Apresiasi Penanaman Hutan Oleh Koperasi, Presiden: Jangan Beri Konsesi Besar Pada Korporasi

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 28 November 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 28.244 Kali
Presiden Jokowi membaca petunjuk di lokasi acara Penanaman Pohon Serentak, di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (28/11) siang. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi membaca informasi di lokasi acara Penanaman Pohon Serentak, di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (28/11) siang. (Foto: OJI/Humas)

Model penanaman kembali hutan yang dilakukan koperasi sebagaimana dilakukan KOPRABUH, di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diapresiasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden menilai, model-model penanaman dengan koperasi ini, dengan hutan sosial yang dikelola perorangan maupun koperasi perlu dikembangkan.  Ia menilai, model tersebut, yaitu selain menanam, memperbaiki lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi rakyat, telah memberikan manfaat kesejahteraan bagi penduduk.

“Jangan kembali kita memberikan konsesi-konsesi yang besar kepada korporasi. Kalau memberikan manfaat untuk rakyat silakan, kalau memberikan manfaat untuk masyarakat, rakyat, penduduk silakan. Tapi kalau tidak, geser pemberian itu kepada koperasi, kepada perorangan,” tegas Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Penanaman Pohon Serentak dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN), di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (28/11) siang.

Presiden Jokowi berjanji akan terus mengikuti, memantau, dan nantinya diharapkan model yang diterapkan KOPRABUH itu menjadi model yang baik untuk dikembangkan di provinsi-provinsi yang lain.

“Saya ingin kita mengkoordinasikan petani, mengkoordinasikan nelayan, mengkorporasikan koperasi. Karena tanpa membuat model-model seperti itu, sulit yang kecil-kecil itu berkembang,” pesan Presiden.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi hadir di Tuban, Jawa Timur, memimpin aksi Penanaman Pohon Serentak dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN).

Dalam acara tersebut, sebanyak 238.000 pohon ditanam oleh 5.500 petani, warga, dan pelaku tanam lainnya untuk memecahkan rekor 228.000 sebelumnya di Filipina. Rekor dunia penanaman pohon serentak itu akan masuk dalam catatan “The Guinness Book of Records“.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. (FID/OJI/ES)

 

 

 

 

Berita Terbaru