Gelar Sail 2020, Gubernur Bengkulu: Enggano Dipersiapkan Jadi Pulau Indah Yang Mandiri

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 22 Agustus 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 26.738 Kali
Keindahan pantai Desa Malakoni, Pulau Enggano, yang sering membuat rindu pengunjungnya untuk kembali. (Foto: Manda Kumoro/Asdep Perhubungan)

Keindahan pantai Desa Malakoni, Pulau Enggano, yang sering membuat rindu pengunjungnya untuk kembali. (Foto: Manda Kumoro/Asdep Perhubungan)

Setelah selesai memimpin Upacara HUT Kemerdekaan RI yang ke-71 di Kantor Kecamatan Enggano, Rabu (17/8) pekan lalu, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti langsung melakukan kunjungan ke Bandara Enggano yang terletak di Desa Banjarsari, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu.

Saat ditemui wartawan di akhir kunjungan, Gubernur Ridwan Mukti mengatakan,  Enggano akan menyelengggarakan Sail Enggano pada tahun 2020. Karena itu, pihaknya sudah melakukan persiapan-persiapan, termasuk dengan pengalokasian anggaran.

“Tidak hanya Pemerintah Provinsi, tetapi juga Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Pusat akan bersama-sama membuat persiapan-persiapan untuk membuat Enggano menjadi objek wisata nasional,” kata Ridwan.

Terkait infrastruktur kelistrikan, Gubernur Bengkulu menegaskan, listrik harus dapat menyala selama 24 jam tanpa mati. “Kami akan mempersiapkan listrik untuk industri, untuk itu harus ada pembangunan listrik dalam waktu 3 tahun ke depan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Gubernur, Pemerintah Provinsi akan memperkuat basis Enggano sebagai objek wisata nasional, sarana pendidikan dan kesehatan perlu dibangun.

Diakui Gubernur, untuk mendukung sektor pariwisata di Pulau Kecil Terluar seperti Enggano, infrastruktur transportasi baik udara, laut, maupun darat perlu segera dibenahi.

Sementara terkait transportasi di bidang udara, menurut Gubernur, diperlukan infrastruktur strategis seperti bandara yang menghubungkan Enggano dengan Bengkulu supaya connectivity dapat terbangun setiap hari.

“Dari segi sarana dan prasarana transportasi laut, seperti dermaga dan pelabuhan, baik yang ada di Malakoni maupun di Kahyapu juga perlu diperkuat. Dengan demikian, Enggano dapat menjadi persinggahan kapal atau perlintasan pelayaran di Pesisir Barat Sumatera,” terang Ridwan seraya menambahkan, untuk transportasi di darat, akan diperbaiki infrastruktur jalan dengan menggunakan aspal hotmix.

Gubernur juga mendukung penuh pengembangan homestay untuk pengunjung dan menjunjung tinggi keramahan warga Enggano yang mampu menyambut wisatawan, termasuk  juga pengembangan kuliner seperti restoran dan sarana transportasi yang dapat digunakan wisatawan menuju objek wisata di Enggano.

“Harapan kita melalui Sail Enggano 2020, persiapan-persiapan di atas akan dilakukan secara maraton “ tegas Ridwan.

Jadi, lanjut Gubernur, Enggano sedang dipersiapkan menjadi pulau yang indah dan mandiri, yang tidak hanya mampu menjadi objek pariwisata, namun juga dapat berkontribusi pada PDRB Provinsi Bengkulu dan PDB Indonesia. (Manda Kumoro Saraswati, Keasdepan Bidang Perhubungan, Kedeputian Bidang Kemaritiman, ES).

 

Berita Terbaru