Bertolak ke Bali, Presiden Hadiri Pembukaan Munaslub Partai Golkar

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 14 Mei 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 19.436 Kali
Presiden Jokowi bertolak ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (14/5) sore, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. (Foto: BPMI)

Presiden Jokowi bertolak ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (14/5) sore, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo, Sabtu (14/5) sore, bertolak menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta untuk menghadiri Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar Tahun 2016. Munaslub ini akan dilaksanakan Sabtu (15/4) malam, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Badung, Bali.

Setelah menghadiri Munaslub Partai Golkar, Presiden akan bermalam di Bali. Esok harinya, Presiden dan rombongan akan bertolak ke Seoul, Republik Korea dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 untuk Kunjungan Kenegaraan.

Sebagaimana diungkapkan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Rencana Kunjungan Presiden Jokowi ke Korea Selatan dan Rusia di Kantor Presiden, Jakarta (10/5), kunjungan Presiden Jokowi ke Korea Selatan untuk memenuhi undangan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye.

Program yang akan dilakukan Presiden Jokowi di Seoul, kata Menlu, selain melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Park Geun-hye, juga akan melakukan pertemuan bisnis.

“Pertemuan bisnis ini ada tiga cabang yaitu yang pertama adalah forum bisnis, kemudian yang kedua adalah one on one, sementara yang ketiga dalam bentuk business luncheon round table discussion dengan sekitar 20 pengusaha terbesar yang ada di Korea Selatan,” papar Menlu kepada wartawan (10/5).

Selain itu, ujar Retno Marsudi, Presiden juga akan memberikan keynote speech di Asian Leadership Conference, satu forum yang sangat besar sekali.

“Presiden diminta untuk memberikan keynote speech yang bertema Leadership and Innovation,” ujar Menlu.

Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Bali, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. (TKP/SM/UN)

Berita Terbaru