Jelang Tutup Tahun, Biro Renkeu Setkab Siapkan Perencanaan Penganggaran 2018

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 21 Desember 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 23.233 Kali
Karo Renkeu Setkab Islachuddin memimpin rapat Pemaparan Kebijakan Perencanaan dan Penganggaran, di ruang rapat lantai 2 Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (21/12) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Karo Renkeu Setkab Islachuddin memimpin rapat Pemaparan Kebijakan Perencanaan dan Penganggaran, di ruang rapat lantai 2 Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Rabu (21/12) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Menjelang tutup tahun 2016, Biro Perencananaan Keuangan (Renkeu) Sekretariat Kabinet (Setkab) mempersiapan perencanaan penganggaran tahun 2018 dengan menyelenggarakan kegiatan Pemaparan Kebijakan Perencanaan dan Penganggaran, di ruang rapat lantai 2 Gedung III Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta, Rabu (21/12) pagi.

Kepala Biro (Karo) Renkeu Setkab, Drs. Islachuddin, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, penyusunan anggaran 2018 memang harus dipersiapkan mulai sekarang karena awal 2017 sudah harus tertuang dalam usulan kerja masing-masing unit. Untuk itulah, pihaknya sengaja mengundang tim dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyampaikan pemaparan mengenai kisi-kisi anggaran 2018.

“Penyusunan anggaran tetap berpegang pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004, yang terdiri atas jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang,” kata Islachudin.

Lebih Baik Dari Saat Ini

Direktur Sistem & Prosedur Pendanaan Pembangunan Bappenas Ir. Basah Hernowo, MA dalam paparannya mengemukakan, bahwa situasi perekonomian di 2018 mendatang menunjukkan tanda-tanda yang lebih baik dari saat ini,

Menurut Basah, pada tahun anggaran 2019 mendatang, pemerintah akan memprioritaskan pada upacaya untuk memacu investasi dan memantapkan pembangunan infrastruktur untuk percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Sementara dari sisi penganggaran, pelaksanaan money follow function akan diteruskan, namun program-program dan kegiatan reguler akan tetap mendapatkan alokasi anggaran,” kata Basah seraya menambahkan, adanya penekanan pada HITS (Holistik, Integratif, Tematik, dan Spasial).

Acara Pemaparan Kebijakan Perencanaan dan Penganggaran itu dihadiri oleh para pejabat eselon II Sekretariat Kabinet, Asisten Utusan Khusus Presiden, dan dari Staf Khusus Presiden. (AS/JAY/ES)

Berita Terbaru