Gelar Buah Nusantara Ke-6 Tahun 2021, 9 Agustus 2021, dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 9 Agustus 2021
Kategori: Sambutan
Dibaca: 87 Kali

Bismillahirahmanirahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semuanya,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para Menteri Kabinet Indonesia Maju,
Yang saya hormati para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota,
Yang saya hormati seluruh masyarakat Indonesia yang berbahagia.

Di masa pandemi seperti sekarang ini, kita harus terus menjaga stamina dan meningkatkan imunitas tubuh yaitu dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Kita punya banyak buah-buahan khas Indonesia yang mudah diperoleh, terjangkau harganya, mengandung banyak vitamin yang menyehatkan tubuh.

Meskipun kita memiliki banyak buah-buahan khas Indonesia, namun tingkat konsumsi buah kita masih rendah, 88,5 gram per orang per hari, masih jauh di bawah rekomendasi WHO sebesar 150 gram per orang per hari. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih banyak lagi mengonsumsi buah-buahan, mencintai aneka buah-buahan Nusantara yang berlimpah dengan kandungan gizi yang tidak kalah dibandingkan buah impor.

Dengan mengonsumsi buah Nusantara, kita bukan saja menambah asupan gizi di masa pandemi tapi juga untuk membantu petani-petani buah kita agar para petani buah makin bersemangat, makin produktif, dan makin sejahtera. Para pelaku usaha buah juga akan semakin berkembang, sehingga ekosistem usaha buah nasional bergerak semakin maju.

Kita ingin buah Nusantara makin disukai, makin digemari, bukan hanya oleh masyarakat di dalam negeri tapi juga mulai masuk ke pasar internasional. Potensi pasar ekspor masih sangat terbuka lebar, peluangnya masih sangat menjanjikan, kita sudah mengekspor mangga, nanas, pisang, manggis ke berbagai negara. Kita ingin mengekspor lebih banyak lagi aneka buah-buahan Nusantara, sehingga buah Indonesia juga digemari oleh masyarakat di berbagai negara.

Hadirin yang saya hormati,
Untuk bisa masuk pasar internasional, kuncinya hanya satu. Buah Nusantara harus makin berdaya saing, baik dari sisi harga maupun kualitas. Harganya harus kompetitif, cita rasanya terjaga, pasokannya berlanjut, produksinya tidak pernah putus, packaging-nya juga menarik.

Karena itu, ekosistem usaha buah Nusantara harus terus ditata mulai dari hulu sampai hilir, petani buah harus dibantu dengan informasi dan sains terbaru agar produktivitasnya makin meningkat, akses pada permodalan juga perlu diperkuat, teknologi penyimpanan harus semakin baik supply chains juga harus semakin efisien, konektivitas antardaerah dan juga untuk ekspor buah juga harus semakin lancar. Promosi buah Nusantara di dalam negeri maupun di luar negeri juga harus terus ditingkatkan dengan menghadirkan strategi marketing yang lebih menarik, menggunakan cara-cara kekinian dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Saya juga minta edukasi untuk mengkonsumsi buah-buahan Nusantara dilakukan secara berkelanjutan, masuk dalam muatan pesan, dalam sistem pendidikan kita di sekolah-sekolah. Disampaikan terus-menerus sebagai bagian dari edukasi keluarga dan juga komunitas, sehingga menjangkau anak-anak kita agar generasi muda semakin mencintai buah-buahan lokal.

Terakhir, saya berharap ajang Gelar Buah Nusantara tahun ini bisa menjadi momentum kebangkitan buah-buahan Nusantara, memacu peningkatan produktivitas, meningkatkan kualitas buah-buahan Nusantara sehingga makin berdaya saing mengurangi ketergantungan pada buah impor.

Ayo, tingkatkan terus konsumsi buah Nusantara. Kita konsumsi lebih banyak. Kita bagikan sebagai bentuk solidaritas, sebagai bentuk kepedulian dan empati agar semakin tangguh melawan pandemi.

Saya rasa itu yang penting, yang bisa saya sampaikan. Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim acara Gelar Buah Nusantara Ke-6 Tahun 2021 saya buka hari ini.

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Om santi santi santi om.

Sambutan Terbaru