Dunia Usaha Antusias, Presiden Jokowi Minta Petugas Pajak Jemput Bola Peserta Tax Amnesty

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 28 Juli 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 30.311 Kali
Presiden Jokowi memberikan arahan kepada 700 petugas pajak terkait pelaksanaan tax amnesty, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/7) siang. (Foto: Oji/Humas)

Presiden Jokowi memberikan arahan kepada 700 petugas pajak terkait pelaksanaan tax amnesty, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/7) siang. (Foto: Humas/Oji)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dari 3 kali sosialisasi yang telah dilakukan, dirinya melihat antusiasme dari masyarakat dunia usaha terhadap program pengampunan pajak atau tax amnesty sangat besar sekali.

Ia mencontohkan, waktu di Surabaya misalnya, yang diundang 2.000 yang datang 2.700 orang. Di Medan, harusnya juga hanya 2.000 jadi 3.000, tapi yang datang 3.500 orang. Karena itu, Presiden menilai, momentumnya ada, kesempatannya ada, sekarang tergantung internal kita, bisa melayani mereka atau tidak, bisa merangkul mereka atau tidak.

“Kuncinya nanti ada di situ. Sehingga, utamanya di Dirjen Pajak, utamanya di pelaksana-pelaksana petugas pajak, harus proaktif menjemput bola, tidak bisa lagi kita diam, tidak bisa. Sekali lagi, zamannya sudah berubah. Momentumnya ada,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada pejabat eselon I, II, dan III Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/7) siang.

Presiden menjelaskan, program sosialisasi tax amnesty ini belum ia lanjutkan. Nantinya, lanjut Presiden, ia akan datangi lagi Singapura, Jakarta, Makassar, Semarang, Bandung, semuanya.

“Saya akan datang sendiri. Ingin memberikan pesan bahwa pemerintah serius, kita all out untuk satu masalah ini, amnesti pajak, tax amnesty,” tegas Presiden.

Namun Presiden mengingatkan, jika pemerintah sudah mati-matian seperti itu, tapi pelaksana-pelaksana di lapangan tidak siap, lepas kita. “Ini sekali lagi, proaktif, jemput bola, dan jangan malah menakut-nakuti,” tukasnya.

Pengarahan yang diikuti oleh sekitar 700 peserta itu dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menko PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Jaksa Agung Prasetyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua OJK Muliaman Hadad, dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. (FID/ES)

 

 

 

 

Berita Terbaru