web analytics

Kategori : Berita

Berita


  • 24 March 2019
  • 18383 Views

Resmikan Operasional MRT Jakarta, Presiden Jokowi: Jaga Kebersihan dan Harus Mau Antre

Presiden Jokowi saat meresmikan beroperasionalnya MRT di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (24/3). (Foto: Humas/Jay).

Presiden Jokowi saat meresmikan beroperasionalnya MRT di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (24/3). (Foto: Humas/Jay).

Setelah menjalani masa uji coba sejak beberapa hari lalu, Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase l diresmikan pengoperasionalannya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (24/3) pagi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mencanangkan pembangunan MRT Jakarta Fase II.

  • 23 March 2019
  • 22576 Views

Jangan Golput, Presiden Jokowi Ajak Warga Berbondong-Bondong ke TPS 17 April Nanti

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada menghadiri Silaturrahim Alim Ulama dalam Memperingati Harlah NU, di Pondok Pesantren Salafi Asri, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Sabtu (23/3) sore. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi memberikan sambutan pada menghadiri Silaturrahim Alim Ulama dalam Memperingati Harlah NU, di Pondok Pesantren Salafi Asri, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Sabtu (23/3) sore. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para santri dan seluruh warga yang memiliki hak pilih untuk datang berbondong-bondong ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April mendatang.

“Partisipasi pemilih harus setinggi-tingginya sehingga pesta demokrasi yang menghabiskan uang triliunan ini betul-betul ada manfaatnya bagi negara kita, dan kita memperoleh pemimpin yang kita inginkan baik di Pileg (Pemilihan Legislatif) maupun di Pilpres (Pemilihan Presiden),” kata Presiden Jokowi saat menghadiri Silaturrahim Alim Ulama dalam Memperingati Hari Lahirnya (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU), di GOR Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Salafi Asri, Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Sabtu (23/3) sore.

  • 23 March 2019
  • 22810 Views

Ada 29 Ribu Pesantren, Presiden Jokowi Berharap RUU Pesantren Segera Diselesaikan

Presiden Jokowi berdialog dengan peserta acara Silaturahimdengan Kiai dan Tokoh se-Eks Karesidenan Kedu, di Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/3) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi berdialog dengan peserta acara Silaturahimdengan Kiai dan Tokoh se-Eks Karesidenan Kedu, di Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/3) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Pada bagian lain sambutannya saat menghadiri acara Silaturahim dengan Kiai dan Tokoh se-Eks Karesidenan Kedu, di Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/3) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan harapannya agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren segera diselesaikan.

Presiden menjelaskan, semakin sering dirinya masuk ke pondok pesantren, semakin tahu yang menjadi masalah, apa yang menjadi problem karena masukan-masukan ke dirinya banyak sekali. Karena itu, Presiden berharap nantinya payung hukum yang namanya Undang-Undang Pondok Pesantren harus segera selesai.

  • 23 March 2019
  • 22405 Views

4,5 Tahun Diam Dihujat, Presiden Jokowi: Sekarang Saya Jawab, Karena 9 Juta Orang Percaya Isu

Presiden Jokowi menghadiri silaturahim dengan Kiai dan Tokoh se-Eks Karesidenan Kedu Jawa Tengah, di Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/3) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi menghadiri silaturahim dengan Kiai dan Tokoh se-Eks Karesidenan Kedu Jawa Tengah, di Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/3) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih, karena selama 4,5 tahun dirinya jadi Presiden, 4,5 tahun pula dirinya dihina-hina, dijelek-jelekkan, dan dihujat-hujat. Jika selama 4,5 tahun ini dirinya diam, tidak menjawab, sabar, maka menurut Presiden, sekarang dirinya mau menjawab.

“Kenapa sekarang saya jawab? Karena dari survei yang kita lakukan, 9 juta orang masyarakat itu percaya terhadap isu itu, terhadap fitnah-fitnah seperti itu,” kata Presiden Jokowi saat bersilaturahim dengan Kiai dan Tokoh se-Eks Karesidenan Kedu, di Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/3) siang.

  • 23 March 2019
  • 24339 Views

Wamenlu: Pejabat Penerjemah Jangan Hanya Terjemahkan Naskah Pidato

Asdep Naster Setkab Eko Harnowo menyerahkan souvenir saat menghantar kunjungan PFP ke Kementerian Luar Negeri, di Pejambon, Jakarta, Jumat (22/3) siang. (Foto: JAY/Humas)

Asdep Naster Setkab Eko Harnowo menyerahkan souvenir saat menghantar kunjungan PFP ke Kementerian Luar Negeri, di Pusdiklat Kemlu, Jakarta, Jumat (22/3) siang. (Foto: JAY/Humas)

Setelah mengunjungi Perpustakaan Nasional (Perpusnas), para peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Fungsional Penjenjangan Penerjemah Tingkat Pertama Angkatan VIII Tahun 2019 Sekretariat Kabinet (Setkab) mendatangi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di Jakarta, Jumat (23/3) siang.

Dalam kesempatan ini Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Abdurrahman Mohammad (AM) Fachir bercerita tentang asal-usul diadakannya Pejabat Fungsional Penerjemah. “Alasan dibentuknya jabatan ini karena Presiden itu harus memiliki tim penerjemah. Sehingga mudah, tidak harus mencari kemana-mana,” ungkapnya.

