Didampingi Menteri PUPR, Seskab ‘Groundbreaking” Jembatan Ngadiluwih, Kediri

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 15 Mei 2017
Kategori: Berita
Dibaca: 18.326 Kali
Seskab, Menteri PUPR, dan Bupati Kediri melaksanakan groundbreaking jembatan ngudiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin, (15/5). (Foto: Humas/Oji)

Seskab, Menteri PUPR, dan Bupati Kediri melaksanakan groundbreaking jembatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin, (15/5). (Foto: Humas/Oji)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Jembatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (15/5).

Jembatan Ngadiluwih yang melintas Sungai Berantas di Kabupaten Kediri itu, dibangun dengan anggaran Rp 32.772.820.000, yang bersumber dari APBN.
Jembatan Ngadiluwih diyakini akan memberi manfaat untuk peningkatan transportasi jaringan jalan dari Kota Kediri, Kecamatan Ngaduluwih dan perbatasan Kediri/Tulungagung menuju ke rencana jalan strategis nasional Selingkar Wilis.

Tingkatkan Kegiatan Ekonomi

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengatakan, bahwa Jembatan Ngadiluwih ini dibangun atas inisiatif Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

“Saya ini hanya tukangnya saja bersama teman-teman, tapi ini jujur ini adalah usul dan perintah dari Pak Seskab,” kata Basuki sedikit bercanda.

Menurut Menteri PUPR, pembangunan jembatan ini dimaksudkan untuk mendukung pengembangan wilayah  Tunggal Rogo Mandiri.

“Jadi di sekitar Wilis ini, saya yakin tadi diberikan pengertian oleh Pak Seskab bahwa pengembangan wilayah di bagian timur dan barat Berantas, terjadi ketimpangan di lokalnya saja. Dengan adanya jembatan ini diharapkan bisa meningkatkan kegiatan ekonomi di dua daerah,” jelas Basuki seraya menambahkan, bahwa jembatan ini diharapkan bisa selesai 31 Desember 2017. (DNA/OJI/ES)

Berita Terbaru