Akhir Bulan Ini Pemerintah Putuskan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 11 Agustus 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 27.011 Kali
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana saat peringatan Hari Anak Nasional 2015, di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (11/8)

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana saat peringatan Hari Anak Nasional 2015, di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (11/8)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, keputusan mengenai siapa yang berhak menangani pembangunan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung akan disampaikan pemerintah pada akhir Agustus 2015 ini, setelah memperoleh masukan dari konsultan terpilih.

“Akhir bulan ini akan kita putuskan setelah melalui tahapan assesment dari konsultan yang akan memberikan masukan kepada pemerintah,” kata Presiden Joko Widodo usai peringatan Hari Anak Nasional 2015 di Istana Bogor, Selasa (11/8).

Menurut Presiden, penilaian terhadap calon investor yang akan menangani pembangunan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung menyangkut semua aspek baik dari sisi biaya, sisi teknis, konstruksi maupun teknologinya.

“Kita juga berhitung mengenai kerja sama jangka panjang, soal kandungan lokal dan lainnya. Semua kita hitung. Kalau sudah diputuskan nanti akan kita umumkan,” kata Jokowi.

Ketika ditanya konsultan yang akan dipilih dari mana, Presiden mengatakan akan dipilih yang tidak ada konflik kepentingannya.

Presiden menjelaskan, studi kelayakan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung itu sudah 100 persen selesai, dan Senin (10/8) kemarin sudah diserahkan kepada Pemerintah Indonesia.

“Di situ juga ada tawaran mengenai investornya, tawaran mengenai selesainya. Semua sudah dipaparkan komplit, tinggal dinilai, maksudnya mana yang akan dipakai,” papar Presiden.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Presiden Jokowi menerima hasil studi kelayanan terhadap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dari Pemerintah Tiongkok yang disampaikan pemerintah RRT melalui Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Tiongkok Xu Shaoshi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/8) kemarin.

Menko Perekonomian Sofyan Djalil yang mendampingi Presiden Jokowi mengatakan, dalam pertemuan itu delegasi Pemerintah RRT yang dipimpin Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Xu Shaoshi melaporkan hasil studi kelayakan perusahaan Tiongkok terhadap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Pemerintah telah menerima hasil studi itu dan akan mempelajari serta memutuskannya dalam waktu secepatnya,” kata Sofyan kepada wartawan dalam konperensi pers bersama Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Xu Shaoshi, seusai pertemuan dengan Presiden Jokowi.

(WID/ES)

Berita Terbaru