Indonesia Ajak Negara-Negara ASEAN Tingkatkan Ketangguhan Dalam Mengurangi Resiko Bencana

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 13 Oktober 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 17.886 Kali

image

Belajar dari rentetan kejadian bencana besar yang telah memberikan dampak kerugian yang sangat besar, baik kerugian materil triliunan rupiah maupun korban meninggal,
Indonesia mengajak negara-negara yang tergabung dalam Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), untuk terus meningkatkan ketangguhan bersama dalam mengurangi resiko bencana dan menghadapi bencana.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mewakili Presiden Joko Widodo membuka 4th ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management & 5th of the Meeting of the Conference of the Parties to AADMER ASEAN Day for Disaster Management 2016 Indonesian Disaster Risk Reduction Month di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (13/10).

Presiden Joko Widodo sebelumnya pada 6 September 2016 lalu telah menandatangani Deklarasi Satu ASEAN Satu Respons (One ASEAN One Response) Penanggulangan Bencana di dalam dan di luar kawasan Asia Tenggara. Penandatanganan itu dilakukan bersama 9 pemimpin negara anggota ASEAN lainnya.

“Bencana alam dahsyat seperti tsunami di Aceh telah dijadikan wake up call bagi seluruh negara-negara di ASEAN ini,” ujar Basuki. Menurutnya, penguatan ketangguhan ASEAN menjadi kunci sukses penanganan bencana regional.

Untuk itu Menteri PUPR mendorong negara-negara ASEAN untuk membangun ketangguhan bersama menghadapi bencana.

“Dengan telah ditandatanganinya ‘One ASEAN One Response’ negara-negara di ASEAN telah menunjukkan komitmennya dalam ketangguhan bencana,” kata Basuki.

Namun Menteri PUPR meminta tidak hanya beraksi pada saat respon tetapi juga beragam konteks dalam penanggulangan bencana termasuk dalam pengurangan resiko terjadinya bencana.

“Saya berharap pertemuan ke-4 ini dapat menghasilkan terobosan yang positif dan dapat menghasilkan masyarakat ASEAN yang tangguh dalam menghadapi bencana,” kata Basuki.

Usai membuka secara resmi pertemuan tersebut, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama sejumlah delegasi negara-negara ASEAN bersama-sama melakukan penanaman tanaman Mangrove di Pantai Bahowo.

(BKP Kementerian PUPR/ES)

Berita Terbaru