Aktivitas Gunung Raung Masih Tinggi, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Hati-Hati

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 12 Juli 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 24.900 Kali

RaungPresiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat yang tinggal berdekatan atau melintasi wilayah Gunung Raung, di Banyuwangi, Jatim, untuk berhati-hati mengingat aktivitas gunung tersebut masing tinggi.

“Aktivitas Gunung Raung masih tinggi, harap berhati-hati,” kata Jokowi melalui akun twitternya @jokowi yang diunggahnya Sabtu (11/7) malam.

Presiden menegaskan, bahwa pemerintah terus bekerja tanggap bencana demi keselamatan warga.

Sebagaimana diketahui sejak tanggal 21 Juni 2015, aktifitas vulkanik Gunung Raung terus mengalami peningkatan. Aktivitas vulkanik, ditandai dengan letusan abu, dan lontaran material pijar di kawah puncak serta terekamnya Gempa Tremor dengan amplituda maksimum yang terus meningkat secara signifikan, sehingga tingkat aktivitas G. Raung terhitung tanggal 29 Juni 2015, pukul 09.00 WIB dinaikan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Terkait dengan kondisi tersebut, sebanyak lima bandar udara, Jumat (10/7), ditutup akibat pengaruh penyebaran debu vulkanik akitivitas Gunung Raung. Kelima bandara tersebut adalah Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali, Bandara Internasional Lombok, Bandara Selaparang di Lombok, Bandara Blimbingsari di Banyuwangi dan Bandara Notohadinegoro di Jember.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, JA Barata, dalam pernyataannya, Jumat (10/7) dini hari menyebutkan, penutupan tersebut berdasarkan Notam (Notice to Airmen) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, di antaranya Notam Nomor A 1413/15 untuk penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali.

Pada Sabtu (11/7) kemarin, setelah dirasa tidak membahayakan, bandara-bandara tersebut beroperasi kembali, kecuali Bandara Blimbingsari di Banyuwangi yang masih ditutup.

Namun pada Minggu (12/7), maskapai penerbangan Garuda Indonesia telah mengumumkan bahwa seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, Denpasar, ditunda sehubungan dengan penutupan bandara tersebut.

“Breaking News 12 July 2015 10am (JKT time): Ngurah Rai airport Bali has been CLOSED again. The airport closure will be until 4pm Bali time. All flights from/to DPS are now being cancelled due to the closure. All passengers who are affected, may reschedule/refund their tickets,” bunyi pengumuman Garuda Indonesia sebagaimana termuat dalam akun twitter @IndonesiaGaruda, beberapa saat lalu.

Kepala Komunikasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) JA Barata mengakui adanya  Notice to Airmen (NOTAM) untuk 2 bandara yang terdampak abu vulkanik letusan Gunung Raung. “Bandara Ngurah Rai, Denpasar dan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi  ditutup kembali,” kata Barata, Minggu (12/7) sebagaimana dikutip detik.com. (*/ES)

 

Berita Terbaru