Groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN 50 Megawatt, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, 2 November 2023

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 2 November 2023
Kategori: Keterangan Pers
Dibaca: 1.041 Kali

Keterangan Pers Presiden Joko Widodo pada Groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN 50 Megawatt, 2 November 2023

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya, ini kesiapan untuk energi hijaunya sudah disiapkan oleh PLN sementara 50 megawatt dan cukup untuk ibu kota sementara ini. Nanti kalau masih kurang akan di, untuk PLTS ini bisa ditambah sampai 80, tetapi bisa juga nanti di sekitar IKN yang bisa dibangun pembangkit listrik tenaga air atau hydropower, sekitar berapa, Pak Dirut, kira-kira? Seribu megawatt. Saya kira potensi itu yang akan segera dibuat rencana kerjanya ya.

Wartawan
Berarti Agustus tahun depan sudah ready ya, Pak, pas 17 [Agustus]?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Loh, ni sudah selesai.

Wartawan
Pak, kemarin kan Bapak sempat bilang, IKN ini jangka panjang 15 sampai 20 tahun. Bagaimana bisa mempertahankan legasi ini dan me-maintain ke pemerintahan selanjutnya?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Yang paling penting satu, untuk tugasnya pemerintah menyiapkan kementerian, menyiapkan istana presiden dan wakil presiden, kantor presiden semuanya sudah dilakukan, termasuk menyiapkan listrik, menyiapkan air, menyiapkan infrastruktur dasar. Yang kedua yang paling penting, private sector masuk, dunia usaha masuk. Ini yang akan mempercepat yang kedua ini, bukan yang pemerintah, yang kedua dari dunia usaha. Dan, kita lihat dunia usaha dua bulan, tiga bulan yang lalu sudah memulai ada hotel, ada rumah sakit, ada mal, ada sekolah, ada training center, semuanya sudah mulai. Sehingga, pertanyaan yang ketiga tadi, listriknya siap ndak? Sudah dijawab oleh PLN sore hari ini, siap. Dan, saya minta juga ini sebagai sebuah contoh kota yang indah dan rapi semuanya harus ground cable, bawah tanah semuanya kabelnya.

Wartawan
Setelah 17 Agustus tahun depan, apakah langsung berkantor di IKN? Istana presiden setelah 17 Agustus tahun depan apakah akan…

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Kalau selesai langsung dipakai.

Wartawan
Pak, apakah keberlanjutan IKN sudah dititipkan ke tiga capres?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
IKN ini ada undang-undangnya, undang-undang itu didukung oleh 93 persen fraksi-fraksi yang ada di DPR. Apa lagi yang mau ditanyakan? Sembilan puluh tiga persen loh, ya.

Wartawan
Percepatan pembangunannya gimana, Pak? Walaupun didukung oleh undang-undang, gimana dengan percepatan pembangunannya?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Tadi kan saya sudah sampaikan, yang bergerak nanti adalah dunia usaha, adalah sektor swasta, seperti yang kita lihat sampai nanti Desember ini sudah akan realisasi Rp45 triliun, tapi memang ini sekali lagi bukan proyek tahun depan. Bisa 15 tahun, bisa 20 tahun, bisa juga 10 tahun, kalau swastanya kenceng, kenapa tidak? Jadi, sekali lagi, 20 persen anggaran dari APBN, 80 persen dari private sector, ya.

Keterangan Pers Terbaru