Jangan Takut, Presiden Jokowi Minta Mahasiswa Sesegera Mungkin Terjuni Dunia Usaha

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 12 Maret 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 24.249 Kali
Presiden Jokowi berfoto bersama para pemenang dan finalis Wirausaha Mandiri, di JCC Jakarta, Kamis (12/3)

Presiden Jokowi berfoto bersama para pemenang dan finalis Wirausaha Mandiri, di JCC Jakarta, Kamis (12/3)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para mahasiswa untuk sesegera mungkin menerjuni dunia usaha, tidak perlu menunggu lulus.

“Sambil kuliah kerja. Telat nanti waktunya kalau nunggu lulus,” kata Presiden Jokowi mengingatkan dalam sambutannya ketika membuka Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (12/3).

Kepada kalangan mahasiswa Presiden Jokowi juga meminta untuk tidak banyak bermikirdan takut untuk  memasuki dunia usaha.

Presiden memuji prestasi Hendy Setiono (31),  yang 12 tahun menjalani bisnis Kebab Turki Baba Rafi.  “Dia sangat pandai memanfaatkan peluang, dan cepat memanfaatkan peluang. Begitu buka satu untung, langsung buka seribu. Kalau telat orang lain masuk menjadi kompetitor,” katanya.

Presiden juga bangga atas prestasi Elang Gumilang (29), CEO PT Dwikarsa Semestaguna, pengusaha muda yang sukses di bidang properti dengan omset mencapai triliunan rupiah setahun. Juga Nurana Indah Paramita (29), pemimpin  T-Files,  juara Mandiri Young Technopreneur (MYT) 2011 karena inovasi pembangkit listrik tenaga arus laut (LTA), yang kini memiliki penghasilan miliaran rupiah per tahun.

Ketiga pengusaha muda itu, menurut Presiden Jokowi merupakan contoh orang muda asal Indonesia yang sukses. “Nggak perlu mencari contoh pemilik Facebook atau pemilik Alibaba atau Twitter, ada disini,” katanya.

Presiden jokowi menyatakan rasa optimisnya ekonomi Indonesia akan besar mengingat para enterpreuner muda diberi peluang seluas-luasnya untuk mengembangkan usaha.

Indonesia, kata Presiden Jokowi, merupakan negara besar dengan peluang yang sangat besar yang diincar oleh dunia luar.

“Jangan mau pasar kita diduduki oleh enterpreuner-enterpreuner dari negara lain. Oleh sebab itu, kuasailah terlebih dahulu pasar dalam negeri,” pinta Presiden.

Pada kesempatan ini, Presiden memberikan bantuan Rp 100 juta kepada lima pemenang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Technopreneur (MYT).

Jangan Jadi Bankir

Sebelumnya Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk  Budi G Sadikin meminta kepada para mahasiswa yang ingin bekerja jangan menjadi bankir seperti dirinya. Bahkan, Budi menyarankan agar para mahasiswa menjadi wirausaha agar menciptakan lapangan pekerjaan.

“Ada banyak tenaga kerja 2 juta per tahun, namun hanya kita serap 800 ribu. Banyak mahasiswa ingin bekerja menjadi bankir, seperti saya, itu cuma satu serap tenaga kerja saja,” ucap Budi.

Kalau jadi wirausaha, lanjut Budi, akan menciptakan lapangan kerja 1-5 orang. Dan, jika sudah berkembang, akan menyerap tenaga kerja sampai 15-20 orang.

Budi pun meminta kepada para mahasiswa agar mencontoh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang langsung menjadi wirausaha mebel ketika lulus sekolah.

“Jangan bekerja bankir seperti saya. Kerjanya jadi wirausaha seperti Pak Jokowi ketika muda,” kata Budi.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti.

(Humas Setkab/ES)

 

Berita Terbaru