Anggarannya Gede, Presiden Jokowi: Ikuti Pameran Untuk Bangun Persepsi

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 13 Agustus 2019
Kategori: Berita
Dibaca: 166 Kali

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla bersiap memimpin Ratas tentang Persiapan Dubai Expo 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (13/8) siang. (Foto: Jay/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong kepesertaan Indonesia dalam Dubai Expo 2020, yang merupakan event ketiga terbesar setelah Piala Dunia dan Olimpiade, dan akan diikuti oleh 190 negara.

“Kita harus memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya, baik dalam rangka urusan perdagangan, urusan pariwisata, dan investasi di internasional khususnya pasar di Timur Tengah,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Persiapan Dubai Expo 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (13/8) siang.

Namun Presiden mengingatkan agar dalam penyelenggaraan pameran/expo di luar negeri harus berubah. Ia meminta persiapan harus matang dan harus detail. Selain itu, lanjut Presiden, desain, venue, lokasi, paviliun betul-betul harus menampilkan wajah Indonesia sebagai sebuah negara besar.

“Yang ini sering saya sampaikan, jangan sampai kita salah pilih lokasi. Lokasi di tempat di belakang malah dekat toilet misalnya, kalau seperti itu enggak usah ikut saja. Malah kita ingin membangun sebuah trust, membangun sebuah kepercayaan, membangun sebuah image tetapi yang kita dapat malah enggak dapat apa-apa,” tutur Kepala Negara.

Terintegrasi

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi meminta agar semua pameran expo di luar negeri untuk marketing, perdagangan, investasi, dan pariwisata ini betul-betul terintegrasi, terkonsolidasi antara pemerintah dan swasta bisa beriringan.

Dalam hitungan Kepala Negara, misalnya di-18 kementerian ini semuanya memiliki anggaran pameran, BUMN belum dihitung. Namun anggaran itu tersebar, sambung Presiden, kalau dikumpulkan gede, tapi kelihatan kecil-kecil karena di-18 kementerian.

Sekali lagi, tegas Kepala Negara, Pemerintah ingin membangun sebuah persepsi, sebuah image. Jangan sampai, lanjut Presiden, jalan sendiri-sendiri sehingga setiap kementerian kerja sendiri-sendiri jadinya ya kalau pameran hanya 1 stan, hanya 2 stan. Sekali lagi, tegas Presiden, ini tidak memperbaiki persepsi, memperbaiki kepercayaan, memperbaiki image tetapi justru wajah Indonesia menjadi jatuh.

“Saya tidak ingin seperti itu terjadi, oleh sebab itu persiapan di Dubai Expo 2020 harus matang, detail, dan kita mulai pada hari ini,” pungkas Presiden.

Tampak hadir dalam ratas tersebut antara lain Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkop dan UKM AAGN Puspayoga, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menkominfo Rudiantara, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mendag Enggartiasto Lukita, Menperin Airlangga Hartarto, Kepala BEKRAF Triawan Munaf, Wakil Menlu A.M. Fachir, dan Kepala BKPM Thomas Lembong. (FID/JAY/ES)

Berita Terbaru