Ibu Iriana Ajak Para Pendamping Pemimpin ASEAN Melihat Aktivitas Berbasis Budaya NTT

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 10 Mei 2023
Kategori: Berita
Dibaca: 1.765 Kali

Ibu Iriana Joko Widodo mengajak para pendamping pemimpin ASEAN melihat aktivitas berbasis budaya NTT di Puncak Waringin, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Rabu (10/05/2023) pagi. (BPMI Setpres/Foto: Rusman)

Ibu Iriana Joko Widodo melakukan pertemuan dengan para pendamping pemimpin ASEAN di Puncak Waringin, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (10/05/2023) pagi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN.

Ibu Iriana menyambut langsung kedatangan para pendamping pemimpin ASEAN. Mulai dari Ibu Bun Rany Hun Sen dari Kamboja, Ibu Vandara Siphandone dari Laos, Ibu Wan Azizah Wan Ismail dari Malaysia, Ibu Louise Araneta Marcos dari Filipina, dan Ibu Ho Ching dari Singapura.

Usai disambut dan bersalaman dengan Ibu Iriana, para pendamping menuju ruang tunggu yang telah disediakan. Di ruang tunggu tersebut, Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Ibu Siti Nugraha Mauludiah dan istri Gubernur NTT Ibu Julie Sutrisno Laiskodat mendampingi para pendamping seraya menyaksikan demo menganyam dan menenun kain khas NTT.

Setelahnya Ibu Iriana mengajak para pendamping pemimpin ASEAN untuk melihat sejumlah aktivitas berbasis budaya, di antaranya adalah tarian Dundundake, permainan tradisional Rangku Alu, hingga persembahan sejumlah lagu daerah NTT.

Selain itu, Ibu Iriana juga mengajak para pendamping pemimpin ASEAN menuju lantai 2 Puncak Waringin. Di sana, para pendamping pemimpin ASEAN diajak Ibu Iriana untuk melihat sejumlah produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Provinsi NTT mulai dari kerajinan tangan hingga makanan khas NTT.

Kegiatan para pendamping pemimpin ASEAN diakhiri dengan jamuan minum teh bersama Ibu Iriana seraya diiringi persembahan lagu-lagu dari sejumlah negara ASEAN, termasuk lagu daerah NTT. (BPMI SETPRES/AIT)

Berita Terbaru