Dukung Penuh Program Vaksinasi, Polri Kerahkan Lebih Dari 18.000 Vaksinator

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 16 Agustus 2021
Kategori: Berita
Dibaca: 165 Kali

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendukung penuh upaya percepatan program vaksinasi nasional yang tengah dilakukan oleh pemerintah. Dukungan Polri tersebut salah satunya ditunjukkan dengan penerjunan personel sebagai tenaga vaksinator.

Hal tersebut disampaikan Asisten Operasi (Asops) Kapolri Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Imam Sugianto pada keterangan pers menyambut kedatangan lima juta dosis vaksin COVID-19, secara virtual, Senin (16/08/2021) siang.

“Polri menerjunkan personel Polri sebagai tenaga vaksinator sebanyak 6.008 personel dan kemudian dibantu dengan mitra Polri sebanyak 11.994 orang. Sehingga total tenaga vaksinator sampai saat ini sejumlah 18.002 orang,” terang Imam.

Tak hanya pelaksanaan vaksinasi massal, Polri juga membantu terkait keamanan stok maupun distribusi vaksin. Selain itu, Polri juga membantu dalam pelaksanaan kegiatan penelusuran atau tracing dengan mengerahkan total tenaga tracer sebanyak 61.217 personel di seluruh Indonesia.

Tracer lapangan komposisinya yaitu tracer lapangan sebanyak 58.929 personel sedangkan tracer digital sebanyak 2.228 personel,” tutur Imam.

Imam menegaskan, seluruh personel yang menjadi tenaga tracer telah mengikuti pelatihan khusus yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan sebelum diterjunkan ke lapangan, agar betul-betul memahami teknis penelusuran dalam kegiatan tracing pada kasus COVID-19.

Pada kesempatan itu Imam menyampaikan bahwa keterlibatan Polri merupakan bentuk respons cepat dan komperhensif dalam melawan pandemi COVID-19 di Tanah Air. Polri juga menggelar operasi kontijensi dengan Sandi Aman Nusa II. “Penanganan COVID-19, seluruh kekuatan pusat dan kewilayahan yang dilibatkan sebanyak 21.618 personel,” imbuhnya.

Selain itu, Polri juga melakukan kegiatan penegakan terkait disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) serta mematuhi peraturan pembatasan mobilitas yang ditetapkan pemerintah.

“Untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pembatasan mobilitas, Polri telah melakukan berbagai upaya dengan menyelenggarakan kegiatan penyekatan di 3.164 titik, dengan jumlah kekuatan personel yang dilibatkan sebanyak 41.145 personel,” terang Imam.

Adapun jumlah kendaraan yang diperiksa mulai awal Juli hingga Agustus 2021 ini adalah sebanyak 197.473 kendaraan dan yang diputar balik sebanyak 48.619 kendaraan. Sedangkan orang yang diperiksa berjumlah sebanyak 1.167.286 orang.

Selain itu, Polri juga melaksanakan kegiatan operasi yustisi untuk membantu pemerintahan daerah dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Sejak tanggal 3-14 Agustus, kita sudah melakukan kegiatan sebanyak 9.948.555 kegiatan, dengan jumlah orang yang menjadi sasaran ada 11.862.443 orang,” tandas Imam.

Dari kegiatan operasi yustisi tersebut terdapat 9.937.939 orang yang menerima sanksi teguran lisan dan 5.488 orang menerima sanksi teguran tertulis.

“Sementara sanksi sosial kita berikan kepada masyarakat yang tidak patuh sebanyak 3.313 orang. Kemudian penutupan tempat usaha sementara sebanyak 483 tempat dengan total denda sebanyak Rp51.439.316,” tambahnya.

Imam pun menambahkan, terkait vaksinasi COVID-19, sejak Februari sampai dengan 14 Agustus 2021, sebanyak 12.391.320 dosis vaksin COVID-19 sudah terdistribusi melalui Polri. Sedangkan jumlah orang yang sudah divaksin sebanyak 11.312.001 orang. (MAY/AIT/UN)

Berita Terbaru