Jembatan Pelengkung Terpanjang di Papua, Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Youtefa

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 28 Oktober 2019
Kategori: Berita
Dibaca: 74 Kali

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara dan sejumlah pejabat meresmikan Jembatan Youtefa, yang berada di Kota Jayapura, Papua, Senin (28/10) siang. (Foto: Anggun/Humas)

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Jembatan Youtefa (sebelumnya bernama Jembatan Holtekam, red) di atas Teluk Youtefa,  di Kota Jayapura, Papua, Senin (28/10) siang. Kedatangan Presiden di Jembatan Youtefa disambut dengan Tarian Youtefa Kampung Enggros Tobati.

Jembatan Youtefa merupakan jembatan tipe pelengkung baja terpanjang di Papua yang terletak di atas Teluk Youtefa yang menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan dan pemasangan bentang utama jembatan sepanjang 433 meter, konstruksi jembatan pendekat sisi Holtekamp sepanjang 600 meter, dan jalan akses Jembatan Youtefa sepanjang 9.950 meter.

Sementara Pemerintah Kota Jayapura menyelesaikan pembangunan jalan pendekat sisi Hamadi sepanjang 320 meter. Pembangunannya dikerjakan konsorsium kontraktor PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya dengan total anggaran Rp1,8 triliun.

Dengan diresmikannya Jembatan Youtefa, waktu tempuh Kota Jayapura menuju PLBN Skouw akan lebih cepat dari 1,5 hingga 2 jam menjadi 30-40 menit. Pengembangan selanjutnya dari kawasan sekitar Jembatan Youtefa adalah untuk wisata air karena didukung dengan pemandangan teluk dan perbukitan.

Istana Kepresidenan Papua

Sebelum meresmikan Jembatan Youtefa, Presiden Jokowi terlebih dahulu meninjau site plan dan maket Pencanangan Pembangunan Papua Youth Creative Hub Papua Muda Inspiratif (PMI), Istana Kepresidenan Papua, dan Asrama Mahasiswa Nusantara di Papua.

Usai meresmikan Jembatan Youtefa, Presiden Jokowi dengan menggunakan teropong meninjau lokasi yang nantinya akan menjadi Istana Kepresidenan di Jayapura.

Istana Kepresidenan di Papua didesain dengan atap khas rumah adat Papua dan dilengkapi dengan ruang rapat besar dan kecil. Di dalam kompleks istana seluas 10 hektare rencananya akan dibangun fasilitas seperti museum kebudayaan Papua, monumen, serta kebun raya.

Rencana pembangunan istana kepresidenan di Papua dan asrama mahasiswa nusantara di Papua merupakan realisasi dari janji presiden yang disampaikan saat menerima tokoh Papua 10 September lalu di Istana Negara Jakarta.

Sementara pembangunan Papua Youth Creative Hub merupakan realisasi janji Presiden Jokowi saat menerima Papua Muda Inspiratif, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin,  14 Oktober 2019 lalu.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian ini antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Plt. Kapolri Komjen Pol Ari Dono, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano. (DND/GUN/ES)

Berita Terbaru