Bahas Rencana Kunjungan ke Australia, Menlu Julie Bishop Temui Presiden Jokowi

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 26 Oktober 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 22.567 Kali
Presiden Jokowi didampingi Menlu Retno Marsudi menerima kunjungan Menlu Australia Julie Bishop, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/10) pagi. (Foto: Agung/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Menlu Retno Marsudi menerima kunjungan Menlu Australia Julie Bishop, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/10) pagi. (Foto: Humas/Agung)

Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Julie Bishop didampingi sejumlah anggota delegasi menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/10) pagi. Pertemuan ini selain dimaksudkan untuk courtesy call Menlu Bishop, juga yang paling penting untuk membicarakan rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Australia.

“Pertama, Menlu Bishop akan menghadiri pertemuan IORA (Indian Ocean Rim Association) di Bali yang dimulai besok. Kedua, Dialog 2+2. Tahun lalu kita mengadakan Dialog 2+2, dan kita ingin menindaklanjuti implementasi dari pertemuan tersebut,” kata Menlu Retno Marsudi kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi menerima Menlu Australia Julia Bishop.

Yang paling penting, lanjut Menlu, dalam pertemuan itu juga dibicarakan rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Australia yang akan dilakukan pada akhir tahun 2016 ini.

Sementara Menlu Australia Julia Bishop mengemukakan, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu selain menyampaikan salam dari Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull, pemerintahnya juga menantikan rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Australia.

“PM Turnbull dan Presiden Jokowi bertemu 12 bulan yang lalu di Jakarta pada bulan November dan terus membina hubungan baik antara kedua negara,” kata Bishop.

Bishop menilai, hubungan Australia dan Indonesia saat ini dalam kondisi yang sangat bagus. “Kita mengambil kesempatan ini untuk membicarakan beberapa isu bersama seperti kerja bersama dalam kontraterorisme dan kontraraekstrimisme; kerja sama tingkat tinggi badan keamanan, penegakan hukum, dan intelijen; kerja bersama di bidang pertahanan dan hubungan luar negeri,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Bishop, kerja bersama kedua negara untuk mempererat hubungan ekonomi, investasi, dan perdagangan, serta dalam perjanjian kerja sama komprehensif juga terus berlanjut.

Pada kesempatan bertemu Presiden Jokowi itu, menurut Julie Bishop, dirinya juga menyampaikan mengenai sejumlah pelajar Australia yang memilih untuk tinggal dan belajar di Indonesia di bawah New Colombo Plan dari Pemerintah Australia. Selain itu, pemerintah Australia juga senang menerima banyaknya pelajar Indonesia yang kini menuntut ilmu di negeri Kanguru itu.

Mendampingi Presiden Jokowi saat menerima Menlu Australia Julie Bishop adalah Menlu Retno Marsudi dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. (FID/ES)

 

Berita Terbaru