Hadap Seskab, Pimpinan BKKBN Berharap Bisa Dibawah Presiden Langsung

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 21 Maret 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 28.981 Kali
Seskab Andi Widjajanto didampingi sejumlah pejabat Sekretariat Kabinet menerima Plt. Kepala BKKBN Ir. Ambar Rahayu, MNS, di Kemensetneg, Jakarta, Jumat (20/3)

Seskab Andi Widjajanto didampingi sejumlah pejabat Sekretariat Kabinet menerima Plt. Kepala BKKBN Ir. Ambar Rahayu, MNS, di Kemensetneg, Jakarta, Jumat (20/3)

Sejumlah pejabat Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKKBN Ir. Ambar Rahayu, MNS, Jumat (20/3) siang, di Gedung Utama Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg) Jakarta, menemui Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto.

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kepala BKKBN Ir Ambar Rahayu, MNS menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi pihaknya, termasuk pecapaian program yang tampak stagnan.

“Faktor pertama dikarenakan BKKBN selalu diasosiasikan dengan mengurus program KB saja, padahal tugas pokok dari BKKBN adalah melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengendalian penduduk yang sangat luas jangkauannya,” jelas Ambar.

Pimpinan BKKBN berharap pertemuannya dengan Seskab Andi Widjajanto bisa memperkuas penigkatan kapasitas BKKBN, khususnya dalam hal penyelarasan program kependudukan dan peningkatan kualitas kependudukan.

Dalam pertemuan itu, Ambar menyampaikan terbatasnya tugas BKKBN paska diterbitkanya Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2013, yang menempatkan BKKBN berada di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan.

“Seolah-olah permasalahan kependudukan dan keluarga berencana hanya menyangkut masalah kesehatan,” jelas Ambar.

Padahal, lanjut Plt. Kepala BKKBN, sebelumnya mengacu pada Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009, BKKBN dibawah Presiden langsung.

“BKKBN berharap dapat dikembalikan kembali kedudukannya sebagai lembaga yang berkedudukan di bawah Presiden. dan bertanggung jawab kepada Presiden guna mendorong penguatan kapasitas BKKBN,” pinta Ambar melalui Seskab Andi Widjajanto.

Untuk ke depannya, lanjut Ambar, BKKBN berprioritas untuk mendorong percepatan pembentukan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di seluruh kabupaten dan kota. Selain itu, BKKBN juga memprioritaskan untuk melaksanakan sosialisasi program di tingkat grassroots.

Menanggapi permintaan pimpinan BKKBN itu, Seskab Andi Widjajanto berjanji akan mengkaji kembali dasar hukum BKKBN. “Apabila sudah ada Kepala BKKBN definitif, saya siap bertemu kembali dengan BKKBN,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Plt. Kepala BKKBN Ir. Ambar Rahayu didampingi oleh Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BKKBN Setia Edi SE, M.Kes, dan Kepala Biro Perencanaan Drs. Ipin Zainal Husni. Sementara Seskab Andi Widjajanto didampingi oleh Deputi Bidang Kesra Surat Indijarso, dan Staf Khusus Jaleswari Pramodawardhani. (Humas Setkab/ES)

Berita Terbaru