Jadi Mesin Utama Birokrasi, Seskab: Perubahan Bangsa Akan Lebih Cepat Kalau ASN Bisa Kerja Lebih Cepat

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 29 November 2019
Kategori: Berita
Dibaca: 96 Kali

Seskab Pramono Anung dalam wawancara menyambut Hari Korpri 2019, di ruang kerjanya Gedung III Kemensetneg, Jakarta, kemarin. (Foto: Deny S/Humas)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan mesin utama birokrasi. ASN selalu ada pada pemerintahan siapapun. Karena dia menjadi mesin utama birokrasi, maka ASN juga harus bekerja dengan cara, dengan karakter seperti pemimpin yang sedang di-support-nya, didukungnya.

“Saya yakin perubahan bangsa ini akan terjadi menjadi lebih cepat kalau ASN sebagai mesin utamanya, juga me-reform dirinya bisa bekerja lebih cepat, bisa bekerja lebih detil, bisa bekerja melayani mesin yang sedang bergerak ini,” kata Seskab dalam wawancara menyambut Hari Ulang Tahun ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2019, yang jatuh pada Jumat (29/11) ini, di ruang kerjanya Gedung III Kemensetneg, Jakarta, kemarin.

Karena itu, lanjut Seskab, pertumbuhan ekonomi, pembangunan dan sebagainya suka tidak suka, mau tidak mau sangat bergantung pada mesin utama yaitu Aparatur Sipil Negara.

Namun demikian, Seskab mengingatkan, ASN juga harus tahu tentang perubahan, ASN harus tahu tentang teknologi, ASN harus tahu tentang digital. Tidak bisa kemudian semata-mata mengerjakan hanya berdasarkan apa yang pernah dikerjakan.

“Maka di Sekretariat Kabinet saya mendorong ASN Sekretariat Kabinet untuk bisa tahu lebih banyak, melihat dunia, belajar tentang apa yang terjadi di dunia, untuk bisa diambil sari manfaatnya untuk kemajuan ASN, untuk kemajuan bangsa, dan sekali lagi ASN betul-betul menjadi mesin utama penggerak bangsa ini,” terang Seskab.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengucapkan selamat kepada Korpri. “Mudah-mudahan Korpri menjadi Korpri yang membanggakan, Korpri yang menjadi salah satu mesin utama untuk kemajuan bangsa dan negara ini,” ucap Seskab. (RSF/DNS/ES)

Berita Terbaru