  • 23 March 2019
  • 20613 Views

Bukan Perang, Presiden Jokowi: Pemilu Itu Pesta Demokrasi, Sambut Dengan Gembira

Presiden Jokowi menghadiri acara Tatap Muka dan Ramah Tamah dengan Tokoh dan Masyarakat se Bali, di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Jumat (22/3) malam. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi menghadiri acara Tatap Muka dan Ramah Tamah dengan Tokoh dan Masyarakat se Bali, di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Jumat (22/3) malam. (Foto: Oji/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pemilihan umum (Pemilu) itu bukan perang. Pemilu itu adalah pesta demokrasi untuk memilih pemimpin kita yang terbaik.

“Karena itu pesta demokrasi, karena pesta demokrasi harus kita sambut dengan riang gembira,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Tatap Muka dan Ramah Tamah dengan Tokoh dan Masyarakat se Bali, di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Jumat (22/3) malam.

  • 22 March 2019
  • 22072 Views

Resmikan Pasar Badung, Bali, Presiden Jokowi: Ini Pasar Dengan Arsitektur Paling Bagus

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana tersenyum menyapa warga saat meninjau Pasar Badung, di Denpasar, Bali, diresmikannya Jumat (22/3) petang. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana tersenyum menyapa warga saat meninjau Pasar Badung, di Denpasar, Bali, diresmikannya Jumat (22/3) petang. (Foto: Oji/Humas)

Usai mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Barat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara melanjutkan kunjungan kerjanya ke Provinsi Bali, Jumat (22/3) petang. Presiden datang ke Bali untuk meresmikan Pasar Rakyat, Pasar Badung, di Kota Denpasar, yang dibangun kembali setelah beberapa tahun lalu terbakar.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengaku sangat senang sekali melihat Pasar Rakyat, Pasar Badung karena ini adalah pasar heritage warisan pusaka yang kalau dilihat dari depan adalah pasar dengan arsitektur yang paling bagus yang pernah dilihatnya di tanah air.

  • 22 March 2019
  • 22334 Views

Progres Sejak Februari Meningkat, Presiden: Saya Ingin Pembangunan Rumah Segera Selesai

Presiden saat meninjau percepatan rehab/rekonstruksi rumah tahan gempa di Desa Pengempel Indah, Mataram, NTB, Jumat (22/3). (Foto: Humas/Deni)

Presiden saat meninjau percepatan rehab/rekonstruksi rumah tahan gempa di Desa Pengempel Indah, Mataram, NTB, Jumat (22/3). (Foto: Humas/Deni)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa progres dari bulan Februari hingga saat ini sangat meningkat sekali terutama di pembagian buku tabungan, sehingga sekarang ini yang perlu diselesaikan adalah keterlambatan di komponen-komponen Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha).

“Ini saya kira progres dari bulan Februari ke sini kelihatan sangat meningkat sekali, baik di pembagian buku tabungannya, dari total 216 ribu sudah mencapai 160 ribu dibagi dan diisi, tinggal sekarang ini pekerjaan lapangannya yang memang masih ada keterlambatan di komponen-komponen Risha misalnya,” ujar Presiden saat meninjau percepatan rehab/rekonstruksi rumah tahan gempa di Desa Pengempel Indah, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (22/3).

  • 22 March 2019
  • 22145 Views

Sekretariat Kabinet Ajak Peserta Diklat Penjenjangan Penerjemah Kunjungi Perpusnas

Para peserta Diklat Penjenjangan Penerjemah Tingkat Pertama berfoto bersama usai berkunjung ke Perpustakaan Nasional, Jakarta, Jumat (22/3). (Foto: Humas/Jay).

Para peserta Diklat Penjenjangan Penerjemah Tingkat Pertama berfoto bersama usai berkunjung ke Perpustakaan Nasional, Jakarta, Jumat (22/3). (Foto: Humas/Jay).

Sekretariat Kabinet (Setkab) melalui Asisten Deputi (Asdep) Bidang Naskah dan Terjemahan (Naster), Kedeputian Dukungan Kerja Kabinet mengajak para peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penjenjangan Penerjemah Tingkat Pertama berkunjung ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta, Jumat (22/3).

“Kalau memang posisi mereka dibutuhkan/diperlukan menjadi jembatan komunikasi dengan mitra kerja. Mungkin ada yang mempunyai kerja sama sister city dengan negara-negara sahabat, Kabupaten atau Kota atau Provinsi. Para penerjemah ini yang menjadi juru bahasanya,” ujar Eko Harnowo, Asdep Naster, Setkab, saat memberikan sambutan. 

  • 22 March 2019
  • 20923 Views

Motivasi Warga Lombok, Presiden: Kita Harus Optimis Semua Ini Bisa Diatasi Bersama

residen saat berdialog penerima Bantuan Dana Stimulan Rumah Rusak Berat, Sedang, dan Ringan Di Gedung Hakka, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (22/3). (Foto: Humas/Deni)

Presiden saat bertatap muka dengan penerima Bantuan Dana Stimulan Rumah Rusak Berat, Sedang, dan Ringan Di Gedung Hakka, Lombok Barat, NTB, Jumat (22/3). (Foto: Humas/Deni)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kepada masyarakat Lombok agar semua optimis bahwa persoalan ini bisa diselesaikan dan diatasi secara bersama-sama.

“Tadi saya sudah mendapatkan laporan dari Pak Kepala BNPB, ada kurang lebih 4 ribu lagi tambahan. Sekali lagi, di Lombok ini memang rawan gempa. Jadi yang dulunya rusak ringan karena gempa berikutnya menjadi rusak berat, jadi tercatatnya nanti rusak berat,” ujar Presiden saat bertatap muka dengan penerima Bantuan Dana Stimulan Rumah Rusak Berat, Sedang, dan Ringan di Gedung Hakka, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (22/3).