Pemerintah Ajak Jaga Stabilitas Nasional, Tegaskan Indonesia Tetap Terkendali di Tengah Tekanan Global

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 10 April 2026
Kategori: Berita
Dibaca: 192 Kali

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026. (Foto: AZK)

Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional dan tidak terpengaruh oleh narasi yang dapat menimbulkan kecemasan publik.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa isu yang menyebut Indonesia akan mengalami kekacauan dalam waktu dekat merupakan narasi yang keliru.

“Tidak ada itu chaos-chaos. Yang ada adalah semuanya terkendali,” ujar Seskab dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026.

Seskab juga meluruskan berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk narasi yang menyebut kondisi Indonesia akan mengalami kekacauan. Ia menegaskan bahwa kondisi nasional tetap stabil dan terkendali.

Ia menjelaskan bahwa di tengah tekanan global, termasuk konflik di Timur Tengah, pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas harga, termasuk dengan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Daya beli masyarakat terjaga, dan yang paling penting, yang paling nyata, pemerintahan Pak Prabowo sudah dua kali melaksanakan Lebaran,” tambahnya.

Seskab juga menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai ‘inflasi pengamat’, yaitu maraknya opini dari sejumlah pihak yang dinilai tidak berbasis data akurat dan berpotensi menimbulkan kecemasan publik. Ia menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang bertanggung jawab.

“Boleh kita berbeda pandangan, boleh berbeda pendapat, silakan beri kritik, tapi jangan sampai kita memberi statement yang mengarah pada kecemasan, membuat orang cemas terhadap negeri ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Seskab juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap penegakan hukum, termasuk terkait penggeledahan di Kementerian Pekerjaan Umum oleh aparat penegak hukum. Pemerintah, lanjutnya, terbuka terhadap proses hukum yang berjalan.

“Siapapun bila bersalah dan kalau terbukti ya, itu silakan diperiksa, termasuk keluar dan ke dalam,” tegasnya.

Terkait agenda luar negeri Presiden, Seskab menyampaikan bahwa terdapat rencana kunjungan ke sejumlah negara, termasuk Rusia, dalam rangka memperkuat kerja sama, khususnya di bidang energi. Namun, detail kunjungan tersebut akan disampaikan lebih lanjut oleh Kementerian Luar Negeri.

Di akhir keterangannya, Seskab mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis serta bersama-sama menjaga kepercayaan dan harapan positif terhadap masa depan Indonesia.

“Semuanya, termasuk Anda, rekan-rekan pers semuanya bekerja keras. Tentu belum sempurna, kami terima kritik, terima masukan. Nah, secepat mungkin kita sempurnakan, kita maksimalkan sesegera mungkin,” pungkasnya. (HIM/AIT)

Berita Terbaru