seluruh industri, investasi padat karya yang pada hari ini hadir, dan kita berharap kerja sama ini bisa diteruskan, investasi bisa ditambah terus, ekspansi perusahaan juga bisa diteruskan. Karena kita optimis bahwa dengan itulah ekonomi Indonesia akan lebih baik.

Terima kasih, saya tutup.

Wassalamualaikum wr.wb.

(Humas Setkab)

Transkrip Pidato Terbaru