Tiba di Halim, Presiden Jokowi Sampaikan Komitmen Indonesia Pada Pengelolaan Hutan Lestari

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 2 Desember 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 25.823 Kali
Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri memberikan keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (2/12) siang

Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri memberikan keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (2/12) siang

Setelah melakukan lawatan ke Paris, Perancis, sejak Minggu (29/11) lalu, guna mengikuti Konferensi Perubahan Iklim Dunia atau COP 21, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo telah tiba kembali di tanah air, dan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (2/12) siang.

Kepada wartawan yang menunggunya di Bandara Jalim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Jokowi menegaskan, bahwa Indonesia berkomitmen untuk mengelola hutan secara berkesinambungan dan ?mendorong akselerasi penggunaan energi terbarukan. Komitmen ini telah disampaikan Presiden Jokowi pada pertemuan Kepala Negara/Pemerintahan di  UNFCCC COP21 yang berlangsung di area Parc des Expositions du Bourget, Paris Perancis, Paris, Perancis, Minggu (30/11) Waktu Setempat.

“Komitmen Indonesia untuk pelestarian hutan dalam pembangunan berkelanjutan itu disampaikan bersama 17 negara lainnya, yaitu Australia, Brazil, Kanada, Kolumbia, Kongo, Etiopia, Perancis, Gabon, Jerman, Indonesia, Jepang, Liberia, Meksiko, Norwegia, Peru, Inggris dan Amerika Serikat,” kata Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, dalam siaran persnya Rabu (2/11) siang.

Menurut Ari, kepedulian ini disampaikan mengingat terdapat 1 miliar orang yang hidup secara langsung terkait hutan dan ada 6 miliar orang yang secara tidak langsung terkait dengan masalah hutan.
?
?Pada pertemuan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) itu, Presiden Jokowi menekankan ?komitmen Indonesia mendorong akselerasi penggunaan energi terbarukan dan ?Indonesia telah memiliki arah kebijakan yang jelas tentang penggunaan energi baru terbarukan.

“?Target mencapai 23 persen penggunaan EBT pada tahun 2025 dan elektrifikasi pedesaan yang hampir tercapai 100 persen pada 2019,” ucap Presiden Jokowi sebagaimana dikuti Ari Dwipayana.

Menurut  Ari, Presiden Jokowi menyampaikan pernyataan di Leaders’ Event COP 21, untuk ?memberi dukungan suksesnya COP21, ?menegaskan komitmen pada isu perubahan iklim, ?mengajak negara-negara untuk berkontribusi lebih, ?mengharapkan kepemimpinan negara maju dalam pengurangan emisi dan ?mendorong kerjasama internasional terutama dalan hal adaptif dan implementasi. ??

Di sela-sela pelaksanaan COP21, lanjut Ari, Presiden Jokowi? melaksanakan pertemuan bilateral dengan 13 Kepala Negara/Pemerintahan, yaitu: Belanda, Norwegia, Serbua, Peru, Vietnam, Iran, Filipina, Kolumbia, Papua Nugini, Jepang, Madagaskar dan Mexico.

“Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi membahas upaya yang lebih konkrit   dalam memperkuat kerjasama bilateral dengan negara-negara sahabat tersebut.?Pertemuan COP21 dihadiri leaders dari 150 negara di dunia?,”a jelas Ari melalui siarang persnya.

Tampak menyambut kedatangan Presiden Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, antara lain oleh Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, Menko Polhulan Luhut B Panjaitan, Tim Kompres Ari Dwipayana, Wagub DKI Djarot Syaiful Hidayat, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

(ES)

Berita Terbaru