Apresiasi Inisiatif BRI, Presiden Jokowi Dorong Perbankan Inovasi Layanan Untuk Masyarakat Pesisir

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 5 Agustus 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 20.538 Kali
Teras BRI Kapal yang diluncurkan Presiden Jokowi, di Pelabuhan Kaliadem, Jakarta Utara, Selasa (4/8)

Teras BRI Kapal yang diluncurkan Presiden Jokowi, di Pelabuhan Kaliadem, Jakarta Utara, Selasa (4/8)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresi langkah Bank BRI yang meluncurkan layanan Teras BRI  di atas sebuah kapal, yang dilengkapi layanan kasir dan anjungan tunai mandiri, untuk melayani masyakat di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta.

Presiden mengatakan, bahwa dua per tiga Negara kita adalah air, dan memiliki 17.000 lebih pulau, yang tidak terjangkau dengan fasilitas-fasilitas perbankan.  Ia menyebutkan, masih sedikit masyarakat pesisir Indonesia yang dilayani oleh perbankan karena keterbatasan akses. Oleh karena itu, edukasi, literasi keuangan terhadap masyarakat pesisir, masyarakat nelayan itu diperlukan sekali.

“Saya harapkan BRI tidak hanya menyiapkan satu, tetapi nantinya bisa ribuan kapal yang bisa melayani pulau-pulau terpencil, wilayah-wilayah perbatasan, pesisir-pesisir yang ada di Indonesia Bagian Timur. Sehingga seluruh masyarakat merasa terlayani oleh perbankan,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan layanan Teras BRI Kapal, di Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (4/8) kemarin.

Menurut Presiden, masyarakat mudah untuk menabung, mudah untuk melakukan pinjaman ke perbankan, sehingga sekali lagi, perputaran uang yang ada di daerah itu betul-betul terasa dan bisa kita lihat nantinya di dalam arus yang ada di perbankan kita.

Presiden menegaskan, ia akan terus mendorong agar perbankan yang lain juga dapat melakukan inovasi layanan kepada daerah-daerah yang belum terlayani, yang belum tersentuh oleh pelayanan perbankan, terutama di wilayah pulau-pulau terluar dan di daerah-daerah perbatasan.

“Dengan terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh dunia perbankan, tentu saja ini akan membantu pemerintah dalam rangka membantu mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Tanah Air,” tutur Presiden Jokowi.

Pemerintah, kata Presiden, akan terus mendukung langkah-langkah terobosan yang dilakukan oleh dunia perbankan, untuk menjangkau kepulauan, dan juga nantinya akan juga mendorong industry perkapalan dalam negeri dapat berkembang.

“Dengan keberadaan kapal-kapal hasil produksi dalam negeri ini kita nantinya sanggup memenuhi kebutuhan seluruh perbankan yang ingin membangun jembatan antar pulau untuk memberikan layanan di bidang perbankan,” ujar Jokowi.

Siap Bekerjasama

Sebelumnya Direktur Utama (Dirut) Bank Bri Asmawi Syam dalam laporannya mengatakan, Teras BRI Kapal yang diberi nama Bahtera Seva I memiliki panjang 23 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 3 meter, untuk sementara akan beroperasi seminggu sekali di Kepulauan Seribu, di antaranya Pulau Untung Jawa, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan.

Teras BRI Kapal, kata Asmawi, akan memberikan layanan perbankan yang sama dengan kantor BRI pada umumnya, antara lain produk simpanan dan pinjaman hingga pembayaran. Juga tersedia tambahan kas bagi Agen BRILink, yang merupakan kepanjangan tangan layanan BRI.

Tak hanya itu, BRI juga menghadirkan satu unit ATM di atas kapal yang akan berfungsi 24 jam secara online. Hal itu, menunjukkan Teras BRI Kapal didukung teknologi informasi yang canggih dan sumber daya manusia yang andal, terutama karena kapal dilengkapi petugas teller dan customer services serta petugas kredit mikro.

Wakil Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan, BRI pun siap menampung dan bekerjasama, khususnya dengan bank milik pemerintah yang ingin menjangkau nasabah melalui Teras BRI Kapal.

“Kerjasama dengan bank lain di Teras BRI Kapal sangat memungkinkan. Khususnya bank-bank milik pemerintah, karena direktur utama kami kan ketua Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara),” tutur Sunarso.

Namun diakui Sunarso, hingga saat ini belum ada pembicaraan antara bank Himbara soal kerjasama di Teras BRI Kapal.

Tampak hadir dalam peresmian Teras BRI Kapal itu antara lain Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko Maritim Indroyono Soesilo, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan jajaran direksi Bank BRI.

(*/UN/ES)

Berita Terbaru