Jelang Akhir Masa Jabatan, Dipo Alam Berterima Kasih Kepada Jajaran Sekretariat Kabinet

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 18 Oktober 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 27.535 Kali
Seskab Dipo Alam dan istrinya Niniek Dipo Alam mengangkat kenang-kenangan, Jumat (17/10)

Seskab Dipo Alam dan istrinya Niniek Dipo Alam mengangkat kenang-kenangan, Jumat (17/10)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pejabat dan pegawai Sekretariat Kabinet (Setkab) karena diberi kesempatan bekerjasama dengan mereka membantu pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Saya bangga menjadi bagian dari sejarah demokrasi Indonesia karena Presiden SBY adalah Presiden yang dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilihan yang demokratis, dan saya berterima kasih kepada seluruh jajaran pegawai di lingkungan Sekretariat Kabinet yang telah mendukung tugas-tugas saya,” kata Dipo Alam dalam acara perpisahan dengan seluruh pejabat dan staf di lingkungan Sekretariat Kabinet, Jumat (17/10) siang.

Dipo Alam yang datang ke acara perpisahan itu didampingi istrinya Niniek Dipo Alam, anak dan cucunya mengaku tidak terasa bila ia sudah hampir 5 (lima) tahun bekerjasama dengan jajaran pejabat dan pegawai Sekretariat Kabinet. “Hari ini adalah menit-menit atau jam-jam nanti sampai tanggal 20 terakhir dari saya menjabat sebagai Sekretaris Kabinet Republik Indonesia,” ungkapnya.

Seskab menyampaikan ajakan untuk mendukung siapapun Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih. Karena setiap administrasi pemerintahan membutuhkan peran para pegawai di lingkungan pemerintahan.

Setkab sendiri, lanjut Dipo Alam, merupakan lembaga yang berkedudukan langsung di bawah Presiden dan bertugas memberikan dukungan administrasi maupun staf kepada Presiden dalam kapasitas sebagai Kepala Pemerintahan.

Banyak Prestasi

Menurut Seskab DIpo Alam, banyak kontribusi yang diberikan dalam masa pemerintahannya, termasuk di akhir-akhir masa tugasnya, yaitu keberhasilan memperjuangkan peminjaman flame tube untuk 2 PLTG di Sumatera Utara yang disita oleh Kejaksaan Agung agar dapat dipinjam-pakaikan kepada PLN untuk dapat mencukupi listrik di wilayah tersebut.

Selain itu, Seskab juga memperjuangan dukungan pengadaan rumah bagi mantan Presiden dan Wakil Presiden. Adapun proses pengadaan rumah bagi Mantan Presiden dan mantan Wakil Presiden ini sudah selesai bagi Presiden SBY dan Wapres Boediono sedangkan untuk mantan Wapres Jusuf Kalla masih belum.

Diantara perjuangan-perjuangan tersebut, menurut Seskab, yang paling berkesan menurut adalah upaya untuk membebaskan gedung BRI 2 yang merupakan milik 26.000 pegawai pensiun BRI yang dirugikan karena tidak dibayar selama puluhan tahun.

Seskab Dipo Alam memberikan apresiasi pembuatan website Setkab yang saat ini dibuka sekitar 5 juta kali. Dan penghargaan Sekretariat Kabinet yang 4 tahun menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kepala BPKP mengakui Setkab adalah lermbaga K/L pemerintah yang pertama kali dan satu-satunya meminta, sebelum pergantian pemerintahan di akhir masa jabatan saya kita minta diaudit dan hasilnya clear, “ tambah Seskab.

Seskab memberikan nasehat untuk tetap bersatu dan rukun walaupun selalu ada persaingan kompetisi sesama pejabat adalah hal yang wajar tetapi jangan sampai meruncing dan selalu mencari solusi yang terbaik. Karena rezeki dan jabatan akan datang walau dipersulit siapapun asalkan percaya Tuhan dan bekerja dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Seskab Dipo Alam juga menyematkan Satya Lencana Wira Karya kepada 13 pegawai di lingkungan Sekretariat Kabinet.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain mantan Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Ibnu Purna, para deputi Seskab, para Staf Khusus Seskab, para Staf Ahli Seskab, dan para pegawai di lingkungan Sekretariat Kabinet. (Humas Setkab/ES)

Berita Terbaru