Berkembang Cepat, Presiden Jokowi Optimistis Ekspor Otomotif Indonesia Tembus Keluar Asia

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 19 April 2018
Kategori: Berita
Dibaca: 23.076 Kali
Presiden Jokowi usai membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) Tahun 2018, di Ruang Semeru JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4). (Foto: Humas/Jay)

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) Tahun 2018, di Ruang Semeru JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4). (Foto: Humas/Jay)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, bahwa industri otomotif Indonesia berkembang sangat cepat. Ia mengaku senang karena ekspor produk otomotif Indonesia meningkat terutama ke negara-negara tetangga.

“Tapi kita melihat nanti, kalau harganya kompetitif saya kira akan bisa keluar dari Asia ekspornya,” kata Presiden Jokowi usai membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) Tahun 2018, di Ruang Semeru JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4) pagi.

Selain produk otomotif, menurut Presiden Jokowi, ekspor untuk komponen otomotif yang terurai  juga meningkat sangat tajam sekali dimana kenaikannya mencapai 13 kali lipat.

Ia meyakini kenaikan ekspor itu akan membuka lapangan pekerjaan yang besar, terutama bagi industri-industri menengah dan kecil yang memproduksi komponen otomotif, baik komponen yang utama maupun komponen pembantu. “Ini akan sangat besar dan orientasinya ekspor,” ujarnya.

Sementara dari sisi desain, menurut Presiden, ekspor otomotif dan komponen otomotif juga sangat berkembang, dan dari sisa interiornya juga sangat bagus sekali. “Itu juga dikerjakan oleh kita sendiri, hampir 100% urusan interior mobil dikerjakan oleh negara kita ini,” ucapnya.

Selanjutnya, Presiden Jokowi mengaku akan mendorong kustomisasi yang juga memiliki peluang besar untuk diekspor maupun pasar dalam negeri.

“Ini industri kecil, menengah juga bisa masuk ke yang custom ini, yang handmade dalam jenis warna, pernik. Saya kira juga bisa menjanjikan untuk untuk dikembangkan pada masa masa yang akan datang,” kata Presiden Jokowi. (FID/ES)

Berita Terbaru