Jokowi: Pemerintah Akan Tinjau Ulang Izin Perusahaan Yang Mengonversi Lahan Gambut

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 27 November 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 66.695 Kali

PKBPresiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintahannya akan meninjau ulang perizinan perusahaan yang mengonversi lahan gambut menjadi pola monokultur yang berpotensi merusak ekosistem.

“Saya sampaikan ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, perusahaan-perusahaan yang mengonversi gambut menjadi tanaman monokultur agar ditinjau kembali kalau mengganggu ekosistem,” kata Presiden Jokowi seusai mengunjungi lokasi bekas kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Kamis (27/11).

Menurut Jokowi, saat memantau langsung ke lapangan di Riau, ia telah menemukan adanya lahan sagu yang rusak karena terdampak pola penanaman monokultur.

Jokowijuga menyatakan bahwa hijaunya hutan yang dilihat dari udara, mesti dilihat apakah karena hutan hujan tropis yang beragam atau karena hutan akibat pola monokultur atau satu jenis tanaman saja.

Presiden menegaskan akan berupaya menghentikan kerusakan lahan dan hutan yang terjadi di berbagai tempat seperti di Sumatera dan Kalimantan.

“Agar hutan hujanin  tropis yang dimiliki Republik Indonesia tidak habis dengan tanaman konsesi seperti kelapa sawit, maka moratorium akan dilanjutkan,” kata Jokowi.

Langsung ke Jakarta

Seusai meninjau lokasi bekas kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (27/11), Presiden Jokowi dan rombongan melanjutkan penerbangan menggunakan pesawat kepresidenan kembali ke Jakarta.

Setelah turun dari helikopter saat pulang dari Meranti, Presiden Jokowi bahkan tidak sempat singgah di ruang VVIP Lancang Kuning. Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Widodo langsung menuju pesawat Kepresidenan bersama sejumlah rombongan untuk langsung terbang ke Jakarta. (Humas Setkab/ES)

 

 

Berita Terbaru