Ada Korban Jiwa, Gempa 6,5 SR Guncang Pidie Jaya

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 7 Desember 2016
Kategori: Nusantara
Dibaca: 21.683 Kali
Masjid Ulee Glee di Kec. Bandar Baru Kab Pidie Jaya runtuh akibat gempa 6.5 SR di Pidie Jaya, Rabu (7/12) pagi.

Masjid Ulee Glee di Kec. Bandar Baru Kab Pidie Jaya runtuh akibat gempa 6.5 SR di Pidie Jaya, Rabu (7/12) pagi.

Gempabumi tektonik dengan kekuatan 6,5 SR mengguncang wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh pada Rabu (7/12) pukul 05.03 WIB. Akibatnya, sejumlah bangunan roboh dan rusak berat, dan dipastikan ada korban jiwa namun jumlahnya masih dalam pendataan.

Menurut Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempabumi terjadi pukul 05. 03.36 WIB dengan kekuatan Magnitude 6,4 Skala Richter (SR). Pusat gempabumi terletak pada 5,19 LU dan 96,36 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km. Gempa tidak memicu tsunami.

Hasil analisis peta tingkat guncangan dari BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan kuat terjadi di daerah Busugan, Meukobrawang, Pangwabaroh, Meukopuue, Tanjong, Meukorumpuet, Panteraja, Angkieng, dan Pohroh pada skala intensitas III SIG-BMKG (VI MMI). Seluruh wilayah ini diperkirakan berpotensi mengalami dampak gempabumi berupa kerusakan ringan seperti retak dinding dan atap rumah bergeser.

Sementara Kepala Biro Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya Rabu (7/12) pagi melaporkan, gempa sangat kuat dirasakan selama 15 detik di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Pidie.

“Masyarakat panik dana berhamburan keluar rumah. Laporan sementara dari BPBD ada beberapa rumah dan bangunan roboh,” kata Sutopo.

Ia menyebutkan, bangunan di Kecamatan Bandarbaru Kabupaten Pidie Jaya roboh. Sebuah rumah di perbatasan antara Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya yaitu di Kecamatan Gelumpang Tiga Kabupaten Pidie juga roboh dan menimpa penghuninya. Juga ada 1 orang luka, 10 ruko roboh, 4 rumah roboh, beberapa tiang listrik roboh di Pidie Jaya.

Selain itu, lanjut Sutopo, ada beberapa bangunan di Ulle Glee Kabupaten Pidie roboh. Sedangkan di Kabupaten Bireuen terdapat masjid yang rusak akibat gempa.

Menurut Sutipo, BNPB masih terus melakukan kajian dan koordinasi dengan BPBD. “Tim Reaksi Cepat BPBD sudah berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan pada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara hasil monitoring BMKG menunjukkan hingga pukul 5.30 WIB sudah terjadi gempabumi susulan sebanyak 5 kali dengan kekuatan terbesar M=4,8.

Namun menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Moch. Riyadi, tren kekuatan gempabumi susulan semakin kecil. Untuk itu, masyarakat dihimbau agar tetap tenang.

“Ikuti arahan BPBD setempat, dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pinta Riyadi.

(EN/Humas BNPB/ES)

Nusantara Terbaru