Awas, 6 Gunung Berstatus Siaga 14 Waspada

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 28 Desember 2014
Kategori: Nusantara
Dibaca: 17.326 Kali

SoputanBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan, bahwa 6 (enam) gunung api di tanah air saat ini berstatus siaga, yaitu Gunung Gamalama, Slamet, Sinabung, Karangetang, Lokon, dan Soputan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kenaikan status gunung itu tidak terjadi secara bersamaan tetapi tergantung pada aktivitas gunung masing-masing, misalnya Gunung Lokon berstatus Siaga sejak 24 Juli 2011 hingga sekarang, Gunung Karangetang sejak 3 September 2013, sedangkan Gunung Gamalama 18 Desember 2014, Gunung Slamet 12 Agustus 2014, dan Gunung Sinabung 8 April 2014.

“Status Siaga artinya gunung sedang bergerak ke arah letusan, adanya peningkatan intensif seismik, dan semua data menunjukkan aktivitas segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana,” kata Sutopo dalam siaran persnya Sabtu (27/12).

Menurut Sutopo, Gunung Soputan yang berada di Kabupaten Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara dinaikkan statusnya oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari Waspada (level 2) menjadi Siaga (level 3), terhitung mulai Jumat (26/12), pukul 03.00 WITA.

“Kenaikan ini didasarkan pada pengamatan visual terhadap Gunung Soputan yang teramati asap berwarna putih tipis–sedang, tinggi berkisar  50 – 200 m,” kata Sutopo.

Ia meyebutkan, kegempaan Gunung Soputan menunjukkan adanya peningkatan. “Masyarakat dihimbau tidak melakukan aktivitas di dalam radius 6,5 km dari puncak G. Soputan. Belum perlu ada pengungsian karena penduduk terdekat berada pada berjarak 8 km dari puncak,” papar Sutopo.

Adapun 14 gunung lainnya, menurut Sutopo, saat ini berstatus Waspada. Ke-14 gunung itu  Gunung Raung, Sangeangapi, Rokatenda, Ibu, Lewotobi Perempuan, Gamkonora, Papandayan, Bromo, Semeru, Talang, Anak Krakatau, Marapi, Dukono, dan Kerinci.

“Arti status Waspada adalah ada kenaikan aktivitas seismic dan kejadian vulkanik lainnya di atas level normal,” jelas Sutopo.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB itu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mematuhi rekomendasi pemerintah. “Jangan beraktivitas di dalam radius yang telah ditetapkan PVMBG,” tegasnya.

Kepada masyarakat yang akan merayakan tahun baru 2015 dengan mendaki gunung, Sutopo mengingatkan, hendaknya mentaati larangan. “Tanyakan pada petugas pos pengamatan gunungapi atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat.,” tutur Sutopo. (Humas BNPB/ES)

 

Nusantara Terbaru