Jalan Tol ke Toba Segera Dibangun, Pemerintah Juga Akan Perpanjang Bandara Silangit dan Sibisa

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 20 Agustus 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 34.705 Kali
Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan dan Menpar Arief Yahya memberikan keterangan pers usai ratas, Sabtu (20/8) malam, di Inna Parapat, Simalungun, Sumut. (Foto: Humas/Anggun)

Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan dan Menpar Arief Yahya memberikan keterangan pers usai ratas, Sabtu (20/8) malam, di Inna Parapat, Simalungun, Sumut. (Foto: Humas/Anggun)

Guna mendukung pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba dan sekitarnya yang ditargetkan bisa mendatangkan satu juta wisatawan, pemerintah akan segera memperpanjang lapangan terbang Bandar Udara (Bandara) Silangit di Tapanuli Utara dan Bandara Sibisa di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menjelaskan, Lapangan terbang Silangit akan diperpanjang 2.650 meter untuk bisa mengakomodasi pesawat Boeing 373-800 dan lebar 45 meter. “Lapangan terbang Sibisa akan diperpanjang 2.250 meter karena kita mesti mengakomodasi Boeing 737-500,” kata Luhut kepada wartawan usai Rapat Terbatas di Hotel Inna, Parapat, Tapanuli Utara, Sabtu (20/8) petang.

Selain kedua lapangan terbang itu, menurut Luhut, jalan tol dari Kuala Namu (Deli Serdang), Siantar sampai ke Parapat sepanjang 97 km itu akan segera dimulai pembangunannya tahun depan. Ia menyebutkan, pembangunan jalan tol ini memang relatif lebih mudah karena 50 km lebih adalah tanah dari PT Perkebunan Negara (PTPN). “Jadi dengan demikian diharapkan jalan Medan – Parapat akan selesai seluruhnya 2019,” tegas Luhut.

Langkah lainnya, menurut Menko Kemaritiman, pembersihan lingkungan juga akan dilakukan. Akan dilakukan evaluasi secara ketat mengenai kerambau-keramba yang ada di Toba, juga mengenai Toba Pulp Lestari juga akan dievaluasi, khususnya mengenai truk-truk yang melebihi kapasitas yang merusak jalan.

“Itu juga tidak akan dibenarkan lagi, kemudian HTI (Hutan Tanaman Industri)nya juga akan dievaluasi, dan bila tidak bisa dipenuhi ketentuan-ketentuan ini kita mengusulkan juga untuk dipertimbangkan untuk direlokasi,” jelas Luhut.

Dalam kesempatan itu, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan juga menyampaikan adanya 3 (tiga) pengusaha dari Medan yang telah menyampaikan minatnya untuk membangun Otoritas Toba. Mereka bahkan sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo, dan menyatakan komitmennya untuk membangun 5 (lima) hotel bintang 5 (lima) bertaraf internasional.

Di sampinh itu, lanjut Luhut, Presiden juga menginginkan agar ada kebun bunga di sekitar kawasan wisata Danau Toba.

“Kita berharap semua ini bersinergi. Oleh karena itu, sinergitas tadi, kita berharap 2018 akhir atau 2019 awal/pertengahan ini semua akan mulai ada kegiatan-kegiatan operasional dari para investor tadi,” jelas Luhut.

Pemerintah, lanjut Luhut, menargetkan agar dari pariwisata bisa mencapai 1 juta yang datang ke kawasan wisata Danau Toba. “Tadi dijelaskan Pak Menteri, lapangan terbang Silangit yang tadinya diproyeksikan 150.000 sekarang sudah 180.000 orang per tahun datang ke situ,” kata Luhut seraya menyebutkan, bahwa penerbangan Garuda akan setiap hari, sementara saat ini Sriwijaya juga sudah 2 kali sehari dengan tingkat isian rata 85 persen kursi terisi. (UN/GUN/ES)

Berita Terbaru