Ke Banten, Presiden Jokowi Akan Resmikan Pabrik PT. Chandra Asri dan Tol Ruas Kunciran-Serpong

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 6 Desember 2019
Kategori: Berita
Dibaca: 135 Kali

Presiden Jokowi didampingi Menkes dan Gubernur Banten langsung meninjau pelayanan di RSUD Cilegon, Banten, saat melakukan kunjungan kerja ke Banten, Jumat (6/12) pagi. (Foto: OJI/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU bertolak dari  Pangkalan TNI AU Atang Sanjaya, Kabupaten Bogor, Jumat (6/12) pagi, mendarat di helipad Stadion Seruni, Kota Cilegon, Banten, untuk melakukan kunjungan kerja.

Siaran pers Biro Pers Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden (Setpres) menyebutkan, dalam kunjungan kerja kali ini Presiden Jokowi diagendakan akan meresmikan pabrik new polyethylene PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Usai salat Jumat dan santap siang bersama, Presiden akan meninjau Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM).

Pada sore harinya, Presiden dijadwalkan akan meresmikan jalan tol JORR II ruas Kunciran-Serpong di gerbang tol Parigi, Kota Tangerang Selatan.

Langsung Tinjau RSUD Cilegon

Setibanya di Kota Cilegon, Presiden Jokowi dan rombongan dengan menggunakan jalur darat menuju RSUD Cilegon. Tiba sekitar pukul 09.14 WB, Presiden langsung memasuki lobi RSUD Cilegon dan bertemu dengan sejumlah warga. Setelah itu, Presiden juga meninjau bagian loket.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi menyempatkan diri meninjau arena Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang perawatan kelas 3 di RSUD Cilegon, Banten.

Sekitar pukul 09.50 WIB, Presiden meninggalkan lokasi untuk menuju PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Banten antara lain, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, dan Staf Khusus Presiden Adamas Belva Syah Devara. (FID/OJI/ES)

Berita Terbaru