Kerahkan Tim Gabungan, Presiden Jokowi Doakan Keselamatan Kru dan Penumpang AirAsia

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 28 Desember 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 23.693 Kali
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers terkait musibah AirAsia, di Sorong, Papua Barat, Minggu (28/12)

Presiden Jokowi memberikan keterangan pers terkait musibah AirAsia, di Sorong, Papua Barat, Minggu (28/12)

Setelah menyelenggarakan rapat terbatas dengan para petinggi TNI dan Polri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura, Minggu (28/12) pagi, dilakukan secara gabungan.

“Gabungan antar Kementerian, TNI, Polri, Basarnas, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla),” kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Sorong, Papua Barat, Minggu (28/12).

Sebelumnya, setibanya di Bandar Udara Dominique Edward Osok, Sorong, Papua Barat, dari Wamena, Presiden Jokowi langsung menggelar rapat terbatas yang diikuti oleh Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Panglima TNI Jendral Moeldoko, KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia, KSAL Laksamana Marsetio, Kapolri Jendral Sutarman, Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman.

Presiden Jokowi menjelaskan, pemerintah sudah menjalin komunikasi dengan pemerintah Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Inggris, terkait dengan keberadaan warga negara tersebut di aantara 155 penumpang pesawat AirAsia QZ8501.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan doa untuk keselamatan awak pesawat (kru) dan penumpang QZ8501 yang hilang sekitar pukul 06.17 WIB atau satu jam setelah terbang. “Mudah-mudahan seluruh kru dan penumpang AirAsia QZ8501 bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” doa yang dipanjatkan Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Widodo berkunjung ke Sorong, Papua Barat, di antaranya untuk mengunjungi pelabuhan di ujung Timur Indonesia itu.

(ES)

Berita Terbaru