Presiden Jokowi: Jika Ada Masalah Dalam Berinvestasi, Silahkan Hubungi Saya

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 20 April 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 41.310 Kali
Presiden Jokowi saat tampil bersama PM Kamboja Hun Sen, di WEF-EA, di Hotel Sangri-la, Jakarta, Senin (20/4)

Presiden Jokowi saat tampil bersama PM Kamboja Hun Sen, di WEF-EA, di Hotel Sangri-la, Jakarta, Senin (20/4)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut gembira penyelenggaraan World Economic Forum On East Asia (WEF-EA) ke-24, di Jakarta, yang pelaksanaannya berdekatan dengan Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA), di Bandung.

Presiden berharap kedatangan para pemimpin bisnis dunia, politisi, akademisi, dan pemimpin masyarakat lain dalam WEF-EA itu, akan bisa melihat peluang-peluang usaha yang sangat besar di Indonesia

“Silakan datang dan berinvestasi di Indonesia. Jika anda menemui masalah, silakan hubungi saya,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan WEF-EA ke-24, yang diselenggarakan di Hotel Sangri-La, Jakarta, Senin (20/4) petang.

Sebagaimana dunia yang sekarang berada di masa transisi, menurut Presiden Jokowi, Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya, keadaan menjadi sangat sulit. Namun, lanjut Jokowi, jika ia menemui kendala, ia juga melihat adanya kesempatan.

“Faktanya, kendala yang kami hadapi adalah peluang bagi Anda,” kata Jokowi.

Kepala Negara meyakini, jika RRT berubah, Jepang berubah, Indonesia juga akan berubah. Mengapa? “Karena rakyat saya berkata bahwa Indonesia harus melakukan perubahan,” ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi mengaku,setiap minggu dan setiap bulan ia pergi ke desa-desa, kota-kota, rakyat senantiasa memintanya, “Pak Jokowi tolong lakukan perubahan di negeri ini”.

Dikatakan Kepala Negara, perubahan bisa jadi menyakitkan. Namun, tidak ada proses tanpa melalui suatu perubahan. Tidak ada pencapaian tanpa suatu usaha. “Tiap minggu, tiap bulan, banyak orang berkata pada saya, Pak Jokowi, tolong lakukan perubahan di Indonesia,” terangnya.

Presiden mengisahkan, setelah tahun 1997, Asia Tenggara mengalami krisis keuangan. Banyak orang yang bertanya-tanya, apakah Indonesia akan bertahan? Jawabnya, kata Jokowi, sudah hampir 20 tahun berlalu, Indonesia saat ini menjadi negara demokrasi yang stabil. Bhinneka Tunggal Ika lebih kuat dari sebelumnya. Indonesia telah menjadi lima besar negara dengan ekonomi terbesar di Asia serta merupakan pemain kunci di G-20.

“Rakyat Indonesia sangat bijaksana. Mereka memiliki potensi yang besar. Oleh sebab itu, saya di sini untuk mengundang anda dengan keyakinan 100 persen, Indonesia akan bangkit. 100 yakin Indonesia akan bangkit,” tegas Jokowi.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi kembali menyampaikan undangannya kepada para peserta WEF-EA ke-24  untuk bergabung bersama dirinya dan seluruh rakyat Indonesia dalam perjalanan yang sangat luar biasa, petualangan yang luar biasa, dan untuk memperoleh profit yang luar biasa pula. “Dan jika Anda menemui masalah, silakan hubungi saya!” pungkasnya.

Tampak hadir saat Presiden memberikan sambutan itu antara lain Perdana Menteri (PM) Rusia Arkady Dvorkovich, Deputi PM Vietnam Nguyen Xuan Phuc, dan PM Kamboja Samdech Techo Hun Sen. Selain itu tampak pula Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Humas Setkab/ES)

Berita Terbaru