Berharap Ada Transisi Yang Baik, SBY Tegaskan Perlunya Bantu Presiden Jokowi

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 16 Oktober 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 23.624 Kali

SKP_Terakhir_KIB2_rahmat1Saat memimpin Sidang Kabinet Terakhir di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/10) pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan rasa syukurnya karena telah diberikan peran selama 10 tahun terakhir.
Diakui Presiden SBY, mungkin ada yang kurang atau belum dilakukan selama ia memimpin bangsa ini selama 10 tahun. Tapi Presiden SBY menegaskan, bahwa usaha telah dilakukan.

Presiden SBY menegaskan, bahwa pembangunan ini merupakan jerih payah semua anak bangsa apapun peran dan profesi yang dilakukan. Karena itu, Presiden SBY menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf jika ada yang belum dilakukan sebagaimana harapan masyarakat.

 

“Selama kita bergaul, lima tahun terakhir ini utamanya barangkali, ada tutur kata, sikap dan perilaku saya yang Bapak/Ibu, Saudara-saudara tidak berkenan, saya mohon maaf, mohon maaf yang setulus-tulusnya,” kata Presiden SBY seraya menegaskan tidak ada niatan dirinya untuk melukai atau membuat para pejabat pemerintah tidak nyaman.

Selanjutnya Presiden SBY menyampaikan, perlunya semua pihak untuk membantu Presiden Terpilih Joko Widodo. Ia menyebutkan, tantangan pemerintahan mendatang tidak akan menjadi ringan, bahkan ia melihat dampak dari kompetisi politik yang cukup keras di tahun 2014 ini, untuk jangka waktu tertentu akan masih dirasakan. Oleh karena itulah perlu wisdom, kearifan, kehendak, dan upaya yang baik untuk menyatukan kembali elemen-elemen yang saat ini berjarak satu sama lain.

SBY mengingatkan, bahwa rakyat berharap semua yang diberikan amanah itu bisa melakukan sesuatu yang baik dan bisa dirasakan oleh rakyat yang memberikan amanah itu. Karena itu, SBY berharap agar semua penyelenggara negara bisa menjaga persatuan, kerukunan dan toleransi dalam arti luas, tetapi bisa menjaga hubungan baik, dengan demikian kehidupan bernegara dan manajemen pemerintahan bisa dilakukan dengan baik pula.

“Jika di antara Saudara ada yang berada dalam proses itu dan peran itu lakukanlah dengan baik. Bantulah Presiden kita yang baru nanti dengan sepenuh hati agar bisa mengemban tugas-tugas dengan baik,” tutur Presiden SBY.

Mengenai dirinya sendiri, SBY mengatakan ia akan melanjutkan pengabdian di tempat lain, yang diharapkan bisa tetap berguna bagi rakyat Indonesia, dan juga bagi komunitas internasional. Tetapi di sisi lain, juga bisa memberikan ruang membantu pemerintahan yang akan datang di dalam menjalankan tugas pokoknya.

Dalam kesempatan itu, Presiden SBY mendoakan semua pihak lebih sukses, menjaga silaturahim karena semua adalah sahabat sehingga dapat berbuat bagi negeri ini.

Sambut Jokowi

Adapun mengenai hari-hari terakhirnya sebagai Presiden, SBY mengatakan, ia akan menuntaskan pekerjaan, dan akan menyambut Presiden Terpilih Joko Widodo dengan mulia.

“Saya akan menyambut Pak Joko Widodo dan mengenalkan ke Istana Kepresidenan,” ungkap SBY seraya menyebutkan, setelah itu, ia akan kembali ke kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

SBY berharap ada transisi yang baik dalam pergantian presiden, yang mulia, saling hormat menghormati dan baik untuk pendidikan bangsa. (Humas Setkab/WID/ES)

Berita Terbaru