Bangun Rumah Komunitas Pemangkas Rambut, Presiden: Harganya Rp130 Juta, Cicilan Rp800 Ribu

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 19 Januari 2019
Kategori: Berita
Dibaca: 12.294 Kali
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah komunitas pemangkas rambut, di Garut, Jabar, Sabtu (19/1) pagi. (Foto: Deny S/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah komunitas pangkas rambut, di Garut, Jabar, Sabtu (19/1) pagi. (Foto: Deny S/Humas)

Usai cukur rambut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Perumahan Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) di Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1).

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan di lokasi ini akan dibangun 500 unit, dan sementara akan dibangun 100 unit dahulu. 

“Ini merupakan program pemerintah dengan subsidi uang muka dan subsidi dengan kisaran harga Rp135 juta dengan cicilan Rp800 ribu,” ujarnya.

Pembangunan perumahan ini, menurut Presiden, merupakan program pemerintah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan,  red.) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  dibantu dengan BTN (Bank Tabungan Negara, red.).

Karena itu, sambung Presiden, di dalam harga rumah tersebut ada subsidi uang muka Rp4 juta kemudian subsidi bunga, disubsidi 5%. Diharapkan nanti, tambah Presiden, harga jual rumah itu berada pada kisaran angka Rp130 juta.

Cicilannya, lanjut Presiden, setiap bulan kurang lebih Rp800 ribu. “Sangat murah!,” ujarnya.

Nantinya, lanjut Presiden, pembangunan rumah komunitas sebagaimana dilakukan di Garut, juga akan dilakukan di provinsi-provinsi lainnya untuk komunitas-komunitas yang berbeda.

Usai menyampaikan sambutan, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jabar Ridwal Kamil melakukan peletakan batu pertama pembangunan Perumahan Persaudaraan Pangkas Rambut Garut.

Turut hadir dalam acara kali ini Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil. (EN/DNS/ES).

Berita Terbaru