Asrama Rampung, Presiden SBY Dorong Mahasiswa Belajar ke Univ Al Azhar

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 3 Oktober 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 34.648 Kali
Presiden dan Wapres saksikan maket asrama mahasiswa RI di Univ Al Azhar, Kairo

Presiden dan Wapres saksikan maket asrama mahasiswa RI di Univ Al Azhar, Kairo

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Wakil Presiden Boediono dan Duta Besar Indonesia untuk Mesir Nurfaizi secara simbolis meresmikan asrama mahasiswa Indonesia di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, di Masjid Baiturrahman, kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/10) siang.

Dalam sambutannya, Presiden SBY mengaku bersyukur atas laporan Mendikbud Mohammad Nuh, bahwa asrama mahasiswa yang terdiri dari 4 (empat) gedung itu selain menampung mahasiswa asal Indonesia (50%), juga menampung mahasiswa dari Mesir (25%), dan mahasiswa dari negara-negara sahabat.

“Ini baik demi kebersamaan dan persatuan umat Islam mahasiswa yg lain,” kata Presiden SBY.
Kepala Negara menuturkan, saat menghadiri KTT Organisasi Konperensi Islam (OKI) yang dilaksanakan di Kairo, Februari 2013 lalu, ia telah berbincang dengan pimpinan Universitas Al Azhar, dan berinteraksi dengan mahasiswa di sana yang memerlukan dibangunnya sebuah asrama.

Waktu berbincang dengan pimpinan Universitas Al Azhar, yang merupakan salah satu perguruan tertua, Presiden SBY mengaku mendapatkan masukan betapa pergutuan tinggi ini ingin mendidik pemikir islam, menddik tokoh pemimpin Islam yang kelak dikemudian hari menjadi pemimpin di negaranya masing-masing.

“Saya bersyukur karena doktrin itu sama dengan yang kita cita citakan dalam pendiidkan Islam, bahwa Islam memberi rahmat bagi smesta alam,” tutur SBY.

Menurut Presiden SBY, umat Islam mencintai perdamaian, toleransi dan hidup berdampingan dengan umat lain. Karena itulah, ia akan mendorong agar makin banyak mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Universitas Al Azhar.

Tampak hadir dalam peresmian asramaha mahasiswa RI di Universitas Al Azhar itu, antara lain Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Menlu Marty Natalegawa, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Wakil Menteri Agama Nazarudin Umar, dan Kapolri Jendral Sutarman. (Humas Setkab/ES)

Berita Terbaru