Kemenaker Garap Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding Balai Latihan Kerja

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 9 Maret 2017
Kategori: Berita
Dibaca: 24.417 Kali
Irjen Kemenaker Sunarno berfoto bersama Dirjen Binalattas, Asdep Humaspro Setkab, dan Direktur Kemitraan Komunikasi serta pejabat yang hadir pada Forum Bakohumas, di Hotel Gumaya, Semarang, Kamis (9/3) siang. (Foto: Edi N/Humas)

Irjen Kemenaker Sunarno berfoto bersama Dirjen Binalattas, Asdep Humaspro Setkab,  serta peserta Forum Bakohumas, di Hotel Gumaya, Semarang, Kamis (9/3) siang. (Foto: Edi N/Humas)

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyelenggarakan Forum Diskusi Badan Koordinasi Hubungan Kemasyarakatan (Bakohumas) di Hotel Gumaya, Semarang, 9-10 Maret 2017.  Tema yang diangkat pada Forum Bakohumas kali ini adalah Percepatan Peningkatan Daya Saing dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Indonesia melalui Program Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding (3R) Balai Latihan Kerja.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Ketenagakerjaan, Sunarno, S.H, M.A menyampaikan bahwa sejalan program Nawacita, Kemenaker berusaha melakukan percepatan pendidikan vokasi agar lebih fokus dan masif.

Pada tahun 2030, lanjut Sunarno, Indonesia diprediksi menempati posisi 7 negara ekonomi terbesar dengan kebutuhan tenaga kerja terampil sebanyak 113 juta orang. Ia menambahkan, bahwa tahun 2016 Indonesia baru memiliki sekitar 57 juta orang tenaga kerja terampil yang juga berarti masih butuh 4 juta setiap tahunnya.

“Dalam rangka memenuhi target kinerja terampil, Kemenaker terus memperkuat kinerja Balai Latihan kerja (BLK) baik di pusat maupun daerah,” ujar Sunarno.

Berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 23 Tahun 2017 tentang Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding Balai Latihan Kerja, telah ditetapkan 3 BBPLK dalam program 3R tahap pertama yaitu BBPLK Bekasi, BBPLK Serang, dan BBPLK Bandung.

“Fokus BBPLK Bekasi sebagai pusat pengembangan kejuruan elektronika dan teknologi informasi, BBPLK Serang sebagai pusat pengembangan kejuruan las dan listrik serta BBPLK Bandung sebagai pusat pengembangan kejuruan manufaktur dan otomotif,” tambah Irjen Kemenaker.

Tahap kedua, lanjut Sunarno, BBPLK Medan sebagai pusat pengembangan kejuruan pariwisata dan BBPLK Semarang sebagai pusat pengembangan kejuruan fashion technology/garmen apparel dan bisnis manajemen.

Agenda forum Bakohumas Kemenaker akan berlangsung dua hari. Hari pertama, 9 Maret 2017, berisi tentang diskusi terkait peningkatan daya saing BLK sedangkan pada hari kedua, 10 Maret 2017, diisi dengan peninjauan ke BBPLK Semarang.

Acara Forum Bakohumas kali ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenaker, Direktur Kemitraan Komunikasi Kemkominfo, Asisten Deputi Bidang Hubungan Kemasyarakatan Sekretariat Kabinet, dan pejabat/pegawai perwakilan dari humas kementerian/lembaga lainnya. (EN/AS/DAN/ES). 

 

Berita Terbaru